Mengurus Balik Nama STNK Motor dan Biayanya

Hal pertama yang terpikirkan ketika mengurus balik nama kendaraan adalah ribet . Akan tetapi dengan panduan ini Anda dapat mengurus sendiri dan berhemat.

Untuk sebagian orang mengurus balik nama kendaraan bermotor adalah hal yang ribet dan membuang banyak waktu. Mulai dari prosesnya berbelit-belit, birokrasinya susah, biaya-biaya pengurusan. dan banyak lagi permasalahan administrasinya.

Kebanyakan orang tidak mau ribet dan pusing menjalankan semua prosedur balik nama STNK kendaraan bermotor, jadi orang lebih banyak memilih untuk memanfaatkan biro jasa pengurusan balik nama.

Pengurusan balik nama dengan menggunakan biro jasa memang menghabiskan biaya jauh lebih mahal, tetapi walaupun begitu orang lebih memilih menggunakan biro jasa “biar keluar dana sedikit tetapi enggak perlu ribet”.

Sebenarnya mengurus balik nama kendaraan tidak sesulit yang dipikirkan banyak orang, tiga hal yang harus dipersiapkan adalah kesabaran, kelengkapan berkas, dan menyisisihkan waktu. Jika Anda ingin berhemat maka Anda bisa mengurus sendiri proses balik nama ini.

Disini kami mencoba memberikan informasi mengenai pengurusan balik nama kendaraan khususnya STNK motor. Pelajari 3 hal ini sebelum Anda mengurus sendiri balik nama STNK motor.

Persyaratan Balik Nama STNK

Hal pertama yang harus Anda pelajari adalah berkas-berkas apa saja yang diperlukan untuk mengurus proses balik nama STNK motor, Anda harus mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan, antara lain:

1. STNK asli dan fotokopi sebanyak 4 rangkap

2. KTP asli dan fotokopi KTP pemilik yang namanya tertera sesuai dengan disurat BPKB

3. BPKB asli dan fotokopi sebanyak 4 rangkap

4. Kwitansi pembelian bermaterai (jika tidak ada, buat saja sendiri dengan pemilik baru sebagai pembeli dan pemilik lama sebagai penjual, tanda tangan penjual asal saja yang penting bermaterai hanya sekedar formalitas)

Untuk mengurus balik nama STNK motor Anda bisa mengunjungi kantor SAMSAT sesuai dengan BPKB diterbitkan, pada artikel ini kami mencontohkan pengurusan balik nama di wilayah Jakarta.

Proses dan Cara Mengurusnya

1. Siapkan dan Susun Berkas-Berkas

Langkah pertama adalah menyusun semua berkas yang sudah disebutkan diatas. Semua berkas dijadikan satu dan diklip sehingga tidak tercecer, kecuali BPKB asli dan kwitansi pembeliannya, pisahkan terlebih dahulu dari berkas lainnya.

2. Datang ke SAMSAT

Setelah semua berkas tersusun rapih langkah selanjutnya adalah kunjungi SAMSAT di daerah sesuai dengan BPKB diterbitkan, datanglah sesuai dengan jam operasionalnya. Anda datang ke SAMSAT dengan membawa kendaraan yang ingin di balik nama. Kendaraan tersebut dibawa untuk melakukan cek fisik.

3. Proses Cek Fisik Kendaraan

Proses ini merupakan peroses pertama ketika Anda datang ke SAMSAT, di lokasi cek fisik akan ada petugas yang melakukan cek fisik kendaraan Anda. Anda hanya tinggal menyebutkan maksudnya untuk balik nama, kemudian petugas tersebut akan melakukan cek fisik dengan menggesek nomor rangka dan nomor mesin motor.

Setelah selesai melakukan cek fisik, Anda akan diberikan blangko hasil cek fisik yang kemudian dapat Anda serahkan bersama dengan berkas-berkas lain yang telah Anda siapkan (STNK asli & fotokopi, KTP asli & fotokopi, fotokopi BPKB) kepada petugas di loket pengesahan cek fisik.

Petugas akan memeriksa dan melegalisir semua berkas tersebut. Maka tunggu sampai dipanggil dan kemudian petugas akan mengembalikan semua berkas tersebut.

4. Proses Pendaftaran Balik Nama Kendaraan

Langkah selanjutnya adalah mendaftarkan balik nama kendaraan Anda ke loket pendaftaran BBN yang ada di lantai 2 gedung SAMSAT

Siapkan berkas-berkas yang telah divalidasi untuk dilampirkan pada loket pendaftaran balik nama. Nanti disana semua berkas yang sudah disiapkan dan dilegalisir akan diminta, kemudian petugas mengecek semua berkas kendaraan Anda.

Jika semua berkas lengkap, maka akan diminta mengisi formulir yang disediakan. Setelah selesai, serahkan formulir itu ke petugas untuk dicek. Bila semua diisi benar, maka petugas akan menyodorkan tanda terima pembayaran pendaftaran mutasi motor.

Bayar dan ambil tanda terima itu untuk pengambilan berkas yang dijadwalkan pada 2 sampai 3 hari kemudian.

5. Pengambilan Notice dan Pembayaran Pajak

Ketika waktu yang dijadwalkan tiba Anda datang kembali ke kantor SAMSAT untuk pengambilan berkas. Jangan lupa bawa tanda terima pembayaran mutasi motor untuk pengambilan berkas.

Datangi lagi lokasi pelayanan mutasi dengan menyerahkan tanda terima itu. Tunggu beberapa saat sampai nama dipanggil. Petugas akan memberikan berkas dan notice perincian jumlah pajak yang harus Anda bayarkan. Setelah dibayarkan proses balik nama STNK motor Anda telah selesai.

Biaya yang Diperlukan

Biaya yang harus dikeluarkan untuk proses balik nama kendaraan terbagi menjadi 2, yaitu “Biaya Pajak” (biaya ini akan tertera di STNK nanti setelah proses selesai) dan “Biaya di luar Pajak” (biaya proses yang harus dikeluarkan di luar yang tertera pada STNK)

1. Biaya di luar Pajak

Biaya ini adalah biaya yang dikeluarkan selama proses balik nama dilakukan dan tidak termasuk dalam pajak yang nanti tertera pada STNK

Pemberian tip pada petugas Cek Fisik Rp. 10.000 (boleh kasih, boleh tidak)

Pengesahan Hasil Cek Fisik Rp. 30.000 (biaya ini tanpa kwitansi)

Pendaftaran Balik Nama STNK Rp. 30.000 (sama, ini juga tanpa kwitansi)

Jadi total biaya selain pajak yang dikeluarkan untuk balik nama STNK motor sekitar Rp 70.000

2. Biaya Pajak

Untuk mengetahui berapa biaya resmi yang harus dikeluarkan untuk balik nama kendaraan Anda, terlebih dahulu Anda dapat melihat besarnya PKB yang tertera pada STNK Anda.

Pada STNK tertera antara lain: BBN KB, PKB, SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-lintas Jalan), Biaya ADM STNK, Biaya ADM TNKB. Pada proses Balik Nama, semua kategori ini nantinya akan terisi, kecuali Biaya ADM TNKB.

Untuk mengetahui besarnya BBN KB kita dapat menghitungnya dengan mengacu pada besarnya PKB tahun lalu yang tertera pada STNK Anda.

Nah, disinilah letak perbedaan jika Anda mengurus sendiri dengan menggunakan biro jasa. Anda akan lebih berhemat, jika menggunakan biro jasa akan dikenai biaya sebesar ratusan ribu diluar biaya pajak. Sedangkan jika mengurus sendiri balik nama STNK motor hanya dikenai biaya sebesar Rp 70 ribu, lebih hemat bukan?

Baca juga: Mau Kredit Motor? Hindari Kesalahan Ini

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Berikan pendapat anda!

  • heru gunawan

    yang saya mau Tanya kan adalah..apa bila motor itu ada di luar Jakarta misalkan di jogja,,apa kah bs saya cek fisik di sana???lalu berkas cek fisik itu saya bawa ke Jakarta.kendaraan tersebut ber plat B Jakarta timur.

    Reply
    • martyani

      Sy mau tny: apabila mobil ada diluar jakarta yaitu di kalbar bisakah sy cek fisik di sana??? Lalu berkas cek fisik itu sy bw ke jakarta. Kendaraan tsb berplat B jakarta selatan.

      Reply