6 Trik Jitu Menghemat Biaya Pernikahan

Pusing karena biaya pernikahan ternyata melebihi anggaran yang telah ditentukan? Tenang, dengan 6 trik jitu berikut ini, Anda bisa menghemat pengeluaran untuk pesta pernikahan!

Momen pernikahan adalah sesuatu yang sakral dalam hidup. Oleh karenanya, setiap calon pengantin tentu menginginkan pesta pernikahannya diselenggarakan sebaik dan sebagus mungkin.

Namun, tak jarang keinginan untuk mengadakan pesta pernikahan terhalang oleh biaya yang mahal.

Sebenarnya, untuk membuat pesta pernikahan berkesan tidak selalu harus mengeluarkan biaya selangit. Anda bisa menyelenggarakan pesta pernikahan sederhana, namun tetap menimbulkan kesan tak terlupakan.

Untuk mewujudkannya, Anda dan pasangan harus pintar-pintar menyiasati agar biaya pernikahan tidak membengkak. Nah, berikut ini kami berikan 6 trik jitu untuk menekan biaya pernikahan agar jauh lebih hemat.

1. Tidak Harus di Gedung Mewah

Jika ingin menyelenggarakan pesta pernikahan di gedung, jangan memaksakan diri untuk menyewa gedung pernikahan yang mahal. Pilihlah gedung dengan harga sewa cukup terjangkau. Dengan konsep dekorasi yang kreatif, gedung sederhana juga bisa tampak indah, lho.

Selain gedung, Anda juga bisa mempertimbangkan untuk membuat pesta pernikahan di outdoor seperti di halaman, lapangan, kebun, ataupun rumah sendiri.

Harga sewa lahan terbuka cenderung lebih terjangkau dibanding sewa gedung. Jika di rumah, maka Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sewa lahan.

Di samping itu, dengan menyelenggarakan pesta outdoor, waktu untuk menjamu tamu lebih lama karena batas waktu sewa biasanya lebih lama.

Anda hanya memerlukan vendor dekorasi atau kerabat yang bisa mendekorasi pesta pernikahan outdoor sehingga terlihat cantik dan dapat digunakan untuk menjamu tamu.

2. Jumlah Undangan

Membuat daftar undangan dapat menghemat beberapa hal, yaitu jumlah cetakan undangan, jumlah porsi makanan, serta jumlah souvenir. Pastikan orang-orang yang diundang benar-benar mengenal Anda dengan baik.

Selain menghemat biaya, hal ini akan membuat suasana dalam pesta pernikahan menjadi lebih akrab dan berkesan. Jangan membuang-buang biaya dengan mengundang orang-orang yang tak memiliki hubungan tidak terlalu dekat dengan Anda ataupun pasangan.

Baca juga: Serba-Serbi Biaya Nikah di KUA

3. Masak Sendiri

Pangkas biaya katering dengan cara memasak sendiri. Carilah beberapa orang yang biasa memasak dalam jumlah banyak. Untuk menu gubukan, Anda dapat memesan dari tukang siomay atau bakso favorit Anda. Rasa cocok di lidah, harganya pun lebih murah.

Untuk peralatan, Anda bisa menyewa sendiri ke tempat penyewaan alat-alat katering. Jika ditotal, ini semua akan jauh lebih murah dibandingkan menggunakan jasa katering.

4. Menyewa Seragam

Cara menghemat biaya pernikahan berikutnya adalah dengan mengganti konsep beli seragam dengan menyewa seragam. Tentunya menyewa akan jauh lebih murah.

Pakaian pernikahan memang memiliki harga cukup mahal, apalagi biasanya lebih dari satu stel. Oleh sebab itu, cobalah menyiasatinya dengan menyewa agar biaya pernikahan bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya yang mungkin akan diperlukan.

5. Kartu Undangan Simpel

Kartu undangan menjadi salah satu komponen yang akan membuat biaya pernikahan menjadi bengkak. Oleh karenanya, pilihlah desain kartu undangan sederhana namun tetap unik.

Tak perlu membuat undangan berlembar-lembar. Cukup satu lembar dengan desain tepat akan mampu menghemat biaya pernikahan.

Karena pada akhirnya, kartu undangan akan berakhir di kotak sampah. Jadi, tidak perlu mengeluarkan biaya terlalu mahal untuk kartu undangan.

6. Suvenir Murah Tapi Bermanfaat

Suvenir merupakan bagian tak terpisahkan dari sebuah resepsi pernikahan. Suvenir berfungsi sebagai kenang-kenangan sekaligus ucapan terima kasih kedua mempelai atas kehadiran tamu karena sudah berkenan datang.

Suvenir dengan harga mahal belum tentu mampu memberikan kesan. Oleh sebab itu, Anda harus pandai-pandai memilih suvenir apa yang cocok untuk diberikan kepada tamu dengan harga tidak terlalu mahal.

Ada baiknya Anda mempertimbangkan suvenir yang bermanfaat, misalnya kipas dari bambu, gantungan kunci, pembungkus tisu, dompet kecil, gelas, dan lainnya.

Biasanya, suvenir-suvenir tersebut harganya tidak terlalu mahal, yaitu antara Rp 3.500 - Rp 5.000, bahkan bisa lebih murah jika pesanannya cukup banyak.

Semoga tidak ada lagi kejadian biaya pernikahan membengkak. Dengan berhemat, Anda dan pasangan bisa menyimpan uang untuk kehidupan pasca menikah. Karena pada intinya, pernikahan bukanlah tentang pesta mewah, melainkan doa dan ibadah.

Baca juga: Pengantin Baru? Simak Tips Keuangan Ini!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama