Mencari yang Halal! Ajukan Produk Bank Syariah!

Jika ingin produk keuangan yang sesuai dengan syariah agama, bank syariah adalah pilihan tepat. Nah, berikut ini keuntungannya apabila Anda menjadi debitur bank syariah.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, pada tahun ini sektor perbankan syariah di Indonesia diprediksi dapat tumbuh lebih tinggi. Masyarakat sudah mulai melihat produk bank syariah sebagai produk keuangan yang menguntungkan dan sesuai dengan syariah agama.

Apa yang membuat Anda memilih produk bank syariah? Mungkin lima keuntungan ini bisa menjadi bahan pembanding Anda dalam memilih produk keuangan dari bank yang ada di Indonesia, baik bank konvesional ataupun bank syariah.

1. Bagi Hasil Mudharabah

Pada perbankan syariah tidak menerapkan sistem bunga dalam aktivitas perbankannya. Bunga dianggap bagian dari riba dan haram dalam agama Islam. Sebagai gantinya, perbankan Syariah menerapkan sistem bagi hasil atau nisbah yang menurut Islam sah untuk dilakukan.

Bagi hasil merupakan suatu alternatif dalam pembiayaan, dimana sistem ini berdasarkan penetapan awal atau sesuai akad yang disepakati atau ditetapkan dari awal. Salah satu akad yang ada dalam pembiyaan syariah adalah mudharabah atau menghimpun dana.

Dalam akad ini kerja sama antara pihak pertama (nasabah) sebagai pemilik dana dan pihak kedua (Bank Syariah) yang bertindak sebagai pengelola dana. Sistemnya adalah membagi keuntungan usaha sesuai dengan kesepakatan yang dituangkan dalam akad.

Dengan sistem pembiayaan tersebut masyarakat merasa lebih aman karena prosedurnya transparan, jujur, dan amanah.

2. Fungsi Dana Cair Dipergunakan Sesuai Kebutuhan

Karena berpegangan pada prinsip agama, setiap transaksi dan pembiayaan yang dilakukan harus sesuai kebutuhan berdasarkan ketentuan agama. Fungsi dana cair pun harus disalurkan untuk kebutuhan yang baik.

Anda bisa memenuhi kebutuhan finasial seperti modal usaha, biaya pendidikan, memiliki rumah dan lain sebagainya. Asalkan tujuan dan kebutuhannya jelas fungsi dana yang diberikan dapat dimaksimalkan dengan baik.

3.Tidak Ada Bunga Dari Cicilan

Bank konvensional menerapkan sistem bunga pada setiap produknya, besar bunga yang akan diperoleh juga sudah dijanjikan setiap bulannya, tidak peduli apakah keuntungan yang diperoleh oleh bank itu besar ataupun kecil atau malah rugi.

Berbeda dengan produk bank syariah, tidak ada sistem bunga yang diterapkan namun gantinya adalah bagi hasil dengan akad yang sudah ditentukan di awal perjanjian. Dengan sistem operasi seperti itu, maka bank syariah tidak mengenal “negative spread”

“Negative spread” adalah perbedaan antara suku bunga pinjaman dan suku bunga simpanan yang negatif sehingga menimbulkan kerugian bagi bank konvensional. Jadi, dengan menerapkan sistem bagi hasil, Bank Syariah dianggap lebih adil untuk kedua belah pihak, dimana untung dinikmati bersama rugi ditanggung bersama.

Khusus untuk kartu kredit, jika pada kartu kredit konvensional dibebankan bunga untuk keterlambatan pembayaran tagihan. Dimana semakin lama Anda menunggak semakin banyak juga bunga yang dibayarkan.

Berbeda dengan kartu kredit syariah, jika Anda melakukan keterlambatan tentu akan ada denda yang dikenakan. Namun sistemnya berbeda dengan kartu kredit pada umumnya. Jumlah denda ini ditarik dari biaya penagihan bank serta jumlah presentase tertentu dari tagihan.

Produk-Produk Bank Syariah

1. Kartu Kredit Syariah

Produk Kartu Kredit Syariah berbeda dengan kartu kredit pada umumnya yang menarapkan sistem bunga. Ini yang membuat kartu kredit syariah lebih nyaman. Pembayaran biasanya dilakukan dengan akad Kafalah (jaminan transaksi), Qardh (pemberian pinjaman), dan Ijarah (biaya keanggotaan atau iuran tahunan).

2. Derposito Syariah

Produk investasi juga tersedia dari  Bank Syariah. Jika Anda ingin berinvestasi halal dan dijalankan sesuai ketentuan agama deposito syariah dapat menjadi pilihan tepat. Pada deposito Syariah tidak ada sistem bunga namun sistem bagi hasil (nisbah) antara nasabah dan bank.

Sehingga semakin besar untung yang bank dapat, makin besar untung yang diperoleh oleh nasabah. Keuntungan deposito dengan akad mudharabah ini biasanya memakai perbandingan 60: 40 untuk nasabah dan bank.

3. KPR Syariah

Produk KPR syariah merupakan produk kredit rumah yang teapt dipilih untuk Anda yang tidak ingin cicilan perbulannya berubah berdasarkan kenaikan dan penurunan suku bunga. Cicilan angsuran tetap karena bersifat fixed rate.

KPR syariah tidak berpengaruh dengan naik turunnya suku bunga di Bank Indonesia, karena Bank Syariah sudah mematok keuntungan untuk bank saat akad. Namun Anda jangan sampai telat membayar karena dendanya lebih tinggi dari bank kovensional.

Apakah Anda tertarik dengan produk Bank Syariah? Temukan beragam referensi produk bank syariah hanya di KreditGoGo. Ajukan dan dapatkan hadiah menarik apabila pengajuan disetujui.

Baca juga: 
5 Keuntungan Memiliki Kartu Kredit Syariah
Produk KPR Syariah, Alternatif Kredit Rumah Bersyariah Islam

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama