Sikapi Anggaran Keuangan Anda dengan Realistis

Anda sering merasakan uang tiba-tiba habis tanpa sadar digunakan untuk apa? Itu tandanya Anda harus mulai membuat anggaran keuangan bulanan.

Membuat anggaran keuangan memang hal yang paling malas dan sangat dihindari, karena Anda merasa tidak bebas saat menggunakan uang tersebut. Tapi percayalah, jika Anda membiasakan membuat rencana uang bulanan Anda, keuangan Anda akan lebih teratur dan terarah.

Apa Sih Anggaran Keuangan?

Anggaran keuangan atau yang lebih dikenal dengan budget adalah rencana keuangan yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka. Tujuan anggaran ini adalah untuk memprediksi transaksi keuangan Anda di masa yang akan datang, sehingga Anda akan memiliki gambaran seberapa banyak uang yang bisa Anda tabung dan Anda gunakan. Biasanya, ini disusun sebulan sekali.

Ribet banget, Seperti di Perusahaan Saja!

Sebenarnya, anggaran keuangan tidak akan membuat hidup Anda ribet, justru sebaliknya akan membuat keluar masuknya uang lebih teratur. Meskipun saat ini Anda sedang berbahagia karena Anda mendapatkan bonus besar dari kantor, anggaran keuangan anda tetap harus dibuat. Jangan sampai tanpa sadar bonus itu terpakai untuk membeli sesuatu yang hanya untuk sementara saja, seperti DVD korea yang sedang hits, gadget terbaru, atau makan-makan di restoran mewah.

Menyusun Anggaran Belanja yang Menyenangkan

Hampir semua orang pasti akan mengatakan, menyusun anggaran belanja adalah hal yang paling membosankan, karena Anda tidak bisa dengan bebas menggunakan keuangan Anda untuk hal-hal yang disukai. Lalu bagaimana caranya aganr ini menjadi hal yang menyenangkan?

1. Buat Target Pencapaian pada Jumlah Tertentu

Untuk menyiasati agar menjadi hal menyenangkan, setiap Anda akan menulis anggaran keuangan, jangan lupa untuk menuliskan juga hal-hal yang akan dicapai saat periode tertentu.

Contoh:

Gaji Rp 5 juta

Belanja bulanan Rp 2 juta

Amal Rp 150 ribu

Nabung Rp 1 juta

Dana darurat Rp 500 ribu

Uang senang-senang Rp 1,2 juta

Note:

Bulan ini harus ada sisa uang Rp 1 juta. Kalau sudah terkumpul Rp 12 juta, ingin membuat usaha aksesoris.

Atau tahun 2020 harus sudah punya mobil. Yang pasti dibagian note ini, tekankan hal yang membuat Anda lebih bersemangat untuk terus menggunakan uang sebijak mungkin.

2. Terapkan Layout Buku Tabungan

Kebanyakan orang, jika menulis anggaran keuangan, layoutnya seperti di poin 1. Sekarang coba Anda ganti layoutnya seperti di buku tabungan. Selain lebih rapi, Anda juga akan lebih mudah membacanya.

Contoh:

    No Tanggal Mutasi Debet Keterangan Mutasi Kredit Keterangan Saldo
    1 4/10/2014

    5.000.000 Gaji 5.000.000
    2 5/10/2014 2.000.000 Belanja Bulanan

    3.000.000
    3 5/10/2014 500.000 Dana Darurat

    2.500.000

    Dan seterusnya.

    Layout di atas juga dapat Anda gunakan untuk menulis pengeluaran dan sehari-hari Anda, misalkan membeli pulpen, beli batagor, dapat bonus, dan lain-lain.

    3. Gunakan Perangkat Lunak

    Anda orang yang tidak suka menulis? Tenang saja, saat ini sudah banyak sekali pihak yang menyediakan dan mengembangkan perangkat lunak keuangan pribadi baik yang berbayar maupun yang gratis, seperti Quicken, Microsoft Money, PiggyBob, dan Mint. Software ini bisa digunakan untuk memanajemen keuangan pribadi ini bisa membuat rencana keuangan Andasesua dengan perhitungan Anda.

    Apa Langkah Membuat Rencana Keuangan?

    Jika membuat rencana keuangan adalah hal baru bagi Anda, Anda pasti merasa kebingungan bagaimana cara membuat nya. Anda tidak perlu khawatir, hal ini telah dibahas di artikel sebelumnya, yaitu 10 langkah dalam membuat perencanaan keuangan. Didalam artikel ini sudah dibahas secara jelas apa yang harus anda perbuat dan dihindari untuk menyusun budget bulanan Anda.

    Tunggu Apalagi, Mulai Sekarang Juga!

    Tidak ada kata terlambat. Semakin cepat Anda memulainya, maka semakin terbiasa pula Anda untuk membuat Anggaran belanja di setiap bulan. Cukup sisihkan waktu 30 menit saja di satu hari untuk membuat ini.

    Selain membuat anggaran keuangan, biasakan juga untuk selalu mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan yang Anda lakukan. Lalu bandingkan dengan anggaran keuangan anda, apakah sudah sesuai atau belum. Belum sesuai? Anda bisa revisi kembali budget keuangan per bulan Anda. Jadi, identifikasi, evaluasi, dan lacak pengeluaran Anda untuk memastikannya.

    Jika Anda tidak pernah mengalami kesulitan saat membayar tagihan dan mengetahui secara pasti untuk apa uang Anda digunakan, berarti Anda termasuk orang yang yang sukses dalam mengelola keuangan. Selamat!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama