5 Alasan Mengapa Orang Sulit Kaya

Anda sudah menabung dan berhemat, tapi kok masih belum juga jadi orang kaya? Mungkin Anda harus membaca artikel ini dan mencari tahu mengapa Anda sulit jadi orang kaya.

Rasanya, menjadi orang kaya dan bergelimang harta adalah impian setiap orang di dunia. Namun, untuk mencapai hal tersebut tidaklah semudah seperti membalikkan telapak tangan.

Bahkan saking susahnya menjadi kaya, tak jarang sebagian orang merasa iri terhadap orang lain yang memiliki uang berlimpah. Padahal, banyak konglomerat di luar sana yang memang benar-benar berjuang dari nol hingga ia menjadi orang kaya.

Untuk menjadi orang kaya, tentu Anda harus berhati-hati dalam mengelola pengeluaran serta penghasilan pribadi. Tak sedikit orang terlena dengan keuangannya hingga tidak menyisihkan sepeser pun, bahkan hingga punya banyak utang.

Lantas, apa penyebab orang sulit kaya? Berikut adalah 5 alasannya.

Perilaku Konsumtif

Salah satu musuh besar jika ingin kaya adalah perilaku konsumtif. Kebanyakan orang cenderung lebih suka menuruti keinginannya saja daripada memenuhi kebutuhan. Hal ini membuat pengeluaran semakin membengkak dan akan sulit mengatur keuangan.

Sering kita melihat bahwa orang yang benar-benar kaya justru berpenampilan biasa saja. Sedangkan orang yang ingin ‘terlihat kaya’ selalu menampilkan kelebihan kekayaannya.

Kebiasaan ini menjadi salah satu alasan mengapa orang sulit kaya. Satu-satunya solusi adalah dengan mengawasi setiap pengeluaran.

Banyak Tagihan

Banyaknya tagihan juga membuat orang sulit kaya. Jika tidak hati-hati, semua penghasilan bisa langsung habis untuk membayar tagihan seperti kartu kredit, listrik, bank dan sejumlah tagihan rutin lainnya.

Jumlahnya mungkin kecil, tapi karena bertumpuk angkanya bisa berubah luar biasa. Jika ingin kaya, hindari menumpuk tagihan setiap bulan.

Selain itu, bijaklah dalam menggunakan alat pembayaran seperti kartu kredit. Tanyakan pada diri sendiri, sudah siapkah Anda memiliki kartu kredit? Karena jika tidak digunakan secara bijak, kartu kredit bisa menjerat Anda dalam lilitan utang.

Tidak Rajin Menabung

Sedari kecil tentu kita sudah sering mendengarkan teori ‘sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit’. Ya, menabung sangatlah penting. Berapapun uang yang disisihkan untuk ditabung, asal konsisten, tentu bisa membantu keuangan Anda kelak.

Jika ingin kaya, maka harus tahu mana yang dibutuhkan. Ubahlah pola pengeluaran, tinggalkan perilaku konsumtif, dan lihat berapa jumlah tabungan yang bisa dimiliki.

Tidak Berani Ambil Risiko

Jika hanya mengandalkan menabung saja, rasanya sulit untuk meningkatkan kekayaan. Menabung adalah manifestasi dari keinginan hidup pada zona nyaman. Sedangkan orang kaya selalu ingin meningkatkan pendapatan mereka dengan berbagai cara dan risiko, misalnya berinvestasi atau membangun usaha.

Namun sebelum memutuskan berinvestasi, Anda harus tahu tujuan berinvestasi, jumlah dana, serta profil risiko. Sehingga dapat menentukan produk apa yang tepat. Anda bisa memilih salah satu dari berbagai jenis investasi seperti reksadana, emas, dan properti.

Sedangkan bila ingin usaha, Anda harus melihat kemampuan dan passion dalam diri. Biasanya, usaha berdasarkan passion akan lebih hidup dan menghasilkan kesuksesan dibandingkan dengan usaha yang mengikuti tren dari orang lain. Langkah selanjutnya adalah memenuhi berbagai elemen bisnis seperti modal, relasi, lokasi, dan lain sebagainya.

Ragu Terhadap Target dan Mimpi

Tak jarang orang ketakutan dengan targetnya sendiri. Bahkan mereka juga takut untuk bermimpi terhadap kehidupan yang lebih baik. Keadaan ini mengakibatkan target dan mimpi tidak berjalan maksimal.

Berbanding terbalik dengan orang kaya, mereka selalu berpikiran untuk membuat target serta mimpi setinggi mungkin untuk kemudian berusaha dengan keras menggapainya. Jadi, mulai sekarang jangan ragu lagi untuk membuat target serta mimpi setinggi-tingginya untuk perbaikan kehidupan ke depan.

Baca juga: 7 Cara Sukses dan Kaya di Usia 20-an

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama