Cara Beda Sejukkan Rumah Anda

Rumah yang sejuk memang idaman setiap individu dan keluarga. Namun, banyak orang memilih cara tidak efisien dengan membeli AC untuk mewujudkan keinginan itu,

Banyak di antara kita yang memimpikan bisa memiliki tempat tinggal yang nyaman. Banyak faktor-faktor yang bisa memberikan kita rasa betah ketika tinggal di suatu tempat, salah satunya kesejukkan.

Ya, kesejukan, siapa sih yang mau punya tempat tinggal yang panas, gersang, gerah, dan pengap? Tidak ada bukan. Banyak orang yang mencari jalan pintas dengan membeli pendingin ruangan atau air conditioner (AC) hanya untuk membuat rumahnya lebih adem. Namun, banyak yang mungkin lupa kalau sesungguhnya AC membutuhkan tenaga listrik yang cukup besar untuk beroperasi.

Rumahku Istanaku

Hal-hal itulah yang membuat penggunaan listrik di rumah menjadi tidak efisien dan mahal. Padahal ada cara lain loh bagi kita untuk membuat rumah menjadi lebih sejuk tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam . Apa saja itu? Berikut penjelasannya.

1. Ventilasi

Hal paling mendasar yang bisa dilakukan dalam menjaga tingkat kesejukan udara adalah dengan membuat suhu panas keluar dan udara dingin masuk melalui ventilasi. Buat rumah Anda agar tidak terlalu banyak memasukkan sinar matahari, namun mampu menarik lebih banyak udara sejuk pada saat malam.

Pada siang hari, jangan terlalu besar membuka jendela, tirai, dan sejenisnya yang bisa menghalau sinar matahari ke dalam rumah. Jika memiliki teras, sebaiknya di bagian itu di pasang tirai atau alat lain yang bisa menutup cahaya matahari.

2. Jendela

Sebaiknya gunakan jendela yang berwarna cerah seperti putih, karena warna-warna tersebut bisa memantulkan sinar matahari, bukan menyerap panasnya. Pada malam hari, buat rumah agar tetap bisa terhubung dengan udara luar. Karena hal ini berfungsi sebagai arus keluar masuk udara. Namun ingat, tetap harus jaga keamanan ya.

3. Pakai kipas angin

Dalam hal ini, kipas angin berfungsi sebagai pendingin ruangan pengganti AC. Berbeda dengan AC, alat yang satu ini hanya membutuhkan sedikit energi untuk menghidupkannya.

4. Carilah sumber panas

Selain melakukan cara-cara di atas, hal lain yang mesti dilaksanakanadalah menemukan sumber panas yang bisa membuat rumah menjadi gerah. Salah satunya dengan cara mengawasi perangkat elektronik di rumah. Karena biasanya, peralatan elektronik selalu mengeluarkan panas berlebih ketika lama dioperasikan.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah mematikan perangkat yang tidak perlu digunakan pada periode tertentu. Seperti me-non aktifkan lampu di siang hari, tidak menyalakan televisi ketika tidur, dan sebagainya.

5. Atur kelembaban

Bila rumah terlalu lembab, biasanya suhu ruangan akan terasa gerah dan pengap. Karena itulah diperlukan ventilasi yang bisa berfungsi sebagai pengatur kelembaban udara.

6. Buat taman

Ketika membangun sebuah rumah, bila memiliki lahan yang besar, cobalah untuk membuat taman, kolam, atau sebagainya. Bila memiliki pohon, jangan sampai ditebang kalau tidak karena terpaksa. Hal ini diperlukan karena tumbuhan bisa membuat suasana serta udara menjadi lebih sejuk dan bersih.

Di samping itu, hindari penggunaan batu-batuan seperti semen atau aspal di dekat rumah karena bisa menyerap panas.

Ingat, penggunaan pendingin ruangan diklaim menjadi salah satu biang keladi terjadinya pemanasan global yang terjadi di bumi. Sebab, dalam penggunaannya alat ini membutuhkan gas Freon yang tidak bisa terurai sehingga menciptakan efek rumah kaca.

Jadi, rumah yang sejuk tidak selalu membutuhkan AC bukan? Masih ada banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat hunian menjadi lebih dingin. Tidak menggunakan AC bukan hanya dapat menghemat penggunaan listrik. Tetapi juga untuk merawat bumi tempat tinggal kita ini.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama