Bikin Anggaran Saat Tak Punya Uang. Memangnya Bisa?

Apakah ide ini hanya sebuah lelucon? Mungkin jika sedang kekurangan uang banyak yang berpikir "apanya yang mau di budgeting"? Penasaran? terus membaca.

Para pengunjung setia KreditGoGo apakah ada diantara kalian yang pernah sampai tidak punya uang sama sekali atau bahasa kerennya: cekak? Kalau belum pernah atau sudah pernah melewati bersyukurlah dengan keadaan keuangan pribadi kalian sekarang jika ada yang sedang mengalami jangan panik atau berkecil hati hampir semua masalah keuangan bisa diatasi tetapi yang penting bagaimana cara mempertahankan kesehatan keuangan pribadi anda? Jawabannya: Budgeting.

Kenapa budgeting penting? karena pada dasarnya mengajarkan komitmen untuk memiliki disiplin dalam pengolahan keuangan pribadi jika anda dalam masalah keuangan pada saat ini sangatlah penting untuk segera melakukan budgeting walau kedengarannya sulit. Sebetulnya inti dari budgeting sendiri adalah untuk membantu kalian dalam melakukan identifikasi pengeluaran apa saja yang dikeluarkan setiap bulannya supaya setiap rupiah yang kalian kumpulkan bisa di alokasikan secara optimal sesuai dengan kebutuhan pokok kalian.

Jika Anda dalam kesulitan keuangan pada saat ini budgeting akan membantu Anda untuk melakukan identifikasi apa saja dari pengeluaran kalian yang dapat dikurangi atau di hilangkan supaya kalian bisa keluar dari masalah keuangan kalian secepatnya.

Identifikasi pengeluaran setiap bulan sangat penting agar kalian tidak jatuh kedalam masalah keuangan yang disebabkan oleh besar pasak daripada tiang secara tidak sengaja, mengapa tidak sengaja? karena jika setiap bulan kalian menambahkan pengeluaran tanpa tahu seberapa besar sebetulnya pengeluaran pengeluaran rutin yang sudah dikeluarkan selama ini.

Kembali kepada bagaimana melakukan budgeting pada waktu cekak? ada beberapa langkah yang bisa di lakukan:

Pertama: Lihat Secara Keseluruhan Keadaan Finansial Anda

Disini kalian harus menuliskan apa saja pengeluaran kalian dan berapa pemasukannya dan berani jujur jika memang pengeluaran lebih besar daripada pendapatan, buatlah neraca sederhana mengenai pendapatan vs pengeluaran seperti ini:

<nanti masukan hasil scan dari budget spreadsheet di kertas biasa>

Buatlah kategori untuk neraca tersebut agar bisa dipisahkan mana yang benar benar perlu dan mana yang tidak perlu

<masukan lagi hasil scan dari neraca yg sudah di coret-coret>

Mulai terlihat kan mana yang kalian benar benar butuhkan dan mana yang sebetulnya tidak perlu atau sebetulnya kalau dilakukan sendiri bisa menghemat cukup banyak?

Kedua: Pangkas Pengeluaran Tidak Penting

Dari neraca diatas hentikan pengeluaran yang tidak berpengaruh dengan kehidupan sehari hari atau kurangi nilainya dengan melakukan sendiri contohnya seperti kopi pasti akan lebih murah jika kalian membuat sendiri daripada membeli di luar. Selain itu juga ada hal hal yang bisa di coret dari neraca bulanan kalian seperti:

  1. Langganan TV kabel
  2. Liburan

Seperti contoh kopi di atas ada beberapa hal lain yang bisa di hemat karena dengan berhemat kalian bisa mendapatkan ...

contoh:

  1. Menyiapkan makanan dari rumah
  2. Jangan selalu memanggil tukang untuk reparasi
  3. Kurangi aktivitas hiburan

Ketiga: Prioritaskan Tujuan Finansial Anda

Seperti orang bijak bilang, tanpa tujuan hidup, Anda seperti perahu tanpa arah. Hal ini berlaku sama dalam perencanaan keuangan. Sebelum menyusunnya, Anda terlebih dahulu menentukan mana yang menjadi tujuan keuangan Anda. Apakah Anda hanya ingin sekedar terbebas dari beban utang atau sekedar ingin memiliki rumah sendiri? Tujuan perencanaan keuangan itu harus spesifik dan sesuai dengan apa yang Anda butuhkan.

Disini Anda diharuskan membuat daftar untuk semua hal yang Anda butuhkan agar merasa aman dan segala kebutuhan penting terpenuhi. Ini mencakup ketika Anda membeli rumah atau membeli mobil mewah.

– Siapkan dana darurat

– Membeli rumah (KPR)

– Melunasi utang

– Memastikan orang tua diurus dengan baik di usia tua mereka

– Biaya pendidikan anak-anak

– Menabung dana pensiun

– Membeli kendaraan pribadi

– Berwisata dalam sebulan sekali

Anda boleh merubah dan mengacak daftar kebutuhan dan tujuan finansial Anda. Anda dituntut untuk memprioritaskan kebutuhan yang benar-benar mendesak. Misalkan membeli rumah bagi Anda yang baru menikah dan sudah mempunyai anak, kemudian daftar yang kedua adalah dana darurat, terlebih jika Anda tidak mempunyai asuransi kesehatan. Dana darurat ini bisa menggantikan asuransi kesehatan Anda, jika di suatu waktu Anda terserang penyakit.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama