BTN HomeLoan

BTN Kredit Pemilikan Ruko

Kredit Ruko BTN memfasilitasi pembiayaan kredit pemilikan ruko / rukan / kios hingga 80% dari harga properti dengan tenor pinjaman hingga 15 tahun

    • Tenor sampai dengan 15 tahun
    • Floating Suku Bunga
    • 80% margin pembiayaan
    • Pencairan 7 hari
  • Jumlah PinjamanSuku Bunga
    Rp100 juta - 100 juta14,00% Per Tahun
    Rp300 juta - 300 juta13,50% Per Tahun
    lebih daripada Rp300 juta13,25% Per Tahun

Daftar online sekarang untuk BTN Kredit Pemilikan Ruko

KreditGoGo akan membantu Anda di proses aplikasi.

Silakan centang checkbox untuk melanjutkan.

Dengan memberikan informasi, Anda setuju dengan persyaratan dan ketentuan kami.  Kami menghormati kerahasiaan informasi Anda dan kami akan selalu akan menjaga dan bertanggung jawab atas informasi pribadi Anda.

Anda hampir menyelesaikan formulir aplikasi untuk BTN Kredit Pemilikan Ruko

Untuk dapat membantu Anda kami diharuskan mengetahui lebih tentang formulir aplikasi Anda
Ajukan

Silahkan isi semua bidang dan masukkan email yang sahih.

Terima kasih telah mendaftar ke KreditGoGo!

Kami telah mengirimkan email yang bertujuan untuk membantu Anda dalam proses aplikasi.

Lanjutkan ke website bank

Jika ada pertanyaan, silakan kirim melalui tanya@kreditgogo.com, kami akan dengan senang hati membantu.

Ikuti kami dan raih kesempatan untuk mendapatkan penawaran dan promosi yang menarik.

Biaya

Biaya yang berlaku

Biaya Keterlambatan
Tidak ada
Biaya Proses
Tidak ada
Biaya Asuransi
Tidak ada
Tipe Asuransi
  • Asuransi Jiwa
  • Asuransi Kebakaran
  • Asuransi Bencana Alam

Persyaratan

Apakah Anda memenuhi syarat untuk pinjaman pribadi ini?

Minimum pendapatan bulanan
Rp3 juta
Usia minimum
21 tahun
Usia maksimum
60 tahun
Siapa saja yang bisa mendaftar
  • Karyawan
  • Profesional
  • Wiraswasta

Informasi BTN Kredit Pemilikan Ruko

Kredit Pemilikan Ruko BTN Permudah Usaha Anda

Tentang Kredit Ruko BTN

Tempat usaha merupakan media bisnis yang tidak terpisahkan bagi para pengusaha dengan mitra bisnisnya, Kredit Pemilikan Ruko BTN mempersembahkan fasilitas yang menguntungkan bagi pengusaha untuk lebih mengembangkan usahanya. Selain menjadi tempat tinggal, ruko tersebut dapat menjadi rumah Anda sendiri.

Kredit Ruko BTN Memberikan Beragam Fasilitas dan Kemudahan

Kredit Ruko BTN menawarkan provisi yang ringan, kemudahan dalam administrasi. Anda pun akan mendapat premi asuransi jiwa, kebakaran, dan bencana alam. Anda juga mendapat biaya taksasi agunan langsung dari bank BTN, dan kemudahan biaya notaris.

BTN memberikan kemudahan bagi nasabah yang hendak mengambil KPR (Kredit Pemilikan Ruko). Bunga yang ditawarkan pun termasuk kompetitif dan memiliki program promosi yang sangat menarik, sehingga dapat menarik para nasabahnya.

Plafon Kredit dan Tenor Pinjaman

Untuk besaran kredit yang ditawarkan, Kredit Pemilikan Ruko BTN memberikan plafon sebesar 70% hingga 80% selama jangka waktu 15 tahun. Lamanya periode cicilan atau angsuran tersebut memberikan kemudahan bagi para kreditur untuk mempersiapkan dana dengan nominal yang tidak memberatkan pada periode yang cukup panjang.

Persyaratan Umum

Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi Pemohon di antaranya adalah :

  1. Pemohon adalah Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Jakarta
  2. Pemohon berusia 21 tahun atau telah menikah
  3. Pemohon memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap sebagai karyawan tetap, profesional maupun wiraswasta
  4. Pemohon telah bekerja atau menjalan usaha / profesi di bidang yang sama selama minimal satu tahun

Persyaratan Dokumen

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi Kartu Keluarga
  3. Fotokopi Surat Nikah / Cerai
  4. Pas Foto terbaru Pemohon & Pasangan
  5. Asli slip gaji terakhir atau Surat Keterangan Penghasilan
  6. Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap
  7. Fotokopi Tabungan / Giro di Bank BTN atau Bank lain selama tiga bulan terakhir
  8. Fotokopi NPWP atau SPT Pph 21
  9. Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan berikut perubahannya, SIUP, TDP & SITU
  10. Fotokopi Ijin-ijin praktek
  11. Fotokopi SHM atau SHGB
  12. Fotokopi IMB

Biaya Lainnya

  1. Biaya provisi
  2. Biaya administrasi
  3. Premi asuransi (jiwa, kebakaran dan bencana alam)
  4. Biaya taksasi agunan
  5. Biaya notaris.

Baca Lanjut