Gaji Besar Tapi Tidak Bisa Menabung? Ini Penyebabnya

Harusnya semakin besar pendapatan, semakin besar juga jumlah tabungannya. Tetapi kenapa orang yang bergaji besar tidak memiliki tabungan? ini dia alasannya.

broke and craving for money

Ada banyak orang bergaji besar tetapi tidak memiliki tabungan? Seharusnya semakin besar pendapatan maka peluang untuk menabung pun semakin mudah. Jumlah tabungan dapat terkumpul banyak dengan mudah karena dapat menyisihkan lebih banyak uang.

Selama ini pendapatan menjadi salah satu tolak ukur besar kecilnya tabungan seseorang. Namun ternyata gaji besar tidak menjamin seseorang bisa memiliki tabungan dalam jumlah besar. Begitupula dengan gaji kecil, bukan berarti tabungannya kecil.

Nah, jika Anda mengalaminya, berarti ada yang salah dengan pengaturan keuangan Anda. Hal itu sering menjadi pertanyaan Anda terutama ketika akhir bulan, kemana uang itu pergi sehingga Anda tidak mampu untuk menyisihkan sedikit saja di dalam rekening tabungan.

Faktor penyebab Anda tidak memiliki tabungan walupun bergaji besar bukan karena gajinya, tetapi pola pikir dan cara mengelola keuangan yang salah. Berikut ini alasan, mengapa seseorang bergaji besar tapi tidak bisa memiliki tabungan.

1. Pendapatan Meningkat, Pengeluaran Juga Meningkat

men has no money on pocket

Gaji naik tetapi pengeluaran juga ikut naik bahkan lebih tinggi dari kenaikan pendapatan. Ini menjadi alasan mengapa Anda sulit memiliki tabungan walaupun penghasilan besar. Meningkatnya pendapatan bukan berarti Anda perlu meningkatkan pengeluaran.

Tidak ada salahnya memang meningkatkan standar hidup, namun jika peningkatan standar hidup tidak sejalan dengan pendapatan sehingga melebihi kebutuhan maka kondisinya akan sulit. Anda akan susah payah untuk memiliki tabungan

Langkah yang tepat ialah melakukan pengeluaran yang terjaga meskipun pendapatan terus meningkat. Lakukan pengaturan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, jangan menuruti keinginan terbiasalah hidup hemat walupun pendapatan Anda meningkat.

2. Berpikir Menabung itu Terlalu Dini

Saat Anda masih muda, Anda mudah mendapatkan dan mudah sekali menghabiskan uang. Sebagian orang berpikir bahwa menabung dari awal Anda bekerja rasanya terlalu dini. Anda beranggapan masih ada hari esok, sekarang lebih baik untuk menghibur diri sendiri dulu.

Sikap menunda seperti ini justru akan semakin menghambat Anda untuk memiliki tabungan yang dapat berguna bagi masa depan. Menabung juga berperan penting dalam mempersiapkan masa depan jadi tidak ada kata terlalu dini untuk menyimpan penghasilan Anda tanpa peduli tinggi atau rendah penghasilan.

Baca juga: 6 Alasan Mengapa Orang Sulit Menabung

3. Konsumtif dan Gengsi

woman shopping in group

Ini adalah yang paling sering dihadapi orang-orang dengan penghasilan yang tinggi, yaitu gaya hidup konsumtif dan penuh gengsi. Contohnya seperti jika membeli baju harus yang merk A, tidak mau yang lain. Jika ada gadget terbaru, langsung beli tidak mau ketinggalan.

Orang-orang dengan gaji besar cenderung ingin mendapat pengakuan. Sebenarnya hal tersebut tidak salah, jika memang kebutuhan jangka menengah dan panjang sudah terpenuhi. Permasalahannya adalah kebanyakan orang tidak memperhatikan kebutuhan jangka panjang mereka.

4. Tidak Bisa Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Penyebab dari penghasilan naik dan pengeluaran pun ikut naik adalah karena setiap orang yang memiliki penghasilan lebih ingin memenuhi semua keinginannya. Mereka tidak memperhatikan kebutuhan tetapi hanya menuruti keinginan saja.

Barang yang diinginkan akan dibeli karena berpikir pendapatan mereka akan cukup tanpa melihat kebutuhan sebenarnya. Ini menjadi masalah keuangan yang paling dasar yaitu membedakan dan memprioritaskan kebutuhan dan keinginan.

Jika Anda ingin memiliki tabungan maka buatlah batasan yang jelas antara kebutuhan dan keinginan. Anda perlu membuat prioritas pada keuangan. Jika menjadi kaya adalah prioritas utama, maka Anda perlu mengorbankan beberapa kesenangan.

5. Tidak Pandai Mengelola Utang

menghitung pengeluaran per bulan

Alasan yang satu ini membuat Anda tidak memiliki tabungan karena salah dalam menggunakan utang. Berawal dari perkenalan dengan kartu kredit, kemudian menjurus kepada gali lubang tutup lubang, kemudian masuk ke KTA.

Bukannya KTA makin selesai tetapi makin besar dan makin besar hingga melebihi kemampuannya. Sehingga pendapatan yang besar pun tidak akan membuat Anda menjadi lebih baik. Tetapi ketahuilah kesalahannya bukan pada kartu kredit ataupun pinjaman lainnya.

Kesalahan tersebut ada pada diri Anda, jika memiliki kartu kredit gunakanlah secara benar. Hindari hidup terlampau boros sehingga tagihan kartu kredit Anda membengkak bahkan sampai over limit. Pintar-pintarlah dalam mengelola utang Anda.

Nah, dari penjabaran diatas semoga Anda tidak memiliki kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan Anda terjebak dalam kegagalan finansial. Ketahuilah bahwa pendapatan meningkat bukan menjadi pendorong Anda untuk meningkatkan gaya hidup.

Baca juga: Bisakah Menabung dengan Gaji Minim?

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama