Ingin Pensiun Dini? Persiapkan 7 Hal Penting Ini

Kini, pensiun dini banyak dilakoni orang. Alasannya pun beragam. Namun sebelum memutuskannya, ada beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan sebelum memilih jalur ini.

Dengan segala rutinitas pekerjaan, tentu ada saat dimana seseorang merasa jenuh. Kejenuhan tersebut terkadang membuat orang berpikir untuk pensiun dini agar ia bisa lebih menikmati hidup dengan hobi dan kesenangannya, atau memiliki waktu lebih untuk keluarga.

Adapun keuntungan dan kerugian jika memutuskan untuk pensiun dini. Keuntungan misalnya waktu lebih fleksibel, memiliki kesempatan membangun kompetensi di bidang lain, serta mendapatkan pesangon. Sedangkan contoh kerugiannya adalah otomatis penghasilan terhenti serta fasilitas selama menjadi karyawan akan hilang.

Namun pada kenyataannya, banyak karyawan yang terlalu sibuk berkutat dengan pekerjaannya, sehingga lupa untuk mempersiapkan diri ketika harus menghadapi pensiun dini. Ini menjadi sebuah kekhawatiran tentang apa yang harus mereka lakukan ketika masa pensiun dini datang.

Banyak orang khawatir tidak akan ada lagi pemasukan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, khawatir akan masa depan anak dan keluarga, dan khawatir karena mereka tidak benar-benar melakukan persiapan pensiun dini dengan baik.

Lantas, apa saja yang harus dilakukan? Berikut kami berikan beberapa tips dalam mempersiapkan masa pensiun dini.

1. Buatlah Perencanaan

Perencanaan yang dimaksud adalah mengevaluasi mengenai gaya hidup atau cara menggunakan uang saat ini. Misalnya mengenai biaya makan keluarga, gaya hidup, dan faktor-faktor lain.

Hal ini bertujuan untuk memahami bagaimana Anda akan menjalani hidup setelah pensiun dini, dan berapa besar uang yang harus diinventasikan sebelum pensiun dini. Bila membuat perencanaan sendiri dirasa kurang lengkap, ada baiknya berkonsultasi dengan perencana keuangan.

Evaluasi kembali rencana ini setiap tahun untuk memastikan bahwa Anda tetap di jalur benar. Lakukanlah perencanaan secara matang agar tidak merusak keadaan finansial di masa pensiun.

2. Buatlah Gambaran Hidup Ketika Pensiun

Tidak ada salahnya untuk menggambarkan hidup ketika pensiun nanti. Misalnya menikmati masa pensiun dini dengan membuat usaha dibidang kuliner, fashion, produk kecantikan, dan lain sebagainya.

Jadikanlah gambaran tersebut sebagai motivasi agar semangat mencari dana, terlepas dari besarnya pesangon.

3. Persiapkan Dana untuk Investasi

Ada dua macam investasi, yakni investasi jangka pendek dan jangka panjang. Investasi jangka pendek misalnya investasi saham dan obligasi, sedangkan investasi jangka panjang misalnya properti, tanah, dan lainnya.

Namun, segala jenis investasi pasti memiliki risiko. Maka dari itu, jangan lupa untuk mempelajari segala risiko yang mungkin terjadi dalam berinvestasi. Tentukan pula mana risiko paling mudah dihadapi.

Selain itu, ada baiknya memiliki varian investasi agar lebih banyak dana yang dihasilkan, misalnya reksadana, deposito, atau lain sebagainya.

4. Mencari Sumber Pendapatan Pasif

Pendapatan pasif adalah pendapatan yang berasal dari bisnis. Intinya, tanpa bekerja, uang akan datang. Contohnya adalah usaha penyewaan rumah, rental mobil, dan lain-lain.

Dengan pendapatan pasif, waktu Anda menjadi lebih fleksibel dan jika keuntungan melebihi kebutuhan dalam sebulan, tentu masa pensiun pun jadi lebih menyenangkan.

Baca juga: 5 Cara Jitu Mendapatkan Penghasilan Pasif

5. Bijak Menggunakan Uang Pesangon

Ketika memilih atau diwajibkan mengikuti program pensiun dini, pegawai akan diberikan uang pesangon. Uang pesangon merupakan dana yang diberikan perusahaan kepada pegawai pensiun sesuai jabatan dan masa kerjanya, dengan harapan agar kehidupan finansial karyawannya lebih sejahtera.

Namun, Anda harus berhati-hati ketika memperoleh pesangon. Banyak para pegawai yang mengambil program pensiun dini merasa ‘kaget’ karena tiba-tiba memiliki dana besar, sehingga lupa dengan tujuan dari perusahaan itu sendiri. Maka dari itu, gunakanlah uang pesangon secara bijak.

6. Kurangi Pengeluaran Bersifat Tersier

Upayakanlah penghasilan saat ini untuk ditabung/disisihkan sebagian untuk masa pensiun. Bagaimana caranya? Adalah menekan anggaran bersifat tersier, semisal membeli mobil mewah ketika sudah memiliki mobil, atau membeli gadget baru hanya karena ingin atau gengsi.

7. Sisakan Dana Cadangan

Pesangon dari pensiun dini beserta uang hasil menabung dari penghasilan haruslah disisakan untuk cadangan. Dana cadangan ini berguna jika terjadi sesuatu hal tidak diinginkan. Misalnya ada anggota keluarga masuk rumah sakit ketika usaha Anda akan dimulai.

Jika tidak mempunyai dana cadangan cukup, usaha yang baru saja dimulai akan sia-sia. Atau pada kasus lainnya, usaha belum begitu laku, Anda dapat tetap bertahan hidup melalui dana cadangan ini. Dengan begitu, masa pensiun Anda pun menjadi lebih aman. 

Langkah untuk memilih pensiun dini merupakan keputusan penuh risiko. Namun, jika menjalaninya dengan tekun dan ulet, tentu Anda akan mempunyai kehidupan lebih baik di masa depan.

Baca juga: Ayo, Jangan Remehkan Masa Pensiun!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama