Tips Kelola THR Agar Tak Cepat Habis

THR atau Tunjangan Hari Raya adalah hal yang paling ditunggu karyawan menjelang Lebaran. Agar tak habis dalam waktu sekejap mata, pelajari tipsnya disini!

Lebaran kurang 2 minggu lagi, kegembiraan merayakan hari kemenangan akan semakin bertambah dengan masuknya dana segar alias  Tunjangan Hari Raya (THR) ke rekening pribadi.

Sebagian orang berpikir bahwa THR hanya untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Anggapan ini kurang tepat! Ingat, setelah hari raya, masih ada hari-hari libur yang tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit.

Oleh karena itu, Anda harus cermat mengatur dana THR. Kelola dengan benar agar tidak terjadi “keteteran keuangan" atau boke pasca lebaran. Bagaimana caranya?

Buat Anggaran Pengeluaran

Agar THR tidak habis tanpa jejak, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat anggaran terlebih dahulu. Tuliskan di buku catatan apa saja kebutuhan lebaran secara detail. Lalu, bagilah pengeluaran ke posnya masing-masing, seperti:

Keperluan Zakat

Ada 3 zakat yang harus dibayarkan: zakat fitrah, mal (harta), dan profesi. Jika Anda membayar setahun sekali, maka jumlah yang harus dikeluarkan tentu cukup besar. Buatlah anggaran khusus agar pengeluaran ini takmengganggu arus keuangan bulanan.

Keperluan Mudik

Mudik tidaklah murah! 

Jika menggunakan transportasi umum maka belilah tiket jauh-jauh hari agar mendapatkan harga lebih rendah. 

Jika menggunakan kendaraan pribadi, maka siapkan biaya servis kendaraan, bensin, serta tol. Jangan lupa siapkan juga biaya selama perjalanan.

Keperluan Hari Raya

Beberapa keperluan hari raya yang perlu disiapkan dananya adalah baju baru bagi seluruh anggota keluarga, keperluan sajian dan hidangan saat lebaran, serta ‘salam tempel’ atau THR sanak saudara.

Keperluan Pasca Lebaran

Setelah lebaran, masih ada hari libur sekitar 3 hingga 5 hari. Siapkanlah dana untuk pengeluaran masa senggang ini. 

Bagi yang di kampung halaman, dana tersebut bisa digunakan untuk jalan-jalan ke tempat wisata. Sedangkan, bagi yang tidak mudik, bisa menggunakannya untuk jalan-jalan dan makan di restoran.

Bijak Alokasikan THR

Menurut salah satu situs perencana keuangan, pengeluaran lebaran sebaiknya dibatasi 50% saja. Sisanya dapat digunakan untuk beberapa kebutuhan lain, seperti:

1. Melunasi Utang dan Cicilan

Punya utang KTA atau cicilan kartu Kredit belum terbayar? Gunakan sebagian THR untuk melunasi atau setidaknya mengurangi utang tersebut

2. Membangun Dana Darurat

Jika Anda tidak memiliki utang apapun, maka THR tahun ini dapat digunakan untuk mulai membangun dana darurat. 

Dana ini dapat digunakan jika terjadi hal-hal tidak diinginkan, misalnya terkena musibah, sakit, atau kehilangan pekerjaan.

3. Mulai berinvestasi

Tak punya utang dan sudah punya dana darurat? Saatnya mulai berinvestasi! Gunakan sebagian THR tersebut untuk mulai membangun portofolio investasi. Anda bisa membuka rekening deposito membeli emas, atau bahkan membeli properti.

Setelah membuat anggaran, Anda akan mengetahui posisi keuangan saat ini. Jika ternyata anggaran kebutuhan lebaran lebih besar dari THR, maka lakukan koreksi pada anggaran dan tentukan skala prioritas. Selamat menyiapkan lebaran, ya!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama