Waspada Terhadap Kata-Kata Manis Marketing Saat Belanja

Kata-kata para marketing memang sangat manis ketika menawarkan barang dagangannya. Namun hati-hati, semua yang Anda dengar belum tentu sesuai kenyataan.

Ketika berbelanja, hampir semua orang pasti pernah menemui para marketing yang mendekati kita agar mau membeli produk mereka. Berbagai macam cara mereka lakukan, salah satunya dengan cara berbicara. Dalam pembicaraan ini, pastinya apa yang disebutkan si marketing sangat manis untuk ditangkap, sehingga akan membuat konsumen menjadi tergoda untuk menggunakan produk mereka.

Masalahnya, apakah barang atau jasa yang ditawarkan semanis ucapan mereka? Belum tentu. Pada kenyataannya, kata-kata yang digunakan para marketing itu belum tentu sesuai dengan penawaran yang diberikan. Namun, kita sudah terjebak untuk membeli dagangan mereka.

Mengapa bisa begitu? Karena sebagai seorang marketing, mereka sudah terbiasa berbicara menggunakan kalimat yang bisa menjebak konsumen. Bahkan, terkadang si konsumen menjadi rela mengambil barang dalam jumlah banyak hanya karena sudah termakan omongan mereka. Nah, apa saja sih kalimat-kalimat yang bisa menjebak tersebut? Ini dia ulasannya.

1. Stok Barangnya Sudah Mau Habis

Siapa yang sudah pernah mendengar kalimat tersebut? Dalam hal ini, marketing tersebut menggunakan ucapan kiasan “sudah mau habis” kepada konsumen. Secara arti, kalimat tersebut jelas bermakna barang yang ditawarkan sudah mau habis. Bila tidak diambil sekarang, Anda belum tentu akan mendapat barang ini lagi dengan harga yang sama. Dan ketika mencarinya lagi lain hari, harganya akan kembali normal atau lebih mahal.

Bagi yang sudah terpancing, tentunya dia akan merasa harus buru-buru membelinya agar tidak kehabisan. Padahal, belum tentu kenyataannya seperti itu. Bisa saja di keesokan harinya mereka akan menggunakan kalimat yang sama ketika menawarkan produk tersebut. Masih untung kalau Anda memerlukan barang yang ditawarkan, bagaimana kalau tidak? Tentunya uang yang dibayarkan menjadi mubazir.

2. Sebagai Pembeli Pertama, Saya Berikan Harga Khusus

Biasanya kata-kata itu dikeluarkan oleh seorang marketing yang menawarkan produk pada konsumen bisnis yang masih baru. Inti rayuan berada di kata “Pertama”, tidak harus menjadi pembeli pertama, dia bisa saja menggunakan ucapan seperti “untuk bisnis pertama”. Dengan memanfaatkan kata itu, si marketing akan membuat Anda merasa mendapat perlakuan khusus sehingga akan mendapatkan penawaran menarik.

Tidak cuma pada konsumen bisnis, para pembeli perorangan bisa saja mendapat rayuan maut dengan cara ini. Jangan mudah terlena, sebab bisa saja penawaran yang diberikan merupakan harga normal dari produk yang ditawarkan. Jadi, pada kenyataannya tidak ada harga khusus sesuai ucapannya. Karena itu, jangan langsung tertarik, cobalah bandingkan dengan produk sejenis yang ditawarkan tempat lain.

3. Diskonnya Cuma sampai Hari Ini

Makna dari kalimat ini hampir sama dengan yang pertama. Bedanya, yang menjadi objek pembuat panik si pembeli bukan lagi barangnya, melainkan waktu pembeliannya. Di mana, ia akan memaksa calon pembeli untuk segera buru-buru membeli barang tawarannya sebelum waktunya habis di hari itu juga. Biasanya, kalimat ini diucapkan saat momen-momen tertentu. Seperti mau tahun baru, Natal, Lebaran. Meskipun begitu, tidak tertutup kemungkinan ada di hari-hari biasa.

Sah-sah saja kalau perusahaan dalam hal ini marketing menggunakan kata “Diskon Cuma Sampai Hari Ini” kalau memang penawarannya akan habis di hari tersebut. Masalahnya, apakah Anda memerlukan barang yang ditawarkan? Lagi-lagi solusinya adalah Anda harus mengetahui urgensi dari membeli produk tersebut, apakah hanya dipajang tanpa digunakan, atau diperlukan untuk kebutuhan? Karena itu, pikirkan baik-baik sebelum membeli.

4. Produk Kami Sangat Cocok untuk Kulit Anda

Kalimat ini paling sering diucapkan oleh para marketing produk kecantikan atau kulit. Sasaran mereka adalah para konsumen yang sangat memperhatikan penampilan. Tentunya, siapa yang tidak ingin tambah ganteng atau cantik? Tidak ada bukan. Karena itu mereka akan membuat Anda berpikir sangat memerlukan produk mereka.

Tidak cuma produk kecantikan, kalimat ini juga bisa dikeluarkan ketika menawarkan sebuah produk lain, seperti mesin, kendaraan,dan sebagainya. Kenyataannya, lagi-lagi barang yang ditawarkan belum tentu cocok dengan Anda. Solusinya? Tidak jauh-jauh, lagi-lagi jangan langsung percaya. Sesuaikan barang yang ditawarkan dengan keuangan dan kebutuhan.

5. Ini Barang Impor dari Luar Negeri

Kalimat ini sering dikeluarkan ketika seorang marketing menawarkan produk yang merek-nya belum terlalu dikenal. Oke, mungkin benar barang yang ditawarkan dari luar negeri. Tentu kita tidak bisa mengelak kalau barang impor seperti dari Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Korea Selatan, Cina selalu mempunyai daya tarik tersendiri yang bisa memancing kita untuk membelinya.

Lalu bagaimana kualitasnya? Tidak hanya itu, lagi-lagi, apakah kita memerlukannya? Ingat, hampir semua barang dari luar negeri memiliki harga yang cukup mahal. Karena itu, jangan asal membeli, perhatikan kualitasnya agar kita tidak tertipu. Apalagi untuk merek-merek yang tidak terkenal.

Sebenarnya, masih banyak kalimat menjebak lain yang sering diucapkan para marketing ketika menjual produknya kepada kita. Namun, yang disebutkan di atas adalah yang dianggap paling sering ditemui. Apakah Anda pernah menemui kalimat “manis” lain? Mungkin iya, Tapi, apapun itu, jangan mudah terjebak ucapan mereka, jadilah konsumen yang pintar ya!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama