Pensiun Dini, Berguna atau Jadi Bencana?

Banyak pegawai tergiur dengan pesangon besar yang bisa diambil dari perusahaan ketika pensiun dini. Tapi, nanti dulu, keputusan itu bisa menjadi bom waktu yang nanti menciptakan kesengsaraan bila tidak dipersiapkan dengan baik.

  1. dapat pesangon pensiun dini?
  2. pemasukan setelah pensiun?
  3. cukupkah dana pensiun dini anda?

Pernahkah Anda berpikir untuk mengambil pensiun dini dari perusahaan? Mungkin bagi Anda para pegawai yang sudah berusia di atas 40 tahun sudah mulai memikirkan ini.

Rata-rata diantara mereka pasti berpikir apakah harus menuntaskan kerja hingga pensiun atau lebih memilih berhenti di usia yang lebih muda. Masalahnya, kedua pilihan tadi memiliki untung rugi yang bisa membuat Anda puyeng sendiri.

Anda Sudah Siap Pensiun?

Jika mengambil program pensiun dini, nilai plus-nya adalah mungkin Anda bisa mendapat dana bonus pensiun dalam jumlah besar, namun penghasilan bulanan akan terhenti. Tetapi, bila tetap bertahan hingga pensiun tiba, akan tetap mendapat gaji bulanan, namun belum tentu penghasilannya selama sisa waktu bekerja akan menyamai atau melebihi nilai kompensasi pensiun dini. Nah, malah bingung kan kalau sudah begini?

Untuk informasi, program pensiun dini sendiri terbagi menjadi dua. Pertama, pensiun dini yang ditawarkan, pada model ini setiap karyawan boleh mengambil atau tidak program tersebut. Kedua, pensiun dini yang ditetapkan perusahaan, dalam hal ini setiap pegawai harus mengikuti kebijakan tersebut.

Banyak perusahaan yang menawarkan program pensiun dini dengan pesangon besar. Sebagai contoh, dana pensiun yang ditawarkan mencapai Rp 1 milyar. Di awal kita bisa menyebut itu sangat besar, tapi nanti dulu, jangan sembarangan diambil, ada beberapa hal yang harus dipikirkan.

Ya, pensiun bukan cuma berhenti bekerja dan menerima pesangon. Karena itu, sebelum mengambil keputusan pensiun dini, pikirkan juga hal-hal di bawah ini:

1. Dapat pesangon pensiun dini?

Hal ini wajib untuk diketahui, sebelum memutuskan pensiun dini, cari tahu apakah perusahaan Anda memberikan dana pensiun. Jika tidak, lebih baik tidak usah.

2. Cukupkah dana pensiun dini Anda?

Menurut Aidil Akbar, seorang konsultan keuangan, Aidil Akbar dari Akbar Financial Check-Up (AFC) mengatakan, jika jabatan terakhir Anda seorang manajer, maka dana pensiun yang didapat kemungkinan hanya di bawah Rp 800 juta.

Mungkin terlihat besar, tetapi Akbar menyebutkan dana itu kemungkinan besar tidak akan bertahan hingga 10 tahun. Kalau itu terjadi, tidak hanya Anda yang sulit, tetapi keluarga juga.

3. Pemasukan setelah pensiun?

Dengan mendapat uang pesangon pensiun, sebenarnya dana tersebut bisa diinvestasikan untuk membuat bisnis. Namun, bagaimana kalau usaha tersebut malah hancur dan membuat kerugian dalam jumlah besar? Siapkah Anda dengan keadaan itu?

Ketika mengambil keputusan untuk pensiun dini, Anda tidak hanya kehilangan pendapatan bulanan, tetapi juga seluruh tunjangan seperti jamsostek, asuransi, jaminan anak istri, dan sebagainya.

Tidak semua orang siap dengan keadaan ini, namun baik pensiun dini ataupun tidak, suatu saat Anda pasti akan berhenti bekerja dan mesti memikirkan kehidupan ke depannya. Tetapi, jangan khawatir, pensiun bisa menjadi awal tantangan dalam mengarungi kehidupan baru.

Persiapkan diri Anda untuk masa tersebut, mulailah berinvestasi bagi yang masih bekerja. Jangan sampai pensiun menjadi awal bencana bagi kehidupan.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama