Ini Dia, Cara agar Mobil Anda Hemat BBM

Anda punya mobil? Perhatikan cara-cara ini agar konsumsi BBM pada mobil Anda lumayan irit di akhir pekan.

  1. pastikan mesin mobil dalam keadaan baik
  2. jaga putaran mesin kendaraan
  3. hindari pengereman berlebihan
  4. jaga tekanan ban
  5. bahan bakar berkualitas
  6. bijak penggunaan ac

Cara lama memanaskan mesin motor atau mesin mobil di pagi hari sebaiknya ditinggalkan. Kenapa? Momen beberapa menit ketika kita memanaskan mesin mobil ternyata akan meningkatkan konsumsi bahan bakar, sehingga semakin boros. Mesin kendaraan roda empat saat ini sudah dirancang dengan baik sehingga mesin tidak perlu lagi dipanaskan.

Menurut Tri Yuswidjajanto, Dosen Laboratorium Motor Bakar dan Sistem Propulsi Institut Teknologi Bandung, kepada OtoDetik menjelaskan, memanaskan mesin di pagi hari sebelum berangkat ternyata mengeluarkan emisi tinggi. 

Nah, daripada memanaskan mobil beberapa menit di pagi hari, lebih baik pengendara langsung berangkat. Jalankan terlebih dahulu mobil Anda pelan-pelan sehingga indikator mesin naik pada suhu normal. Baru kemudian bisa naik ke kecepatan yang lebih tinggi. Layak dicoba, kan?

Selain kiat di atas, ada juga beberapa hal yang mungkin Anda lewatkan. Coba diperhatikan informasi di bawah ini agar bahan bakar minyak pada mobil Anda masih bisa digunakan di akhir pekan. Atau bisa jadi akan menjadi tips yang baik bagi Anda membeli mobil.

Hindari Pengereman yang Berlebihan

Prinsip dasarnya, kalau kita melakukan pengereman, mesin juga mengeluarkan tenaga untuk mengembalikan kecepatan seperti semula. Karena itu, usahakan jangan terlalu banyak melakukan pengereman. 

Bagi Anda yang cukup sering bepergian ke wilayah Puncak, pengemudi sudah mafhum mengenai ini. Mereka umumnya menggunakan teknik perseneling untuk membuat efek pengereman, sehingga rem bisa diminimalkan. Selalu jaga jarak dengan kendaraan di depan. Dan melajulah dengan kecepatan konstan.

Jaga Tekanan Ban Sesuai Standar

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah pastikan tekanan angin pada ban mobil Anda sesuai dengan rekomendasi dari pabrik. Pastikan ukurannya pas ketika Anda mengisi angin ban mobil. Banyak pengemudi yang kurang tahu secara detail mengenai ini.

Semakin besar tekanan angin pada ban sebenarnya mengurangi daya cengkeram ban Anda di jalan. Bukan tidak mungkin mobil akan terasa seperti ‘melayang’ ketika dibawa kencang. Bagaimana jika lebih sedikit? 

Sebaliknya, tekanan angin yang kurang pada ban dapat menyebabkan ketidakstabilan pada roda. Tekanan angin yang kurang pada ban juga menyebabkan gesekan roda akan lebih besar sehingga akan membebani kinerja mobil.

Gunakan Bahan Bakar yang Berkualitas

Gunakan selalu bahan bakar yang berkualitas sesuai dengan kendaraan Anda. Hindari bahan bakar yang tidak sesuai dengan kendaraan Anda, walau harga bahan bakar tersebut lebih murah (seperti BBM Bersubsidi). 

Bahan bakar yang berkualitas (misalnya Euro 5) memiliki nilai oktan yang lebih tinggi, sehingga tidak akan meninggalkan kotoran (residu) pada ruang pembakaran mesin. Ini membuat kinerja mesin menjadi lebih efisien.

Cermati Beban Mobil yang Sesuai Kapasitas

Sebagian besar pengemudi pasti akan senang memperindah penampilan kendaraannya, misalnya mengubah pelek. Memperindah tampilan luar mobil memang tidak salah, tapi mengganti pelek dengan ukuran yang lebih besar dan berat, tentu akan menambah bobot kendaraan menjadi semakin besar. 

Bobot yang besar itu akan semakin membakar bahan bakar minyak di ruang pembakaran. Jika Anda berkocek tebal, tak masalah. Usahakanlah menggunakan aksesori dalam batas kewajaran bobot mobil Anda. 

Menurut Indonesia Defensive Driving Center yang dipetik MobilGoGo, penambahan muatan sebesar 20 kilogram akan meningkatkan jumlah pemakaian bahan bakar minyak sebesar 1%.

Gunakan Engine Breaking

Untuk Anda yang memiliki tipe mobil injeksi, sistem engine breaking (mengurangi kecepatan dengan menurunkan gigi secara teratur) dapat menghemat bahan bakar saat pengereman terjadi. Ketika engine breaking terjadi, sistem komputer akan memutus aliran bahan bakar ke ruang pembakaran.

Gunakan Momentum

Tidak kalah penting, ketika kendaraan akan mendekati perempatan, pertigaan, lampu lalu lintas, atau mengalami perlambatan, angkat kaki dari pedal gas lebih awal. Biarkan kendaraan meluncur dengan momentum. Baru injak pedal rem. 

Hukum dasar fisika ini lebih menguntungkan pengemudi di jalan raya, ketimbang mobil berhenti total dan membuat Anda kembali injak pedal gas.

(source image)

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama