Ingin Utang Cepat Lunas? Lakukan Strategi Ini

Berapapun jumlahnya yang namanya utang pasti akan membuat stress. Apalagi jika sulit bayar, lalu bagaimana cara melunasi utang dengan cepat? berikut ni caranya.

pembayaran utang tunai

Berutang merupakan salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan oleh siapa saja yang mengalami masalah keuangan. Berutang menjadi solusi tercepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Contohnya seperti mengajukan pinjaman ataupun meminjam kepada kerabat.

Sebenarnya pinjaman atau utang tidak akan menjadi masalah jika tepat dan sesuai dengan kemampuan Anda untuk membayarnya. Namun, yang sering terjadi utang justru malah menjadi bumerang bagi si peminjam karena tidak tidak memperhatikan risiko jangka panjangnya.

Meminjam uang tanpa mengontrol keuangan pun merupakan cara yang salah sehingga utang Anda menumpuk dan sulit untuk dilunasi. Untuk melunasi utang-utang tersebut ada beberapa strategi yang bisa Anda lakukan. Berikut ini adalah enam strategi agar utang cepat lunas.

1. Buatlah Daftar Tagihan

daftar tagihan utang

Strategi pertama yang harus dilakukan adalah buat daftar tagihan Anda. Berapa banyak jumlah utang yang Anda miliki? seperti laporan kartu kredit, kredit mobil, sepeda motor dan KPR. Kumpulkan semua dokumen, dan informasi terkait utang-utang tersebut.

Buatlah daftar tagihan utang ini dari yang jumlah dan bunga yang paling tinggi. Fokuslah pada daftar tersebut agar proses melunasi utang Anda bisa terorganisir dengan baik.

2. Perioritaskan Utang Berbunga Tinggi

Anda bisa mulai memilih dari daftar tagihan berdasarkan utang dengan bunga yang paling tinggi. Uatng dengan bunga yang paling tinggi adalah utang yang memiliki risiko paling besar jika dibiarkan dalam jangka waktu panjang.

Baca juga: 2 Cara Lunasi Pinjaman Debitur yang Meninggal Dunia

Melunasi utang dengan bunga tinggi bukan berarti harus mengabaikan utang yang lain. Bayarlah segera semua cicilan minimal, sebanyak yang bisa ditargetkan. Setidaknya, 30% pendapatan bulanan sebagai pelunas utang.

3. Evaluasi Pendapatan dan Pengeluaran Anda

evaluasi keuangan

Selain utang periksa juga rincian pendapatan dan pengeluaran bulanan Anda. Tuliskan berapa banyak pendapatan Anda dalam satu bulan dan semua biaya yang dikeluarkan dalam periode yang sama. Evaluasi kembali pengeluaran dari hal yang besar hingga hal terkecil.

Contohnya seperti mulai dari biaya untuk makan di restoran, belanja, rekreasi, dan selanjutnya. Dengan melakukan hal ini akan menunjukkan berapa sisa uang yang Anda miliki untuk melunasi utang. Setelah Anda melakukan evaluasi ini Anda akan mengetahui pos – pos mana yang menghabiskan uang banyak.

Anda juga mungkin akan kaget jika melihat satu atau beberapa kebutuhan yang sebenarnya tidak terlalu penting, namun mendapatkan porsi biaya yang besar ketimbang yang lain.

4. Buat Strategi Anggaran dan Pembayaran

Setelah mengetahui pendapatan dan pengeluaran, Anda dapat membuat anggaran untuk membayar utang setiap bulan. Misalnya, jika Anda bergaji Rp 2 juta per bulan dan menghabiskan Rp1,5 juta untuk biaya hidup, Anda bisa mencicil utang Rp 500 ribu setiap bulannya.

Terapkan juga cara ini, tambahkan jumlah cicilan utang yang lama ke dalam cicilan utang yang tersisa. Ini merupakan cara yang bagus dalam melunasi utang. Jadi Anda akan terbiasa membayar utang sejumlah tersebut.

Baca juga: KTA, Alternatif Solusi Mengatasi Tunggakan Utang Kartu Kredit

Kemudian setelah utang pertama tersebut telah lunas, tetap keluarkan sejumlah uang yang sama namun untuk membayar utang kedua dan seterusnya. Anda bisa berpura-pura masih punya utang Rp500 ribu setiap bulan, sehingga Anda punya tabungan.

5. Jangan Tunda pembayaran

bayar penuh tagihan kartu kredit

Ketika dana tersedia untuk melunasi utang Anda jangan menunda pembayaran, segera lakukan saat itu juga. Menunda pembayaran bisa mengakibatkan hal yang fatal karena bisa saja Anda tergiur untuk menggunakannya. Uang untuk melunasi utang termasuk pengeluaran yang ada setiap bulan.

Jadi ketika dana tersedia maka anggaplah uang tersebut tidak pernah ada, sehingga Anda tidak akan menggunakannya untuk kepentingan yang lain. Ingat juga, menunda pembayaran utang bisa menimbulkan denda.

6. Cari Pekerjaan Tambahan

Agar keuangan Anda tetap aman mencari pekerjaan tambahan dapat menambah pemasukan. Jika waktu yang Anda miliki dalam seminggu masih menyisakan waktu luang maka manfaatkanlah untuk mendapatkan pekerjaan tambahan. Ini juga bisa membantu untuk tambahan dana melunasi cicilan utang.

Anda bisa memanfaatkan keahlian yang dimiliki seperti memasak, menulis, desain, fotografi dan keahlian lainnya untuk mendapatkan pekerjaan tambahan. Apabila merasa kebingungan mencari pekerjaan, menjadi seorang online freelancer bisa jadi solusi.

Semoga 6 strategi ini dapat membantu Anda melunasi utang dan masalah keuangan dapat teratasi. Kelolalah utang Anda dengan baik agar tidak menjadi boomerang yang merugikan Anda.

Baca juga: Merdeka dari Jerat Utang Kartu Kredit

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama