4 Trik Mengelola Uang Bagi yang Bekerja Sambil Kuliah

Tak sedikit orang memutuskan untuk bekerja sambil kuliah demi mendapatkan gelar pendidikan lebih tinggi. Untuk mewujudkannya, Anda harus pandai-pandai mengelola uang.

Mengambil keputusan untuk bekerja sambil kuliah tentu bukan tanpa alasan. Selain ingin mendapatkan pendidikan lebih tinggi, masih ada faktor lain. Misalnya karena ingin meningkatkan jenjang karier, membanggakan orangtua, mengasah otak, dan masih banyak lagi.

Namun untuk mewujudkannya, Anda harus pandai-pandai mengatur waktu. Stamina yang terkuras setelah bekerja seringkali mendatangkan rasa malas ketika dihadapkan dengan setumpuk tugas. Hal itu pun sering menjadi penyebab kesulitan dalam membagi waktu antara belajar dan bekerja.

Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah mengelola keuangan. Menjadi karyawan sekaligus mahasiswa menuntut Anda untuk lebih bijak dan mandiri dalam mengelola keuangan.

Lain hal jika Anda mendapatkan beasiswa dari lembaga maupun kantor, maka akan lebih beruntung karena bisa lebih leluasa dalam mengatur keuangan.

Baca juga: Cara Mendapatkan Beasiswa ke Luar Negeri

Bagi Anda yang mengandalkan gaji, tentu sangat penting untuk mengelola uang dengan tepat agar selain dapat mencukupi kebutuhan bulanan, juga dapat disisihkan untuk menabung.

Setiap orang tentu akan memiliki besaran gaji berbeda antara satu dengan lainnya. Namun, yang terpenting bukanlah seberapa besar uang yang dimiliki, tetapi bagaimana Anda dapat mengatur uang tersebut agar lebih optimal.

Berikut adalah 4 trik mengelola keuangan bagi karyawan yang juga berstatus sebagai mahasiswa.

1. Perencanaan Anggaran

Hal utama yang perlu diperhatikan adalah biaya kuliah. Ya, biaya terbesar seorang mahasiswa adalah selain biaya kuliah, juga transportasi. Namun, jika Anda bertempat tinggal di kos-kosan atau asrama, maka biaya tempat tinggal tersebut juga akan menjadi biaya yang cukup memberatkan.

Cara terbaik untuk merencanakan anggaran adalah dengan membuat daftar biaya-biaya tersebut terlebih dahulu. Urutkanlah pengeluaran dimulai dari yang menghabiskan biaya cukup banyak. Jangan lupa untuk selalu mencantumkan perkiraan biaya pada setiap semester.

2. Mencatat Pengeluaran Setiap Hari

Berikutnya, membuat daftar biaya bulanan setiap hari juga sangat penting untuk dilakukan. Seperti biaya makan, peralatan mandi, kebutuhan sehari-hari, dan lain sebagainya. Anda perlu membuat kategori pengeluaran untuk pakaian, hiburan, transportasi, dan biaya lainnya.

Ketika membuat kategori ini, perkirakanlah anggaran tersebut pada pengeluaran bulanan Anda. Lalu, hitung pengeluaran itu dalam waktu satu bulan. Cara ini memang terlihat sepele, tetapi bisa menjadi acuan pengeluaran bulan selanjutnya.

3. Mencari Penghasilan Tambahan

Untuk membantu membayar biaya pendidikan, salah satu caranya adalah mencari penghasilan tambahan.

Jika berencana untuk mendapatkan uang setiap bulan demi menambah penghasilan, maka Anda bisa mencari penghasilan tambahan. Misalnya saja dengan membuka usaha kecil-kecilan tanpa menguras waktu.

Cara ini dilakukan demi finansial lebih baik. Atau, Anda juga bisa mencari beasiswa di tempat Anda kuliah. Karena biasanya, beasiswa tidak hanya memberikan uang kuliah tapi juga memberi gratis uang saku.

4. Mematuhi Anggaran yang Dibuat

Jika sudah membuat anggaran sedemikian rupa namun tetap tidak dipatuhi, maka itu akan percuma. Cobalah untuk selalu mematuhi daftar anggaran tersebut setiap bulannya. Hal ini akan membantu Anda untuk dapat menabung lebih banyak karena pengeluaran lebih terkontrol.

Selain itu, ada baiknya memisahkan rekening bank untuk biaya bulanan. Tentukan jumlah yang ingin ditransfer pada rekening khusus tersebut.

Lalu, gunakanlah uang tersebut hanya untuk kebutuhan yang telah dianggarkan. Jangan sampai Anda kehabisan uang simpanan karena tidak patuh terhadap anggaran tersebut.

Semoga trik di atas bisa membantu Anda dalam hal mengelola keuangan, khususnya yang sedang melanjutkan pendidikan. Atau Anda punya trik lainnya? Bagikan di kolom komentar, yuk!

Baca juga: Menyiapkan Dana Kuliah Anak, Apa yang Mesti Dilakukan?

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama