7 Cara Mengedukasi Keuangan pada Anak

Agar kelak anak dapat mengelola keuangan dengan baik, maka edukasi keuangan sebaiknya dimulai sejak dini. Berikut adalah cara-cara yang bisa Anda ajarkan kepada si Kecil.

Orangtua merupakan sosok utama yang dapat mengenalkan edukasi keuangan kepada anak. Cara ini dilakukan agar ketika anak mulai beranjak dewasa, ia akan bisa membuat keputusan yang baik mengenai keuangannya.

Waktu yang tepat mengedukasi keuangan pada anak adalah ketika ia telah menginjak usia Sekolah Dasar. Sebab di Sekolah Dasar, anak akan belajar tentang pengurangan, penambahan, serta konsep matematika lainnya.

Berikut adalah tips yang akan membantu Anda dalam mengajarkan bagaimana mengelola keuangan pada anak sejak dini.

1. Perkenalkan Konsep Uang

Saat anak sudah mulai bisa berhitung, tidak ada salahnya jika memperkenalkan dengan uang. Mulailah dari uang pecahan terkecil.

Berikanlah segala informasi tentang uang yang ingin diketahui anak. Mengenal keuangan juga dapat dijadikan sebagai media berhitung agar anak menjadi lebih cerdas.

2. Berikan Uang Saku

Cara mengedukasi anak tentang konsep keuangan selanjutnya adalah dengan memberikannya uang saku. Ini adalah langkah tepat untuk mengajarkannya bagaimana cara mengelola keuangan.

Dengan diberikan uang saku, anak akan menyadari bahwa semua orang memiliki jumlah uang yang terbatas. Sehingga si Kecil akan lebih berhati-hati menggunakan uang sakunya.

3. Biasakan Anak untuk Menabung

Menabung adalah cara tepat untuk melatih kedisplinan dan mengontrol keuangan. Berikanlah penjelasan yang mudah dipahami oleh anak tentang apa itu menabung dan apa manfaat dari menyisihkan uang jajan untuk ditabung.

Anda bisa mulai mengajarkannya menaruh sisa uang jajannya ke celengan. Atau ketika usia anak mulai bertambah, Anda bisa memperkenalkannya pada rekening tabungan. Kini, ada beberapa perbankan memberikan fasilitas tabungan untuk anak.

Kemudian, Anda bisa mengajarkan cara berinvestasi saat anak beranjak dewasa. Anak yang sudah beranjak dewasa perlu diajak ke bank dan membeli produk investasi seperti reksadana, dan memahami pentingnya investasi untuk hidup sejahtera.

4. Ajarkan Anak untuk Berbagi

Dalam mengedukasi keuangan pada anak, tidak akan lengkap tanpa adanya pemahaman tentang beramal dan berbagi. Untuk itu, ajarkanlah anak berbagi dengan sesama dan berikan penjelasan bahwa tidak semua orang memiliki nasib serupa.

Dengan begini, anak akan mulai menyadari betapa pentingnya berbagi dengan sesama, terutama mereka yang lebih membutuhkan.

5. Ajarkan Konsep Uang Melalui Game

Salah satu cara fun mengajarkan anak bagaimana mengelola keuangan adalah melalui game. Saat ini, ada banyak permainan yang bisa mengedukasi anak tentang mengelola keuangan seperti Monopoly, The Game of Life, dan Cashflow 101.

Gunakanlah permainan-permainan tersebut untuk mengajarkan tentang cara menggunakan uang, mengatur keuangan yang baik, dan tentunya dengan konsep fun. Ajaklah seluruh anggota keluarga untuk bermain bersama.

6. Ajak Berbelanja

Salah satu tempat terbaik untuk mengajarkan anak tentang keuangan adalah pasar tradisional. Ajaklah anak ketika Anda pergi berbelanja. Dengan begini, anak akan menyaksikan sendiri bagaimana cara berinteraksi antara penjual dan pembeli.

Selain itu, ajak pula anak ketika Anda memilih sayuran, agar ia dapat melakukan perannya sebagai konsumen. Kemudian, ketika membayar, berikan sedikit penjelasan padanya mengapa Anda membayar sejumlah rupiah untuk membayar sayuran yang dibeli.

7. Jelaskan Prioritas

Anda perlu menjelaskan kepada anak tentang skala prioritas dalam keuangan keluarga. Misalnya Anda bisa menanyakan, “Kamu mau jalan-jalan atau membeli mainan?”

Jika jawaban anak adalah kedua-duanya dan Anda sebenarnya mampu mewujudkan, tetapi ia harus memutuskan berdasarkan skala prioritas. Perlakuan ini penting guna mengembangkan rasa kontrol diri kepada anak-anak.

Cara di atas diharapkan dapat membantu mengajarkan bagaimana mengelola keuangan pada anak sejak dini. Apakah Anda punya cara lain yang lebih ampuh?

Nah, selain mengedukasi keuangan, tentu sebagai orang tua, Anda juga bertugas memberikan edukasi lainnya seperti nilai kehidupan, perilaku, teladan, rohani dan lain sebagainya.

Baca juga: Jangan Takut Memberi Uang Jajan untuk Anak Anda

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama