Buat Mudikmu Menyenangkan Tanpa Harus Bangkrut

Idul Fitri sudah semakin dekat nih ! Ayo, siapa saja yang sudah memiliki rencana pulang kampung ? Bila mau mudik, yuk dipersiapkan dengan baik, agar ketika pulang nanti keuangan Anda tidak bangkrut.

Lebaran sebentar lagi tiba loh ! Waktunya menikmati liburan panjang nih ! Dengan kedatangannya yang tinggal menghitung hari, apa saja nih yang akan dilakukan ? Hmm, berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun, mungkin sebagian dari Anda akan menjawab mudik.

Memang, tidak ada yang dapat menyangkal kalau Idul Fitri merupakan salah satu hari raya terbesar khususnya di Indonesia. Di samping memiliki makna religious karena berhubungan dengan keagamaan, momen ini selalu dijadikan kesempatan bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak keluarga yang belum tentu setiap tahun bisa ditemui.

Buat mudik jadi saat menyenangkan tanpa harus bangkrut

Di samping itu, hari raya lebaran juga berarti saatnya liburan panjang dan refreshing, menjauh dari kehidupan kota yang keras dan kegiatan bekerja yang menyita waktu serta pikiran. Pertanyaannya, sudahkah Anda menyiapkan keperluan mudik ?

Ayo, sekilas pulang kampung mungkin hanya berarti pulang kampung dengan naik kendaraan pribadi atau umum sehingga sebagian orang menganggap cuma perlu menyiapkan dana ongkos dan makan saja. Namun, nanti dulu, momen ini jangan diremehkan loh, sebab bisa membuat keuangan Anda kolaps !

Tidak lucu kan kalau setelah lebaran di kampung, lalu Anda menjadi kehabisan uang ? Karena itu, yuk perhatikan beberapa tips menghindari kebangkrutan ala KreditGoGo :

Pesan tiket perjalanan sejak dini !

Hal ini berlaku bagi Anda yang selalu mudik menggunakan kendaraan umum seperti bus, kapal laut, atau pesawat. Mumpung masih ada waktu, buruan pesan tiket sejak jauh-jauh hari sebelum lebaran !

Kenapa ? Karena kalau membelinya di saat tersebut, harga tiket akan lebih murah. Dibandingkan saat mencari beberapa hari jelang lebaran atau hari H keberangkatan, harganya tentu akan naik karena tingginya permintaan, belum lagi antrean panjang yang belum tentu tersedia untuk semua orang.

Anggarkan sejak awal

Kalau ingin mudik, tentu saja Anda harus mempunyai dana yang cukup. Bagaimana mau berangkat kalau modal saja tidak punya ? Karena itu, anggarkan sejak awal, bahkan sebelum Ramadhan datang. Bila sudah dimasukkan dalam perencanaan, bagi pengeluarannya dalam beberapa bagian, yaitu :

  • Zakat, meski terkadang belum tentu masuk dalam anggaran pulang kampung, ada baiknya pengeluaran tersebut tetap dimasukkan. Namun, bagi Anda yang non Muslin dan tetap mudik di saat Lebaran, dana ini bisa diubah ke dalam cicilan utang atau kredit.
  • THR, maksudnya adalah pemberian uang bonus tahunan kepada pembantu (kalau punya) dan hadiah “Ang Pao” kepada adik, keponakan, dan lainnya di kampung halaman.
  • Akomodasi, termasuk tiket keberangkatan serta konsumsi saat di perjalanan. Terkait dengan kebutuhan saat pergi, terkadang Anda sudah bisa mendapatkannya dari pihak perusahaan angkutan umum (bila memberikan layanan tersebut). Jadi, keuangan bisa lebih hemat.
  • Rekreasi, bila sudah di kampung halaman, terkadang Anda tidak selalu diam di rumah. Bila ingin jalan-jalan ke tempat hiburan, cobalah anggarkan juga ya !

Disiplinlah pada anggaran !

Siapkan anggaran mudik, termasuk untuk membeli tiket

Tahukan Anda, berdasarkan survei City FinQ, sekitar 83% orang Indonesia sebenarnya sudah membuat perencanaan pengeluaran ? Keren ! Eeits, nanti dulu. Sayangnya, hal itu tidak diimbangi oleh kedisiplinan loh. Dari jumlah tersebut, tercatat hanya 25% saja yang tetap menjalankan planning tersebut.

Bila ingin mudik sukses tanpa bangkrut, yuk kita menjadi 25% orang tersebut. Ingat, uang Anda bukan hanya untuk saat ini, tetapi sampai bulan depan. Karena itu, disiplin dan patuhilah rencana anggaran yang sudah dibuat sendiri.

Sebagai contoh, untuk mudik Lebaran tahun ini, Anda menganggarkan uang sebesar Rp 2 juta untuk 2 minggu. Usahakan jangan melebihi rencana tersebut, buat planning yang jelas mengenai apa yang akan dilakukan di kampung halaman, seperti untuk makan-makan, rekreasi, sampai membeli oleh-oleh.

Sebagai tambahan, cobalah untuk mengurangi membawa dana dalam bentuk tunai, melainkan diganti ke dalam bentuk kartu baik itu debit atau kredit. Di samping mengurangi ancaman kejahatan, biasanya dengan menggunakan alat tersebut, Anda menjadi lebih sulit dalam bertransaksi sehingga membuat malas berbelanja atau menghabiskan uang. Jadi, bisa lebih hemat. Hehehe.

Sisakan THR Anda

Bila sudah bekerja, biasanya Anda akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya dari kantor. Meskipun memang diperuntukan untuk berbelanja kebutuhan Lebaran atau lainnya. Namun, sebisa mungkin, tetap sisakan uang tersebut untuk menjadi dana darurat. Siapa tahu nanti sangat berguna ketika mengakami sakit atau masalah lain pasca pulang kampung.

Mudik adalah momen yang sangat menyenangkan bagi siapapun, karena itu persiapan dengan baik ya ! Selamat merencanakan perjalanan pulang kampung dan Idul Fitri Sobat GoGo. Mohon maaf lahir dan batin.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama