BPKB Hilang? Inilah Biaya dan Cara Mengurusnya

Pemilik kendaraan bermotor wajib memiliki Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Namun, bagaimana jika BPKB hilang karena satu dan lain hal? Inilah biaya dan cara mengurusnya.


Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) adalah buku yang dikeluarkan/diterbitkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri sebagai bukti kepemilikan kendaraan bermotor. Penerbitan BPKB dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Semua jenis kendaraan bermotor yang sudah terdaftar dan mempunyai STNK, baik dalam keadaan berjalan maupun dalam keadaan rusak, diharuskan memiliki BPKB sebagai tanda pengenal kendaraan bermotor.

Tidak seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), BPKB tidak memiliki masa berlaku. Perubahan BPKB hanya jika kendaraan bermotor tersebut berganti kepemilikan atau alamat. 

Sebenarnya, apa saja tujuan diterbitkannya BPKB?

  • Kepentingan pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menciptakan keamanan serta ketertiban masyarakat.
  • Perkembangan kejahatan semakin canggih dan kompleks, sehingga mengharuskan Polri mengerahkan segenap kekuatan untuk menanggulangi, antara lain melalui Registrasi serta Identifikasi lalu lintas/pendaftaran Kendaraan Bermotor.

Selain sebagai kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan bermotor, dengan memiliki BPKB, maka dokumen ini juga bisa dimanfaatkan sebagai jaminan/agunan dalam pinjam-meminjam.

Bila BPKB Hilang

Bila BPKB (motor atau mobil) hilang, maka Anda harus mengurusnya kembali. Meski harus melewati proses yang cukup panjang, dokumen ini dapat dibuat kembali.

Meski kini banyak calo yang menawarkan jasa mengurus BPKB, tapi biaya akan jauh lebih murah jika Anda mengurusnya sendiri.

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengurus kehilangan BPKB, antara lain sebagai berikut.

1. Mengisi formulir permohonan.

2. Surat keterangan kehilangan dari polisi dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

3. Identitas:

  • Untuk perorangan, jati diri yang sah serta satu lembar fotokopi. Jika berhalangan, bisa melampirkan surat kuasa bermaterai.
  • Untuk Badan Hukum, salinan akte pendirian serta satu lembar fotokopi, keterangan domisili, surat kuasa bermaterai dan ditandatangani pimpinan, serta dibubuhi cap badan hukum yang bersangkutan.
  • Untuk instansi pemerintah, surat keterangan kepemilikan BPKB instansi yang ditandatangani oleh pimpinan dan distempel atau cap instansi.

4. Surat pernyataan BPKB hilang dibubuhi materai dan ditandatangani pemilik.

5. Bukti penyiaran pada media massa cetak sebanyak dua kali setiap bulannya, dengan tenggang waktu penyiaran selama dua bulan melalui media massa cetak lokal, regional, dan nasional.

6. Surat keterangan dari pihak bank, bahwa BPKB tidak dalam status jaminan bank atau agunan.

7. STNK asli + satu lembar fotokopi STNK.

8. Cek fisik kendaraan bermotor.

Jika semua persyaratan di atas sudah selesai diurus, BPKB yang hilang sudah siap diurus di Kantor Samsat setempat.

Biaya Penerbitan BPKB

Adapun biaya resmi untuk penerbitan BPKB adalah sebagai berikut.

  • Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3:
    1. Biaya baru per penerbitan: Rp 80.000
    2. Biaya ganti kepemilikan per penerbitan: Rp 80.000
  • Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih:
    1. Biaya baru per penerbitan: Rp 100.000
    2. Biaya ganti kepemilikan per penerbitan: Rp 100.000
Baca juga: STNK Hilang? Inilah Biaya dan Cara Mengurusnya

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Berikan pendapat anda!

  • Fahmi Iqbal

    Terima kasih infonya, untuk biaya apakah ada biaya lain seperti biaya formulir, biaya cek fisik, dll.Selanjutnya untuk pemuatan di media masa apakah ada format khusus atau bisa kita buat sendiri formatnya. tks

    Reply
    • karelpesireron

      Mohon saran bpkb atas nm org lain sy beli mobil espass singkatnya lengkap dgn bpkbnya kemudian lupa sy tmpatkn di rmh tercecer hilang mnta saran nya.thans sebelumnya

      Reply
      • Edi $

        Berapa lama waktu tunggu penerbitan BPKB duplikat ya... Soalnya saya sudah urus 2 tahun yang lalu tp belum juga jadi.. Setiap kali saya tanyakan.. Alasannya belum jadi antree dan nanti tunggu info klw sdh jadi.. Istilahnya kita suruh tunggu bola terus.. Mohon pencerahannya
        Terima kasih

        Reply
        • Sri wahyuni handayani

          Sy kehilangan bpkb setelah melapor kepolres selanjutnya sy melakukan cek pisik kendaraan selanjutnya sy di sarankan mencari no induk kendaraan di kantor samsat pusat sebelum ke kantor polda.sudah seminggu sy blm dpt hasil no induknya.apakah itu benar prosedur yg sy jalankan?

          Reply