Cek Rapor Kredit Buruk dan Segera Perbaiki!

Rapor kredit merupakan slah satu faktor pendukung lolos tidaknya pengajuan kredit yang dilakukan. Lalu, bila sudah terlanjur buruk apakah ada cara untuk memperbaikinya?

Rapor kredit nasabah atau yang biasa dikenal dengan istilah BI Checking, merupakan sebuah mimpi buruk bagi para debitur ketika mengajukan kredit. Tidak sedikit pengajuan kredit ditolak karena alasan tidak lolos BI Checking.

Sebenarnya apa yag dimaksud dengan rating kredit tersebut? Apakah ada cara untuk memperbaikinya agar rating kredit yang Anda miliki sesuai dengan ketentuan yang berlaku?

Kolektibilitas Nasabah

Rapor kredit yang dimaksud dalam BI Checking ini sendiri sebenarnya mengacu kepada kategori berdasarkan tingat kolektibilitas nasabah.

Kolektibilitas nasabah adalah kategori nasabah berdasarkan kepada pembayaran kredit dari nasabah tersebut. Saat ini tingkat kolektibilitas nasabah dibagi menjadi lima kategori yaitu :

1. Bayar Lancar

Nasabah yang masuk dalam kategori ini selalu membayar angsuran kredit sesuai dengan jadwal dan juga besaran yang sudah ditentukan. Risiko kredit Anda dinilai rendah dan lebih mudah mendapatkan kredit dari bank.

2. Pengawasan Khusus

Kategori Dalam Pengawasan Khusus merupakan nasabah yang melakukan pembayaran angsuran lebih dari 1 hari hingga 90 hari dari jadwal pembayaran yang sudah ditentukan.

Baca juga: Bahaya Tak Punya Rencana Keuangan Sebelum Usia 25

Tingkat ini masih berada dalam zona aman, tetapi sudah menunjukkan memiliki risiko bagi bank.

3. Non-Performing Loan

Artinya, nasabah tersebut sudah dianggap tidak layak untuk menerima kredit dari bank.Kagetori ini menunjukkan nasabah yang tidak melakukan pembayaran selama 120 hari dari jadwal pembayaran.

4. Kriteria Diragukan

Nasabah yang termasuk dalam kategori ini sudah tidak melakukan pembayaran angsuran selama 120 – 180 hari. Oleh karena itu, cukup sulit untuk pengajuan pinjamannya dipenuhi. Sebab, dinilaiberisiko besar bagi bank.

5. Kredit Macet

Bila sudah masuk ke dalam kategori ini sudah dipastikan Anda akan sulit mendapatkan kredit karena sudah masuk ke dalam daftar hitam perbankan di Indonesia. Nasabah yang termask ke dalam kategori ini adalah nasabah yang sudah tidak melakukan pembayaran angsuran selama lebih dari 180 hari.

Dari lima kategori tersebut, hanya nasabah dengan kategori Lancar yang akan dengan mudah mendapatkan kredit dari bank. Karena reputasi dan karakternya dianggap baik dan risikonya sangat minim dibandingkan dengan empat kategori nasabah lainnya.

Cek Rapor Kredit!

Untuk mengetahui rapor kredit yang Anda miliki dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu :

1. Melalui Lembaga Keuangan

Anda bisa meminta laporan mengenai performa kredit Anda melalui lembaga keuangan atau bank tempat Anda mengajukan kredit. Untuk mengurus hal ini Anda bisa meminta cetak rapor kredit yang selama ini Anda miliki kepada petugas bagian kredit.

2. Mendatangi Gerai Info Bank Indonesia

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan langsung mendatangi Gerai Info Bank Indonesia yang terletak di Lobby Menara Sjafruddin Prawiranegera, Jln MH Thamrin no. 2, Jakarta.

Baca juga: Cara Mencairkan Limit Kartu Kredit Jadi Pinjaman Tunai

Persyaratan yang harus Anda persiapkan untuk meminta data ini adalah harus membawa KTP Asli serta berpakaian sopan dan rapi.

3. Cari Tahu Lewat Online

Bila Anda terlalu sibuk dan kesulitan untuk datang langsung ke Gerai Info Bank Indonesia, Anda bisa meminta data ini secara online. Anda tinggal masuk ke situs Bank Indonesia ke bagian permintaan informasi histori kredit. Selanjutnya, mengisi data diri sesuai yang Anda miliki. Anda akan mendapatkan email balasan untuk mengambil data history Anda ditempat yang sudah ditentukan di dalam lampiran.

Bila Anda masih merasa bingung untuk membaca laporan tersbut, Anda bisa berkonsultasi mengenai kondisi kredit dengan petugas Gerai Info Bank Indonesia atau petugas bank.

Cara Memperbaiki Rapor Kredit

Perbaiki Rapor Kredit

Setelah dicek ternyata rapor kredit Anda belum cukup memenuhi syarat untuk persetujuan pinjaman. Tidak perlu kecil hati dan berputus asa, nilai rapor tersebut masih bisa diperbaiki.

1. Membayar kredit sesuai tagihan

Bila Anda memiliki tunggakan dan membayar sesuai dengan tunggakan yang Anda miliki maka otomatis rapor kredit Anda kan berubah di bulan berikutnya.

Solusi ini merupakan solusi jangka pendek dan biasanya masih mampu dilakukan untuk nasabah kolektibilitas Dalam Pengawasan Khusus.

2. Melakukan Pelunasan Kredit

Pelunasan kredit adalah cara terakhir untuk memperbaiki kredit bila sudah berada pada kategori Diragukan dan Macet. Bila pelunasan kredit tersebut memang diluar kemampuan, maka Anda sebaiknya berkonsultasi dengan petugas bank untuk diberikan solusi. Solusi yang biasanya diberikan diantaranya :

  • Penjualan agunan secara sukarela/tidak melalui lelang
  • Pemberian restrukturisasi kredit
  • Pembayaran sebagian tunggakan hingga berada pada kategori aman
  • Melakukan pelunasan kredit dengan mendapatkan keringanan denda dan bunga

3. Restrukturisasi kredit

Solusi ini diberikan untuk debitur dengan kondisi tertentu. Misalnya, karena kerugian usaha, menjadi korban penipuan atau terkena musibah.

Bila Anda mendapat kesulitan untuk membayar kredit karena penyebab tersebut, segeralah menghubungi petugas kredit dari bank bersangkutan. Dengan melakukan restrukturisasi kredit, maka pihak bank akan membuat skema pembayaran kredit yang baru sesuai dengan kemampuan pembayaran yang Anda miliki.

Baca juga: Cari Pinjaman Tunai dengan Gaji di Bawah Rp3 Juta

Bila proses tersebut sudah dilaksanakan maka Anda tinggal memenuhi kewajiban sesuai dengan jadwal pembayaran yang terbaru. Jangan menunda hal ini hingga Anda masuk kategori diatas Dalam Pengawasan karena prosesnya akan semakin rumit.

Tetapi, harus diingat bahwa solusi tersebut sangat bergantung kepada kebijakan masing-masing bank. Sehingga solusi yang muncul pasti untuk setiap kasus yang timbul pasti berbeda-beda.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama