Pentingnya Memahami Utang Baik dan Utang Buruk

Tidak ada salahnya berutang jika tujuannya tepat. Untuk menjaga Anda agar tidak salah, sebaiknya pahami dulu jenis utang antara yang baik dan buruk.

couple discuss monthly budget

Terbebas dari utang memang hal yang sulit, bisa dikatakan saat ini hampir setiap orang pernah mengalami berutang. Terkadang kegiatan konsumtif sering kali membuat orang terjebak utang yang tinggi. Bagi sebagian orang utang menjadi candu sebab mempermudah mereka mendapatkan apa yang diinginkan.

Namun tidak selamanya utang itu menjerumuskan. Ada jenis-jenis utang yang justru dapat menambah aset buat Anda. Untuk itu utang dapat dikategorikan kedalam utang baik dan utang buruk. Utang baik adalah utang produktif yang bisa menambahkan aset, sedangkan utang buruk yang sifatnya konsumtif dan menjerumuskan.

Kebanyakan orang tidak memahami ini sehingga mereka tidak tahu batasan dalam mengambil utang. Agar tidak salah langkah ketahuilah perbedaan antara utang baik dan utang buruk berikut ini:

1. Utang Baik

Utang yang baik adalah utang yang digunakan untuk investasi jangka panjang. Kedepannya utang ini akan memberikan manfaat secara finansial bagi Anda. Ada tiga jenis utang yang tergolong sebagai utang baik.

KPR

Kredit Pemilikan Rumah

Kredit Pemilikan Rumah termasuk kedalam utang baik. Pasalnya, nilai properti akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Anda juga tidak perlu khawatir karena beban bunga dari hutang Anda akan terbayar oleh kenaikan nilainya.

Karena harga rumah tersebut mahal maka Anda mau tak mau harus meminjam ke bank jika dana tidak mencukupi. Dengan KPR Anda dapat membeli rumah dengan mencicil dalam jangka waktu tertentu. Hal tersebut tidak akan membuat rugi karena harga rumah akan terus bertambah dari tahun ke tahun.

Pinjaman Sekolah

Berutang untuk edukasi termasuk ke dalam jenis utang baik, karena pendidikan merupakan bagian dari investasi. Dengan menambah ilmu dan keterampilan, Anda pasti berharap mendapatkan kenaikan pendapatan yang bisa menutup utang tersebut.

Setelah tamat pendidikan, nilai pendapatan seseorang akan meningkat. Jadi utang untuk edukasi dalam jangka waktu panjang akan memberikan efek positif pada aliran kas seseorang. Oleh karena itu utang ini tergolong sebagai utang yang baik.

Pinjaman Usaha

Kredit Modal Kerja

Jika Anda ingin membuka usaha dan bermaksud meminjam uang untuk tambahan modal ini bisa dibilang hal yang baik. Pinjaman untuk bisnis menjadi utang yang sangat baik. Apalagi, jika usaha yang dikelola dengan pinjaman tersebut memberikan keuntungan besar.

Jadi Anda tidak hanya membayar utang saja tetapi juga bisa memperkaya diri Anda. Namun perlu diperhatikan juga bahwa membuka usaha adalah tindakan yang berisiko. Jika usaha merugi, pinjaman ini pun bisa berubah menjadi utang buruk. Di sinilah diperlukan kepiawaian dalam memutar roda usaha.

2. Utang Buruk

Utang yang buruk adalah utang yang digunakan untuk barang yang nilainya semakin lama semakin kecil, atau yang lebih buruk lagi bila digunakan untuk barang konsumtif yang nilainya langsung habis.

Dampak utang buruk ini biasanya hanya keinginan sesaat, namun ini sering kali menjebak Anda, hingga mempunyai utang yang cukup besar. Yang masuk ke dalam jenis ini adalah berbagai utang yang sifatnya konsumtif. Misalnya:

Utang kartu kredit

shopaholic cut the credit card

Utang ini dianggap paling buruk karena mudah sekali didapat, tapi juga sarat dengan 'jebakan.' Sering kali ada iklan yang menyebutkan diskon khusus untuk pembelanjaan dengan menggunakan kartu kredit tertentu, inilah yang dapat menjebak Anda untuk membeli produk namun sebetulnya Anda tidak membutuhkannya.

Penggunaan kartu kredit terbilang mudah hanya tinggal gesek, barang yang diinginkan langsung terbeli. Namun, bunga tinggi yang diterapkan dan sistem pembayaran kita yang biasanya hanya minimum payment akan membuat utang membengkak sehingga memberatkan keuangan.

Sebenarnya tidak masalah jika Anda mempunyai kartu kredit, namun gunakanlah untuk hal-hal yang diperlukan, seperti untuk klaim kesehatan, atau untuk keperluan khusus lainnya.

Pinjaman Tanpa Agunan

craving money

Pinjaman tanpa agunan merupakan produk keuangan yang paling banyak dimanfaatkan. Pinjaman ini dikategorikan sebagai utang buruk jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Namun jika tujuannya tepat maka pinjaman ini dapat sangat membantu, contohnya seperti merenovasi rumah.

Simpan Pinjam

Anda tentu memiliki simpanan uang di tabungan berjangka atau asuransi untuk keperluan masa depan. Namun karena sedang butuh uang, dana tersebut Anda cairkan dengan niat akan dikembalikan segera. Ini pun termasuk utang yang buruk.

Sebab dana tersebut bukan diperuntukkan untuk kebutuhan jangka pendek, sehingga tidak disarankan untuk mengambil sebelum waktunya. Belum lagi jika Anda terkena penalti atas pencairan itu. Jika Anda butuh uang mendadak dan berniat mengembalikannya dengan cepat, lebih baik pinjam pada keluarga atau teman saja.

Jadi itulah penjelasan mengenai utang baik dan utang buruk. Nah utang apakah yang Anda miliki? Yang harus diperhatikan ketika Anda ingin berutang, ketahuilah batasannya. Total cicilan bulanan tidak boleh lebih besar dari 30% gaji Anda setiap bulan.

Baca juga: Merdeka dari Jerat Utang Kartu Kredit

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama