Pentingnya 5 Skala Prioritas Keuangan Berikut Ini

Mengelola pendapatan berdasar skala prioritas keuangan dapat membantu kondisi keuangan Anda sehat dan membuat manajemen keuangan menjadi lebih baik. Bagaimanakah caranya?

men no money in pocket

Pernahkah Anda merasa bahwa pendapatan sering habis begitu saja alias digunakan untuk hal yang mungkin tidak terlalu penting? Jika iya, kini sudah saatnya Anda membuat skala prioritas keuangan.

Membuat skala prioritas keuangan sangatlah penting. Selain membuat Anda tetap fokus, menggunakan pendapatan berdasar skala prioritas juga akan membantu kondisi keuangan sehat dan manajemen keuangan yang baik.

Daripada perhatian Anda terbagi ke dalam beberapa hal, lebih baik Anda fokus pada 1 atau 2 tujuan keuangan, wujudkan tujuan tersebut, lalu kemudian baru lanjut ke tujuan berikutnya.

Nah, sebelum menggunakan pendapatan, ada baiknya Anda mementingkan prioritas-prioritas berikut ini.

1. Melunasi Utang

pay debt

Prioritas pertama adalah segera melunasi tagihan rutin, utang konsumtif, dan berbagai cicilan.

Berbicara prioritas keuangan, berarti dimulai dengan mengelola tagihan. Setelah menerima pendapatan setiap bulan, alokasikanlah untuk membayar tagihan-tagihan rutin.

Misalnya tagihan rutin listrik, telepon, air, lain-lain. Jika Anda memiliki utang konsumtif seperti kredit kendaraan, kartu kredit, atau kredit tanpa agunan (KTA), maka segeralah alokasikan pendapatan untuk melunasi utang-utang tersebut.

Skala prioritas keuangan harus berpusat pada menyelesaikan utang yang memiliki bunga besar seperti KTA atau kartu kredit.

Jika Anda gemar membayar tagihan kartu kredit dengan pembayaran minimum, hilangkanlah kebiasaan itu. Sebisa mungkin Anda membayar lunas pemakaian kartu kredit, berapapun jumlah tagihannya.

2. Menabung 10% dari Penghasilan

savings 10%

Setelah bisa membayar utang dan memiliki kendali atas tagihan rutin bulanan, prioritas ketiga adalah Anda dapat mulai menggunakan pendapatan untuk menabung. Menabunglah minimal 10% dari penghasilan. Namun apabila mampu untuk melakukan lebih tinggi, maka akan lebih baik.

Menabung akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan meningkatkan kepercayaan diri terhadap situasi keuangan pribadi.

Artinya, Anda akan memiliki cadangan keuangan dalam kebutuhan mendesak dan investasi jangka panjang. Menabung juga menjadikan seseorang belajar hidup hemat dan sabar.

3. Kegiatan Sosial

Prioritas ketiga adalah Menyisihkan sebagian pengeluaran untuk kegiatan sosial. Kurang baik rasanya jika menggunakan pendapatan hanya untuk diri sendiri.

Anda bisa menjadikan pengeluaran sosial sebagai prioritas, seperti sedekah, melakukan amal, atau bederma terhadap mereka yang membutuhkan atau kekurangan.

4. Berinvetasi

invest for future

Prioritas keempat adalah investasi. Tanpa berinvestasi, uang bisa tergerus oleh inflasi. Oleh karena itu, siapkanlah sejumlah dana dari pendapatan untuk investasi. Kini, sudah banyak pilihan instrumen investasi yang dapat disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan.

Ada begitu banyak instrumen investasi, mulai dari saham, obligasi, reksadana, emas, hingga properti. Untuk mengetahui instrumen investasi apa yang sesuai, maka kenalilah profil investasi Anda terlebih dahulu.

Baca juga: Investasi yang Tepat dengan Uang 1 Juta

Dengan berinvestasi, artinya Anda juga merencanakan kebutuhan masa depan seperti mempersiapkan pernikahan, membeli rumah, pendidikan anak, dan lain sebagainya.

Investasi juga berarti mempersiapkan masa pensiun, karena dana yang terkumpul bisa dimanfaatkan saat seseorang kelak tidak bekerja.

Investasi juga merupakan instrumen untuk melawan kenaikan harga di masa depan akibat inflasi. Untuk itu, diperlukan investasi dengan return-nya lebih tinggi dari inflasi atau minimal sama.

5. Menyiapkan Dana untuk Kebutuhan Sehari-Hari

Prioritas kelima adalah menyiapkan dana untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan juga kesenangan pribadi. Misalnya untuk makan, transportasi, pulsa, hiburan, dan sebagainya. Buatlah anggaran untuk prioritas ini.

Jangan lupa untuk mencatatnya. Karena cara ini bisa membantu Anda untuk melihat lagi pengeluaran-pengeluaran dan bisa menjadi bahan pertimbangan pengeluaran esok harinya. Apabila ternyata melebihi anggaran, maka pengeluaran berikutnya harus bisa lebih disesuaikan lagi.

Semoga dengan menjalani 5 skala prioritas keuangan di atas, bisa membantu keadaan finansial Anda menjadi lebih baik lagi. Selamat mencoba!

Baca juga: 6 Tanda Anda Salah Mengelola Keuangan

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama