Pilihan KPR terbaik di Indonesia

Bingung cari dana pembelian rumah Anda? Kami punya banyak daftar bank yang menawarkan produk KPR/KPA terbaik di Indonesia. Pilih dan temukan yang sesuai keinginan, lalu daftar secara online sekarang.

Harga properti Rp
Saya ingin meminjam Rp dengan jangka waktu
Total penghasilan pertahun Rp bekerja sebagai
ANZ Home Loan

ANZ Home Loan

Pertama di Indonesia, ANZ Home Loan adalah KPR yang mengacu pada suku bunga pasar (Jakarta Interbank Offered Rate atau JIBOR) yang transparan, sehingga lebih terencana, dan lebih baik.

Suku Bunga
7,99%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp5,85 juta
Baca DetailAjukan
Panin Bank KPR

Panin Bank KPR

Panin Bank KPR memberikan fasilitas untuk mencicil KPR dengan bunga rendah, proses mudah dan cepat, serta cicilan ringan. Tenor hingga 20 tahun.

Suku Bunga
10%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp6,76 juta
Baca DetailAjukan
CIMB Niaga KPR Xtra

CIMB Niaga KPR Xtra

KPR Xtra CIMB Niaga Xtra memberikan pembiayaan KPR hingga Rp25 miliar dengan tenor hingga 25 tahun serta dapat digunakan untuk tujuan pinjaman lainnya

Suku Bunga
10,25%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp6,87 juta
Baca DetailAjukan
CIMB Niaga KPR Xtra Manfaat

CIMB Niaga KPR Xtra Manfaat

KPR Xtra Manfaat CIMB Niaga menggunakan 80% saldo harian tabungan sehingga beban KPR Pinjaman menjadi ringan dan cepat lunas

Suku Bunga
10,25%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp6,87 juta
Baca DetailAjukan
CIMB Niaga KPR Xtra Dinamis

CIMB Niaga KPR Xtra Dinamis

Dengan skema bunga tabungan yang tinggi, Anda dapat menggunakan bunga tabungan CIMB Niaga Anda untuk mendapatkan cicilan KPR yang ringan

Suku Bunga
10,5%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp6,99 juta
Baca DetailAjukan
CIMB Niaga KPR Xtra Solusi

CIMB Niaga KPR Xtra Solusi

KPR CIMB Niaga Xtra Solusi memberikan pembiayaan KPR bunga rendah dengan tenor hingga 20 tahun untuk cicilan reguler dan 10 tahun untuk cicilan tetap

Suku Bunga
10,5%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp6,99 juta
Baca DetailAjukan
Maybank KPR Bebas Bunga

Maybank KPR Bebas Bunga

Fasilitas KPR kombinasi (bundling) dengan rekening tabungan dengan saldo rekening tabungan Anda dan keluarga dapat meringankan cicilan bunga KPR.

Suku Bunga
10,77%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp7,12 juta
Baca DetailAjukan
Maybank KPR Floating Rate

Maybank KPR Floating Rate

Maybank KPR Floating Rate adalah produk KPR yang menawarkan suku bunga floating berdasarkan BI Rate sejak awal kredit hingga jatuh tempo pinjaman.

Suku Bunga
11%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp7,23 juta
Baca DetailAjukan
Bank Mutiara KPR

Bank Mutiara KPR

Kebutuhan rumah saat ini semakin meningkat. Anda kini dapat mengajukan pinjaman KPR dengan suku bungan ringan dan tenor panjang hingga 25 tahun.

Suku Bunga
12%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp7,71 juta
Baca DetailAjukan
BRI KPR

BRI KPR

KPR BRI memberikan pembiayaan KPR hingga 90% untuk pembelian, pembangunan, renovasi maupun take over kepemilikan properti dari bank lain

Suku Bunga
13%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp8,2 juta
Baca DetailAjukan
BNI KPR Griya

BNI KPR Griya

BNI Griya KPR memberikan fasilitas pembiayaan untuk pembelian properti, pembangunan/renovasi, refinancing dan take over kredit

Suku Bunga
13,5%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp8,45 juta
Baca DetailAjukan
Bank UOB KPR

Bank UOB KPR

Kini memiliki rumah idaman menjadi semakin dekat. Diberikan untuk Anda yang akan membeli, memperbaiki rumah, atau tempat usaha. Kredit hingga 2 miliar

Suku Bunga
13,99%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp8,7 juta
Baca DetailAjukan
Bank Index KPR

Bank Index KPR

Miliki rumah idaman dari fasilitas KPR dari Bank Index. Pembiayaan mencapai 70% untuk setiap pengajuan KPR. Bunga ringan dari Bank Index.

Suku Bunga
14,5%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp8,96 juta
Baca DetailAjukan
BCA KPA

BCA KPA

BCA KPA menawarkan beragam pilihan produk dengan Suku Bunga Fix & Cap serta bebas penalti untuk pelunasan lebih awal di tahun pertama dan kedua.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
BRI KPR Solusi Holcim

BRI KPR Solusi Holcim

KPR BRI bekerja sama dengan Solusi Rumah Holcim memberikan solusi pembiayaan untuk pembangunan dan renovasi melalui Solusi Rumah Holcim

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
BRI Syariah iB KPR

BRI Syariah iB KPR

KPR BRISyariah iB memberikan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah hingga 90% dari nilai properti dan tenor hingga 15 tahun

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
BTN Kredit Bangun Rumah

BTN Kredit Bangun Rumah

Kredit Bangun Rumah dari BTN memberikan pembiayaan bagi Anda yang ingin membangun rumah idaman di atas tanah milik sendiri

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
BTN Kredit Pemilikan Apartemen

BTN Kredit Pemilikan Apartemen

KPA BTN memberikan fasilitas pembiayaan untuk pembelian maupun take over KPA dari bank lain dengan plafon kredit hingga 80% dari harga properti

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
BTN Kredit Pemilikan Ruko

BTN Kredit Pemilikan Ruko

Kredit Ruko BTN memfasilitasi pembiayaan kredit pemilikan ruko / rukan / kios hingga 80% dari harga properti dengan tenor pinjaman hingga 15 tahun

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
BTN PRR-KB Jamsostek

BTN PRR-KB Jamsostek

Pinjaman Renovasi Rumah Kerjasama Bank (PRR-KB) antara BTN dan Jamsostek memberikan pinjaman hingga Rp 50 juta dengan tenor kredit hingga 10 tahun

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
BTN Sejahtera FLPP KPR

BTN Sejahtera FLPP KPR

KPR BTN Sejahtera memberikan fasilitas KPR untuk pembelian rumah subsidi dengan pembayaran uang muka mulai dari 10% dan tenor pinjaman hingga 20 tahun

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank BJB KPR

Bank BJB KPR

Bank BJB memberikan pembiayaan KPR untuk kredit rumah dan over kredit rumah dengan pembiayaan hingga 80% dari harga properti dengan bunga kpr ringan

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank BRI AGRO Griya KPR

Bank BRI AGRO Griya KPR

Dengan keunggulan dan kemudahan yang diberikan berupa plafon kredit hingga mencapai Rp 5miliar, BRI Agro KPR membantu Anda membangun tempat usaha.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank Bukopin KPR

Bank Bukopin KPR

KPR Bukopin memberikan tenor hingga 15 tahun dan limit kredit hingga 3 miliar. Ini berlaku untuk berbagai jenis bangunan untuk tempat tinggal.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank DKI KPR Griya Monas

Bank DKI KPR Griya Monas

KPR Griya Monas adalah fasilitas pinjaman dari Bank DKI untuk pembelian unit hunian baru maupun bekas. Plafon hingga Rp 5 miliar dengan proses cepat.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank Danamon KPR

Bank Danamon KPR

Dengan besaran cicilan yang bisa disesuaikan dengan pengeluaran, KPR Danamon memberikan kemudahan dalam mencicil rumah idaman. Ayo, ajukan sekarang!

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank Dinar KPR

Bank Dinar KPR

Bank Dinar hadir dengan produk KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang memfokuskan kepada pembiayaan pembelian rumah baru dan rumah bekas yang Anda idamkan.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank Ekonomi KPR

Bank Ekonomi KPR

Fasilitas ini digunakan untuk membeli rumah bekas atau baru, ruko,rukan, apartemen, serta untuk renovasi rumah Anda. Suku bunga bersaing.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank Jasa Jakarta KPR Jasa

Bank Jasa Jakarta KPR Jasa

Memiliki rumah merupakan tujuan utama bagi setiap keluarga. Bersama Bank Jasa Jakarta Anda dapat segera mempunyai hunian pribadi dengan mudah.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank Jasa Jakarta KPR Khusus

Bank Jasa Jakarta KPR Khusus

Dapatkan kepemilikan rumah pribadi melalui layanan KPR Khusus dari Bank Jasa Jakarta. Selain itu Anda juga tidak dikenakan biaya administrasi.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Mandiri KPR Angsuran Berjenjang

Mandiri KPR Angsuran Berjenjang

Mandiri KPR Angsuran Berjenjang memberikan keringanan berupa penundaan pembayaran sebagian angsuran pokok sampai dengan tahun ke 3 dari tenor kredit.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Mandiri KPR Duo

Mandiri KPR Duo

Nikmati layanan pembiayaan pembelian rumah tinggal, apartemen, ruko dan mobil, motor, furniture, home appliances sekaligus dalam satu produk pinjaman.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Mandiri KPR Flexible

Mandiri KPR Flexible

Anda mencari KPR yang sistem pembayarannya fleksibel? KPR Mandiri Flexible yang Anda butuhkan. Ini juga memberikan Anda asuransi jiwa dan kebakaran.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Mandiri KPR Reguler

Mandiri KPR Reguler

Nikmati kemudahan pembiayaan untuk keperluan pembelian rumah tinggal, apartemen, ruko, rukan yang dijual melalui developer ataupun non developer.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Mandiri KPR Take Over

Mandiri KPR Take Over

Nikmati fitur unggulan dalam melakukan take over dan diskon provisi serta biaya administrasi sebesar 50% dengan menggunakan Mandiri KPR Take Over.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank Mayapada MyHome

Bank Mayapada MyHome

Sulitkah memiliki rumah idaman? My Home adalah kemudahan untuk memiliki hunian bagi keluarga kecil Anda. Miliki rumah Anda dari Bank Mayapada.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank Mega Griya KPR

Bank Mega Griya KPR

Butuh fasilitas untuk pembelian rumah pertama? Telusuri semua di Mega Griya KPR. Tersedia Rp 25 juta hingga Rp 1 miliar untuk hunian yang diidamkan.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank OCBC-NISP KPR

Bank OCBC-NISP KPR

Persyaratan mudah. Tenor panjang memungkinkan Anda membeli rumah idaman. KPR OCBC-NISP juga melayani KPR untuk renovasi dan pembangunan kavling.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Bank Victoria KPR

Bank Victoria KPR

Bank Victoria KPR memberikan pembiayaan hingga 80% dengan tenor hingga 15 tahun dan memberikan perlindungan asuransi jiwa dan asuransi kebakaran.

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
CIMB Niaga KPR Xtra Luxury

CIMB Niaga KPR Xtra Luxury

Dengan KPR Xtra Luxury, nasabah Private Banking CIMB Niaga dapat melakukan pencairan dana minimal Rp5 milyar dengan tenor pinjaman minimal 8 tahun

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
CIMB Niaga KPR Xtra Ringan

CIMB Niaga KPR Xtra Ringan

CIMB Niaga KPR Xtra Ringan memberikan keringanan pembayaran pokok pinjaman hingga 50% dan pembiayaan hingga Rp20 miliar dengan tenor hingga 20 tahun

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
HSBC KPR

HSBC KPR

HSBC KPR memberikan pembiayaan hingga Rp8 milyar dengan jangka waktu KPR hingga 15 tahun

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan
Panin KPR Xtra

Panin KPR Xtra

Panin KPR Xtra adalah kredit dengan agunan dengan dana pinjaman mulai dari 100 juta untuk kebutuhan pembelian tempat tinggal/usaha

Suku Bunga
15%
per tahun
Meminjam
Rp700 juta
selama 20 tahun
Cicilan Bulanan
Rp
Baca DetailAjukan

Lihat Berikutnya

Daftar online sekarang untuk

KreditGoGo akan membantu Anda di proses aplikasi.

Silakan centang checkbox untuk melanjutkan.

Dengan memberikan informasi, Anda setuju dengan persyaratan dan ketentuan kami.  Kami menghormati kerahasiaan informasi Anda dan kami akan selalu akan menjaga dan bertanggung jawab atas informasi pribadi Anda.

Anda hampir menyelesaikan formulir aplikasi untuk

Untuk dapat membantu Anda kami diharuskan mengetahui lebih tentang formulir aplikasi Anda
Ajukan

Silahkan isi semua bidang dan masukkan email yang sahih.

Terima kasih telah mendaftar ke KreditGoGo!

Kami telah mengirimkan email yang bertujuan untuk membantu Anda dalam proses aplikasi.

Jika ada pertanyaan, silakan kirim melalui tanya@kreditgogo.com, kami akan dengan senang hati membantu.

Ikuti kami dan raih kesempatan untuk mendapatkan penawaran dan promosi yang menarik.

Mengenal Lebih Dekat dengan KPR

Masyarakat diberikan banyak pilihan dengan beragam produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Suku bunga ringan, hingga tenor panjang menjadi pilihan yang tersedia. Sebelum proses pengajuan, ketahui beragam informasi KPR berikut ini.

Tentang Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan pembiayaan yang digunakan untuk membeli rumah atau untuk kebutuhan konsumtif lainnya dengan jaminan/anggunan berupa rumah dengan skema pembiayaan hingga 80% dari harga rumah.

Tahun 2015 kemarin, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencanangkan ide untuk memperpanjang tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari 20 tahun menjadi 30 tahun. Namun jika Anda berniat mengajukan KPR, jangan hanya tergiur dengan tenor panjang ataupun dp murah. Anda harus lebih banyak menggali informasi produk KPR, agar proses angsuran Anda berjalan dengan lancar.

Saat ini, kehadiran KPR sangat dibutuhkan masyarakat semua kalangan. Mengingat bahwa rumah adalah tempat tinggal sekaligus investasi jangka panjang. Proses pengajuan KPR juga tak lantas mudah begitu saja disetujui bank ataupun lembaga pembiayaan.

Sejauh apakah Anda mengenal seluk-beluk KPR? Adakah risiko jangka panjang, mengingat tenor KPR terbilang memakan waktu 15 tahun hingga 20 Tahun?

Ketentuan Kebijakan Pengajuan KPR

Sebelum disempurnakannya Peraturan Bank Indonesia (PBI) terkait KPR, calon nasabah KPR harus menyiapkan uang muka sebesar 30% dari harga rumah. Setelah disempurnakan, down payment (DP) atau uang muka yang harus disiapkan hanya 20% atau diturunkan 10%.

Ketentuan tersebut juga berlaku untuk rumah susun, dari DP yang sebelumnya 30% diturunkan menjadi 20%. Sementara untuk kepemilikan rumah kedua, uang muka 30% dan untuk rumah ketiga sebesar 40%.

Kebijakan tersebut tertuang dalam PBI No.17/10/PBI/2015 tentang Rasio Loan to Value atau Rasio Financing to Value untuk Kredit atau Pembiayaan Properti dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor, yang berlaku sejak tanggal 18 Juni 2015.

BI memberikan relaksasi ketentuan Loan to Value Ratio (LTV) atau Financing to Value Ratio (FTV) pembiayaan properti untuk rumah tapak, rumah susun, dan ruko. Pada intinya, uang muka alias down payment (DP) rumah menjadi turun. Tentu saja relaksasi pelonggaran rasio kredit kepemilikan rumah (loan to value/LTV) cukup membantu mendongkrak kinerja KPR perbankan.

Jenis KPR

Jenis KPR yang hadir di dunia perbankan Indonesia, dibedakan atas kategori agunan, tingkat suku bunga, dan persyaratan peminjam.

Jika Anda ingin mengajukan KPR dengan jaminan agunan, maka KPR dibedakan atas:

  • KPR Pembelian & KPR Multiguna

Berdasarkan agunan maka, KPR dibedakan atas:

KPR Pembelian adalah KPR yang menggunakan rumah yang akan dibeli sebagai agunannya.

KPR Multiguna atau KPR Refinancing: Adalah KPR yang menggunakan rumah yang sudah dimiliki sebagai agunannya.

Berdasarkan persyaratan penerima pinjaman dan tingkat suku bunga maka KPR dibedakan atas:

  • KPR Bersubsidi

KPR yang dihadirkan pemerintah. Dalam artian, Pemerintah membuat program untuk memfasilitasi pembelian rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

KPR Konvensional atau KPR Non-Subsidi

Produk KPR yang disediakan oleh perbankan dengan persyaratan yang mengikuti ketentuan umum perbankan dan tingkat suku bunga regular yang ditetapkan oleh bank yang bersangkutan. Tiap bank, berbeda-beda dalam menentukan suku bunga.

  • KPR Syariah

KPR dengan prinsip syariah dengan sistem akad mudharabah ataupun wadhiah. Pengajuan KPR bank syariah tentunya dilakukan melalui bank syariah. Prinsip yang dijalankan oleh KPR syariah ini sesuai dengan prinsip syariat Islam.

Persyaratan Mengajukan KPR

Pada umumnya, proses mengajukan dana pembiayaan hampir sama dalam menentukan kriteria calon nasabah. Namun, tentu saja dilihat dari jenis kredit yang ingin diajukan. Untuk pembiayaan KPR, pada umumnya syarat ketentuan calon nasabah adalah:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia minimal 21 tahun
  • Berpenghasilan

Saat syarat umum itu sudah dipenuhi calon nasabah, tentu bank berhak untuk meminta lampiran dokumen, untuk menilai data diri pemohon KPR. Berikut dokumen-dokumen yang biasanya dilampirkan untuk mengajukan KPR:

  • Fotokopi KTP Suami Istri (untuk aplikan yang sudah menikah)
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Akta Nikah (untuk aplikan yang sudah menikah)
  • Fotokopi Akta Cerai (untuk aplikan yang berstatus cerai hidup)
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi SPT
  • Fotokopi Buku Tabungan
  • Surat Keterangan Bekerja Asli
  • Slip Gaji Asli (untuk profesi karyawan)
  • SIUP (untuk profesi wiraswasta)
  • Surat Izin Praktek (untuk profesi professional)
  • Surat keterangan pinjaman lain

Dari syarat dan lampiran tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan aplikan KPR, yakni:

Usia

Usia sangat mempengaruhi tenor yang akan diberikan oleh pihak bank. Minimal usia yang diperbolehkan untuk mengajukan KPR adalah 21 tahun. Untuk pemohon dengan usia 40 tahun kebawah akan mendapatkan jangka waktu kredit sampai dengan 15 tahun.

Sedangkan untuk pemohon diatas 40 tahun waktu kredit akan dihitung berdasarkan usia produktif, yaitu 55 tahun atau 60-65 tahun.

Slip Gaji

Keterangan jumlah penghasilan yang melebihi syarat tidak mutlak menjadi bahan pertimbangan persetujuan KPR. Karena pihak bank biasanya memberikan syarat dan ketentuan yakni pemohon KPR sudah bekerja minimal dua tahun, dan berstatus karyawan tetap.

SIUP

Perusahaan ataupun kegiatan bisnis si aplikan sudah berjalan selama 2 tahun. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) di Indonesia dikategorikan ada tiga, yaitu SIUP Kecil, SIUP Menengah, SIUP besar. Dari kepemilikan SIUP aplikan, bank dapat menilai bobot dari bisnis yang dijalankan oleh si aplikan KPR.

Informasi Pinjaman Lain

Bank berhak mengetahui kondisi keuangan aplikan KPR. Hal ini berkaitan dengan kemampuan aplikan dalam menyanggupi cicilan KPR. Debt ratio seorang aplikan akan dinilai bank saat memproses aplikasi KPR calon nasabah.

Apabila debt ratio seorang aplikan melebihi 40%, rata-rata bank tidak memberikan persetujuan KPR. Aplikan diharuskan untuk menginformasikan pinjaman lain pada pihak pembiayaan KPR. Sehingga pihak pembiayaan juga akan mampu menaksir kemampuan keuangan aplikan KPR, dan historis kredit.

Fotokopi Buku Tabungan

Ini berkaitan dengan bukti penghasilan dari si aplikan KPR. Kegiatan transaksi aplikan KPR juga menjadi bahan penilaian pihak pembiayaan KPR. Kecocokan jumlah saldo, dan transaksi yang sesuai merupakan tolak ukur bank menilai kegiatan transaksi aplikan KPR.

Proses-Proses Pengajuan KPR Hingga Akad Kredit

1. Tentukan Bangunan KPR

Apabila aplikan ingin membeli rumah, tentu saja hal awal yang dilakukan sebelum mengajukan KPR adalah proses survei lokasi dan bentuk bangunan rumah. Aplikan dapat mendatangi pihak developer perumahan atau kantor pemasaran properti. Aplikan dapat mengajukan KPR secara personal langsung ke bank, dan meminta pihak developer sebagai penghumbung proses KPR pada bank terkait.

2. Persiapkan Uang Muka

Uang muka yang harus disiapkan aplikan KPR berkisar antara 20% hingga 30%. Apabila aplikan telah memilih jenis rumah yang diinginkan, biasanya pihak developer akan meminta biaya booking fee. Biaya booking fee sesuai dengan kebijakan developer tersebut.

Meski serah terima uang muka belum dilakukan, aplikan yang sudah siap untuk mencicil bangunan properti, sejatinya sudah menyiapkan dana uang muka. Uang muka biasanya akan dibayarkan setelah pengajuan kredit disetujui pihak pembiayaan KPR.

3. Kelengkapan Dokumen

Aplikan KPR diwajibkan untuk melengkapi semua dokumen-dokumen persyaratan secara lengkap sesuai profesinya masing-masing. Dokumen tersebut masing-masing difotokopi sebanyak tiga lembar.

4. Wawancara dengan Pihak Bank

Pihak pembiayaan KPR berhak mengajukan pertanyaan pada aplikan KPR terkait data personal untuk menilai kondisi keuangan. Apa saja yang biasanya ditanyakan bank kepada aplikan KPR?

Apa Pekerjaan Anda?

Meski sudah melengkapi dokumen, ini adalah pertanyaan yang akan selalu menjadi pertanyaan penting bagi bank. Profesi dan jabatan tentu berkaitan mutlak dengan penghasilan.

Sudah Berapa Lama Anda Bekerja?

Bank akan menilai seberapa potensial aplikan KPR untuk dapat menerima pembiayaan KPR. Seorang pegawai, harus berstatus karyawan tetap dengan masa kerja minimal 2 tahun.

Berapa Penghasilan Anda dalam Sebulan?

Penghasilan aplikan KPR tentu menjadi syarat mutlak dalam proses pengajuan KPR. Bank dapat menganalisa kondisi keuangan aplikan KPR. Bank juga dapat menaksir cicilan yang dapat disanggupi aplikan KPR sesuai dengan penghasilan. Hal itu apabila dokumen-dokumen yang dilampirkan memang masuk dalam kriteria persyaratan.

Berapa Pengeluaran Anda dalam Sebulan?

Penting bagi bank untuk mengetahui pengeluaran pokok seorang aplikan KPR. Hal itu berkaitan dengan pemasukan dan pengeluaran finansial aplikan KPR. Mengingat cicilan KPR memiliki tenor jangka panjang yang diharapkan tidak terjadi adanya kredit macet.

Apakah Ada Pinjaman Lain atau Tunggakan Cicilan?

Pertanyaan ini berkaitan antara penghasilan dan pengeluaran finansial aplikan KPR. Debt ratio seseorang dalam mengajukan kredit, merupakan nilai yang menjadi pertimbangan pihak bank. Jika debt ratio aplikan KPR berkisar 40%, rata-rata bank sulit untuk memberikan persetujuan KPR. Karena kondisi keuangan seseorang dalam mengajukan kredit, debt ratio diharapkan tidak lebih dari 30%. Apabila lebih dari 30%, itu berarti kondisi keuangan seorang aplikan belum stabil.

Proses wawancara bisa dilakukan melalui verifikasi telepon ataupun bank meminta aplikan KPR untuk datang langsung. Setiap bank, berbeda-beda dalam menentukan kebijakan wawancara.

5. Proses Appraisal

Pihak pembiayaan KPR berhak untuk menilai bangunan/rumah/ruko yang akan dibeli si aplikan KPR. Pihak developer yang sudah menjalin kerja sama dengan pihak bank terkait, biasanya aplikan KPR dibebaskan dari biaya appraisal.

Appraisal dilakukan apabila persyaratan administrasi telah disetujui bank. Biasanya developer yang sudah bekerja sama dengan bank, proses appraisal pasti disetujui, karena bank sudah dapat mengetahui kondisi jaminan tersebut. Itu berlaku untuk pembelian rumah baru. Apabila kondisi rumah yang akan dibeli bukan rumah baru, tentu bank banyak pertimbangan dalam penilaian analisa kredit.

6. Analisa Kredit

Proses mengumpulkan kesimpulan dari proses-proses yang telah dilalui. Biasanya pada tahap ini, mengedepankan keamanan kredit, tujuan kredit yang sejalan dan tidak bertentangan, dan menguntungkan untuk bank dan juga nasabah. Proses analisa kredit juga digunakan untuk bahan pertimbangan yang akan diberikan pada direksi pembiayaan KPR.

7. Persetujuan Kredit

Setelah analisa kredit menghasilkan persetujuan, maka di saat itulah semua persyaratan yang telah diberikan aplikan telah disetujui bank. Aplikan dinilai sanggup dan layak untuk mendapatkan pembiayaan KPR.

Begitu bank setuju untuk mencairkan KPR, maka akan mengeluarkan SPK (Surat Persetujuan Kredit). Di situ tertulis notaris yang ditunjuk bank untuk mengurus semua persyaratan.

8. Akad Kredit

Tanda tangan akad kredit, dilakukan di depan pihak bank, notaris, dan pihak penjual. Pembeli menandatangani surat-surat perjanjian kredit yang telah dimaterai. Semua pihak tidak bisa diwakilkan, karena wajib memberikan tanda pengenal asli pada notaris. Proses serah terima dokumen KPR biasanya terjadi saat akad kredit.

Suku Bunga KPR

Lembaga pembiayaan KPR berlomba-lomba menarik minat nasabah, dengan memasang suku bunga ringan. Namun perlu diingat, suku bunga pada KPR menggunakan beberapa jenis metode perhitungan. Berikut ini beberapa jenis metode suku bunga yang terdapat pada pembiayaan KPR.

1. Flat

Dalam kredit dengan jenis suku bunga flat, plafon kredit, dan besaran bunga akan dihitung secara proporsional sesuai dengan jangka waktu kredit. Untuk perhitungan KPR, suku bunga sudah ditetapkan oleh bank. Suku bunga flat bisa diartikan dengan perhitungan besaran bunga yang ditetapkan oleh bank dikalikan utang pokok pinjaman awal debitur.

2. Efektif

Kredit yang mengaplikasikan bunga efektif ini angsurannya dihitung berdasarkan sisa pokok utang. Berbeda dengan metode flat, dalam metode efektif bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya sesuai dengan utang pokok pinjaman bulan sebelumnya, yang tentu telah berkurang karena debitur telah mengangsurnya.

3. Anuitas

Jenis suku bunga anuitas merupakan modifikasi dari suku bunga efektif. Suku bunga anuitas ini membuat angsuran bulanan yang dibayarkan selalu tetap tapi komposisi bunga dan pokok angsuran berubah secara periodik. Angsuran pokok per bulannya bakal membesar, tapi di saat bersamaan besaran bunganya per bulan mengecil.

Dari tiga jenis suku bunga tersebut, calon debitur KPR harus mengetahui, apakah bank menggunakan sifat bunga fixed (tetap) atau floating (mengambang) dalam menerapkan sifat angsuran.

Jika sifat dari bunga yang dikenakan bank adalah fixed, maka suku bunga angsuran debitur tidak terpengaruh terhadap pergerakan suku bunga di pasaran, baik itu naik ataupun turun.

Namun pada bunga yang bersifat floating, pergerakan suku bunga di pasaran sangat berpengaruh. Jika tingkat suku bunga di pasaran naik, maka jumlah angsuran debitur akan naik pula. Karena suku bunga floating, menyesuaikan suku bunga di pasaran.

KPR Terbaik

KPR Bunga Rendah

KPR Bebas Penalti

KPR Tenor Panjang

Baca Lanjut