Ke Arung Jeram, Siapa Takut?

Bingung untuk mengisi akhir pekan? Ini nih tempat yang paling gila untuk tantang adrenalin kamu.

Coba diingat, beberapa kawan di kantor kamu mungkin ingin menghabiskan akhir pekan sebelum bulan puasa menyambut. Nah, kalau bosan ke tempat liburan yang itu-itu saja, coba tantang adrenalin kamu di tempat ini.

Di Citarik, Sukabumi, ada tempat wisata yang tak kalah seru dan menarik. Di sana, kita pasti diajak untuk menikmati indahnya alam Sukabumi dengan menyusuri Sungai CItarik. Pasti akan menjadi pengalaman seru dan menyenangkan. Coba bayangkan kedasyatan amukan riak gelombang Sungai Citarik. Itu akan membuat adrenalin kita terpompa. Sesekali juga kita akan disambut dengan aneka ragam fauna khas seperti biawak dan elang jawa.

arus liar

Penasaran?

Perahu mulai meluncur dengan arah tidak tentu. Kalau mengikuti arus sungai, kita akan merasakan pada posisi menurun. Kadang sedikit lebih terjal. Melewati bebatuan di tengah sungai. Jika tidak tahan, kamu bisa terhempas ke kiri dan kanan. Malah bisa terhenti karena terhambat batu-batuan besar di tengah dan pinggir sungai. Kamu harus berjuang untuk melawan arus agar arah perahu karet tetap lancar. 

Dayung bahkan terasa seperti barbel. Harus erat menggenggam. Dengarkan arahan pemimpin perahu agar tidak keluar dari jalur. Satu hal yang harus diingat, stamina kamu harus fit untuk olahraga rekreasi satu ini. Itu karena memang lumayan berat.

Di Mana Sih?

Lokasi ini adalah tempat wisata yang terletak di Kecamatan Cikidang, Sukabumi. Lebih tepatnya 75 kilometer dari Kota Bogor. Di sini Anda bisa bertualang sekaligus menguji keberanian di alam bebas. Perjalanan dari Jakarta menuju tempat ini memakan waktu sekitar 6 jam.

Setelah sampai tempat ini, karyawan dari tempat wisata tersebut akan menyambut kita dengan senyuman dan minuman penyambutan berupa sirup dan bajigur, minuman khas Sunda yang hangat. Lelah di perjalanan yang cukup lama, kita diarahkan untuk beristirahat di penginapan sambil menikmati minuman hangat itu. Penginapan sudah termasuk ke dalam paket wisata. Berjarak hanya sejauh 200 meter dari tempat reservasi, penginapan yang disediakan bernuansa tradisional. Pasti asyik banget bisa ajak pasangan kita ke tempat ini. Betul, tidak?

Setelah menikmati minuman pembuka tadi, pengarah rombongan dari tempat wisata itu langsung mempersilakan kita untuk bisa menikmati olahraga ini.

Olahraga apa sih?

Keluar dari penginapan yang terbuat dari bilik bambu berjejer rapi menghadap sungai, coba kamu tapaki anak tangga yang turun menuju bibir sungai. Sekitar 11 kamar disediakan bagi pengunjung, yang masing-masing bisa diisi oleh empat orang.

Suasana pedesaan dengan gemercik aliran sungai menjadi pemandangan yang tidak akan bisa didapatkan di kota-kota besar. Di kota besar kita hanya disuguhi gedung bertingkat yang angkuh. Suara gemercik air dan hawa desa membuat kamu semakin terbengong-bengong. Bahkan akan semakin merasuk ke alam pikir. Semakin tidak terlupakan.

Sebelum memulai olahraga ekstrem itu, kita diajak untuk menyantap nasi merah dengan lauk ayam goreng atau ikan asin. Berteman tempe bacem dan sambal terasi, kenikmatan makin terasa di lidah. Jangan lupa, tempat kita untuk makan pun bisa disiapkan khusus di bibir sungai. Sungguh benar-benar suasana desa. Mengingatkan kita di masa kecil.

arung jeram

Ya, Arus Liar Arung Jeram!

Petualangan dimulai. Satu perahu hanya bisa diisi 4-6 orang. Masing-masing perahu akan dipandu oleh seorang ahli arung jeram (rafting) dari Arus Liar. Sungai Citarik cukup dikenal di antara penggemar arus liar arung jeram.

Kondisi airnya cukup jernih dan relatif stabil sepanjang tahun. Lintasannya cukup asyik untuk diarungi. Panjangnya mungkin sekitar 17 kilometer. Tapi tenang saja, bagi pemula mungkin bisa mengarungi sepanjang 5 kilometer. Peserta sudah disiapkan dengan helm pengaman, rompi pelampung, dan sendal atau sepatu gunung.

Perahu karet melesat jauh terbawa arus sungai. Menuju jeram sungai yang terperangkap di antara bebatuan besar. Setiap mendayung, hela napas memburu. Jantung berdegup kencang. Serasa dikejar sesuatu, seperti maut. Adrenalin pun terpacu. 

Kalau sudah begitu, siap-siaplah merasakan sensasi geliat alam. Byuuurrr! Baju pun basah. Tapi itu belum cukup. Bebatuan besar menghadang di depan. Bersiaplah mendengar arahan instruktur. Jika ingin berbelok, siagalah. Kalau tidak, perahu kamu bisa macet terhadang batu.

Untuk bisa menikmati arus liar arung jeram mungkin kamu harus tahu dulu ketinggian air. Di musim normal, ketinggian air yang bisa diarungi minimum sekitar 80 sentimeter. Jika kurang dari itu, perahu karet akan sering tersangkut di antara bebatuan. Dengan waktu sekitar 2 jam, kamu tinggal ikuti saja instruktur. 

Jangan lupa, Arus Liar memberikan benefit diskon 25% di hari kerja dan 20% di akhir pekan, khusus bagi Anda pemegang kartu kredit CIMB. Dan bersiaplah… Cipratan air sungai yang deras menerpa wajah Anda!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama