5 Peralatan Listrik Di Rumah yang Bikin Boros

Bila tidak digunakan secara bijak, beberapa peralatan rumah tangga bisa membuat tagihan listrik Anda membengkak. Inilah 5 peralatan listrik di rumah yang memakan banyak energi listrik.

Secara tidak sadar, banyak peralatan rumah tangga yang memakan banyak energi listrik. Jika digunakan secara tidak bijak, maka hal ini bisa menjadi salah satu penyebab tagihan listrik Anda membengkak.

Agar hal tersebut tidak terjadi, maka langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengetahui jenis peralatan rumah tangga boros listrik.

Di Indonesia, alat-alat seperti pendingin ruangan, pemanas dan pompa air, serta peralatan elektronik merupakan sumber utama konsumsi listrik di sektor rumah tangga.

Lantas, peralatan rumah tangga apa sajakah yang boros listrik? Berikut adalah 5 contohnya.

Pendingin Ruangan (AC)

Penggunaan AC sudah menjadi kebutuhan banyak orang, apalagi bagi Anda yang tinggal di kota-kota berudara panas. Namun faktanya, penggunaan AC akan menambah sedikit pengeluaran, yakni biaya listrik membengkak.

Konsumsi daya listrik AC memang beragam, mulai dari yang hemat energi dan berdaya rendah hingga AC berdaya besar dengan konsumsi listrik besar.

Pemakaian daya listrik oleh AC mulai dari ½ PK, 3/4 PK, 1 PK dan 2 PK, bahkan lebih dari 2 PK pun ada, tapi rasanya tidak tepat untuk dipakai di rumah karena ruangan dalam rumah tidak begitu besar. Berikut adalah daya yang dibutuhkan AC sesuai dengan PK-nya.

  • AC ½ PK biasanya mengonsumsi listrik sebesar 350 watt.
  • AC ¾ PK biasanya mengonsumsi listrik sebesar 500 watt.
  • AC 1 PK biasanya mengonsumsi listrik sebesar 700 watt.

Dalam membeli AC, jangan hanya mempertimbangkan kemampuan pendinginnya tapi perhatikan pula konsumsi listriknya yang besar. Jangan sampai daya listrik di rumah tidak sanggup menyuplai.

Televisi

TV adalah alat elektronik yang rata-rata ada di setiap rumah tangga. Intensitas pemakaian setiap harinya pun cukup tinggi. Dalam sehari pasti Anda menyalakan TV, minimal 2 atau 3 jam sehari. Daya listrik TV bervariasi, tergantung jenis dan ukuran sebuah TV.

TV jenis LED merupakan TV yang butuh daya listrik kecil dibanding TV jenis lama, TV tabung dan LCD. Rata-rata TV LED menggunakan daya listrik sekitar 80 sampai 150 watt.

Oleh karenanya, perhatikanlah durasi pemakaian TV. Karena itu bisa menjadi penyebab pemakaian daya listrik di rumah menjadi tinggi.

Komputer

Seperti halnya TV, komputer pun sebaiknya dimatikan saat tidak digunakan. Cabutlah kabel listrik dari stop kontak, karena alat-alat elektronik masih menggunakan energi saat kabel tersambung (dalam posisi standby).

Komputer PC standar tanpa tambahan VGA card membutuhkan daya listrik di atas 170 watt, jika ditambah dengan VGA maka daya listrik nya semakin besar.

Komputer dengan VGA lama DDR3, daya listrik yang terpakai mulai berkisar sekitar 270 watt. Untuk komputer PC yang dipasang dengan VGA keluaran terbaru, maka daya listrik total PC bisa lebih dari 500 watt.

Pompa Air Listrik

Pompa air listrik adalah perangkat elektronik paling dibutuhkan di rumah, terutama di rumah yang tidak berlangganan air dari PDAM.

Secara daya, pompa air listrik terdiri dari beragam jenis mulai dari kemampuan sedot rendah sampai berdaya sedot sangat besar.

Daya sedot ini mempengaruhi pemakaian daya listrik pompa, mulai dari ½ ampere atau 100 watt sampai yang membutuhkan arus listrik sebesar 6 ampere dengan daya listrik di atas 10 ribu watt.

Oleh karenanya, saat merencanakan pembelian pompa air listrik, pertimbangkan daya listrik dengan mengecek berapa arus listrik yang dibutuhkan oleh pompa tersebut.

Pembersih Debu (Vacuum Cleaner)

Perkembangan teknologi semakin memudahkan manusia untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk tugas bersih-bersih rumah. Salah satu contohnya adalah vacuum cleaner yang mampu membersihkan lantai dari debu dan kotoran lebih maksimal dibandingkan sapu.

Secara daya, vacuum cleaner memiliki kebutuhan listrik berbeda-beda, sesuai dengan merk dan jenisnya. Rata-ratavacuum cleaner menyedot listrik mulai dari 400 watt bahkan hingga 1.200 watt.

Itulah beberapa peralatan rumah tangga boros listrik. Jika digunakan secara bijak, tidak hanya membuat peralatan tersebut bisa menjadi awet dan berumur panjang, tetapi juga bisa menghemat listrik.

Baca juga: 5 Peralatan Dapur yang Boros Listrik

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama