6 Kesalahan Manajemen Keuangan Saat Liburan Tiba

​Liburan menjadi hal yang ditunggu, karena akan banyak momen yang tak terlupakan. Pastikan tidak melakukan hal ini, agar dompet Anda tidak jebol.

Namun ada hal yang perlu diingat, liburan pada peak season bisa menguras banyak sekali pengeluaran jika Anda tidak merencanakan dengan sebaik-baiknya. Bukannya liburan menyenangkan yang akan Anda dapatkan, melainkan nasib keuangan Anda untuk 1 bulan kedepan sudah habis sama sekali. Jadi, kesalahan apa saja yang sering dilakukan saat merayakan liburan dan cara menyiasatinya.

1. Tidak Membuat Budget

    Akhir tahun tiba! Pasti Anda sudah merencanakan untuk pergi berlibur dalam rangka waktu libur yang sangat panjang. Anda mengalokasikan dana yang Anda miliki untuk bersenang-senang, tanpa memperhitungkan perkiraan dana yang akan terpakai, yang dalam Basa Sunda, ‘kumaha eungke wae lah’.

    Padahal hanya karena Anda menyepelekan hal kecil ini, Anda bisa saja menghabiskan uang yang sangat banyak, dan sampai Anda menyadari bahawa uang Anda hanya tersisa sedikit saja. Akibatnya, Anda hanya bisa mengkonsumsi mie sambil terus berharap-harap tanggal gajian segera tiba.

    Agar hal ini tidak terjadi, maka dari itu Anda harus mempersiapkan budget dan daftar barang atau belanjaan yang akan Anda beli.

    2. Membeli Barang Berdasarkan Keinginan

    Ingat, keinginan dan kebutuhan berbeda, lho! Memang ini waktu liburan, tetapi bukan berarti bisa membeli semua barang yang diinginkan di tempat wisata yang Anda tuju. Jika Anda ingin membeli cindera mata, mata bisa membelinya satu atau dua saja, yang penting barang tersebut memiliki ciri khas yang bisa mengingatkan atau menunjukkan bahwa Anda pernah berkunjung ke tempat tersebut.

    3. Terlalu Mengandalkan Kartu Kredit

    Kartu kredit bisa menjadi kawan atau lawan, tergantung pada bagaimana Anda bisa menggunakannya dan memanfaatkannya. Banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika memiliki kartu kredit, yaitu berbagai diskon atau cashback yang ditawarkan ketika Anda melakukan transaksi menggunakan ini.

    Akibat banyaknya keuntungan yang dapat Anda nikmati sebagai pemegang kartu ajaib ini, Anda menjadi impulsive saat berbelanja, ah selagi ada diskon, mumpung lagi promosi dibeli aja. Tidak bisa begitu. Anda juga harus memperhatikan limit yang anda miliki dan penghasilan anda per bulannya, mampukah Anda membayarnya saat tanggal jatuh tmpo tiba?

    Lebih baik Anda memanfaatkan fitur kartu kredit tersebut untuk membeli bahan bakar minyak (BBM), bahan makanan, dan makan malam bersama keluarga atau teman. Selain lebih terarah, kebersamaan akan lebih terjalin.

    Dengan membeli BBM, Anda bisa melakukan perjalan wisata bersama, atau dengan membeli bahan makanan, Anda dapat membuat pesta kebun dan makan bersama. Lebih seru, bukan?

    4. Belanja Terlalu Terburu-buru

    Jika Anda sedang mencari barang untuk hadiah, biasakan sudah mulai mencarinya dari jauh-jauh hari, sehingga Anda dapat memilih berbagai macam barang, harga, dan kualitasnya sampai Anda bisa menemukan yang cocok dengan kriteria yang dicari.

    Lain halnya jika Anda membeli hadiah mendadak, pasti berapun harganya dan barangnya pasti akan tetap Anda beli karena waktunya telah mepet. Bisa saja di tempat lain ada harga yang lebih murah dengan barang yang sama.

    5. Hiburan Berlebihan

    Saat liburan tiba, pasti kita menghabiskan lebih banyak uang dan waktu untuk hiburan dari biasanya, seperti pergi menonton bioskop, melakukan perjalanan ke suatu daerah, wisata kuliner, dan masih banyak lagi. Anda akan sangat ringan tangan untuk mengeluarkan uang lebih. Sampai saatnya Anda menyadari ternyata di dalam dompet Anda hanya tersisa uang-uang receh. Oh tidak!

    Menggunakan uang untuk hiburan boleh, tapi Anda harus tetap mengalokasikannya pada budget bulanan Anda. Sehingga keuangan Anda akan tetap terarah dan pastinya tidak kehabisan uang lagi.

    6. Tidak Apa-apa, Hanya Sekali Setahun

    Ini kebiasaan orang Indonesia, selalu menganggap sepele hal-hal kecil, dan sering beranggapan tidak apa menggunakan banyak uang, toh hanya setahun sekali. Padahal, sebenarnya prinsip inilah yang mendominasi pengeluaran terbesar Anda.

    Ambil saja contoh, Anda membeli 10 pasang sepatu sekaligus saat mall memberikan pesta diskon akhir tahun,karena Anda beranggapan hanya sekali setahun. Padahal hal ini sama saja seperti Anda membeli sepatu sebulan sekali.

    Jadi, mulai sekarang ubahlah mindset tersebut dan mulailah berpikir jernih saat melihat kata DISKON.

    Belajar dari Kesalahan yang Lalu

    Wajar jika melakukan kesalahan sekali atau dua kali. Tapi jika Anda Anda terus melakukannya berulang-ulang selama bertahun-tahun, itu sudah keterluan. Maka dari itu ada sebuah pepatah yang mengatakan pengalaman merupakan guru terbaik, selalu belajar dari kesalahan yang pernah Anda lakukan.

    Gunakan Skala Prioritas

    Ya, rumus ini dimana pun Anda berada pasti akan selalu digunakan. Meskipun Anda sedang berlibur, rencanakan dulu keuangan Anda ke hal-hal yang yang sangat penting. Ada baiknya Anda sudah memisah-misahkan uang untuk masing-masing keperluan pokok, seperti biaya transportasi, penginapan, dan makan selama Anda liburan. Nah, selebihnya dari budget bisa Anda gunakan untuk membeli oleh-oleh dan keperluan lainnya.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama