Merancang Keuangan Berdasarkan Piramida

Ketika mengelola keuangan, Anda harus mendesain, memikirkannya sebagai piramida. Perencanaan keuangan yang bagus dapat dilihat dari kokohnya fondasi yang memungkinan Anda untuk mencapai target.

  1. merancang keuangan berdasarka piramida
  2. info
  3. piramida keuangan

Anda pernah kewalahan membayar cicilan kartu kredit? Bisa jadi, Anda tidak mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Tahukah Anda, ciri orang yang sukses secara finansial, pada umumnya mengelola keuangannya dengan cara perencanaan keuangan piramida.

Perencanaan keuangan membutuhkan tindakan secara menyeluruh di setiap elemen yang terlibat. Menabung untuk masa tua nanti sudah pasti termasuk di dalamnya. Satu lagi, jika Anda tidak menyiapkan dana darurat, perencanaan yang sudah Anda buat tentu bisa gagal.

Ketika Anda mendesain pengelolaan keuangan, coba deh pikirkan sebagai piramida. Perencanaan keuangan yang bagus dapat dilihat dari kokohnya fondasi yang memungkinkan Anda mencapai target. Di bawah ini adalah kiat yang tentu bisa Anda praktikkan. 

1. Aliran kas

Untuk mengembangkan perencanaan mata uang yang komprehensif, maka aliran kas perlu dikontrol sedari awal. Jika pemasukan Anda lebih sedikit daripada pengeluaran, mustahil rasanya menabung untuk masa depan. Biasanya ini merupakan tahap tersulit. Mengapa? Karena ini merupakan dasar dan komponen utama agar dapat menerapkan kedisiplinan dalam mengelola aliran uang (cash flow).

2. Manajemen risiko

Manajemen Risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk; penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Untuk menghindarinya, Anda perlu mempersiapkan asuransi, entah itu kesehatan, kendaraan, jiwa, pendidikan, dan lain sebagainya.

3. Investasi

Mempersiapkan dana untuk hari pensiun? Semua orang sudah mafhum. Tapi, jika Anda menginvestasikan uang untuk hal lain, dan lebih tepat, Anda tipe investor cerdas.

4. Perencanaan pajak

Perencanaan Pajak adalah langkah awal dalam manajemen pajak. Manajemen pajak itu sendiri merupakan sarana untuk memenuhi kewajiban perpajakan dengan benar, tetapi jumlah pajak yang dibayarkan dapat ditekan seminimal mungkin untuk memperoleh laba dan likuiditas yang diharapkan. Langkah selanjutnya adalah pelaksanaan kewajiban perpajakan (tax implementation) dan pengendalian pajak (tax control).

5. Perencanaan aset tanah

Ini adalah puncak dari piramida. Pahami cara kerjanya. Rencanakan aset tanah seperti apa yang ingin Anda tinggali; tanah saja, tanah dan bangunan, bangunan komersial, atau lainnya. Pada tahap ini, melibatkan keluarga dan sanak saudara, karena ini akan membicarakan aset Anda.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama