4 Cara Bijak Memanfaatkan Bonus Akhir Tahun

Tahun segera berganti. Saatnya Anda mendapatkan bonus akhir tahun. Jangan lupa untuk menggunakannya secara bijak agar Anda dapat merasakan manfaat yang maksimal

Akhir tahun menjadi momen yang dinanti-nanti oleh para pekerja. Biasanya, dompet mereka akan lebih tebal karena mendapatkan bonus akhir tahun. Banyak perusahaan yang membagikan bonus akhir tahun berdasarkan prestasi karyawan maupun kinerja perusahaan.

Banyak orang yang cenderung menggunakan bonus akhir tahun untuk berfoya-foya. Bonus yang didapat setahun sekali ini tak jarang dianggap sebagai uang yang harus dinikmati. Apakah salah? Tentu saja tidak.

Namun, alangkah baiknya apabila Anda menggunakan uang tersebut secara bijak. Selain untuk berfoya-foya, Anda juga perlu mempertimbangkan untuk keperluan finansial lainnya. Berikut adalah 4 cara memanfaatkan bonus akhir tahun secara bijak.

Lunasi Utang

Apakah Anda memiliki utang? Sebelum berfoya-foya, sebaiknya evaluasi terlebih dahulu bagaimana rapor keuangan pribadi. Bila rapor beban utang sudah melebihi 30 persen dari total penghasilan bulanan, sebaiknya prioritaskan bonus akhir tahun untuk membayar utang.

Dengan memanfaatkan bonus akhir tahun untuk melunasi utang, maka dapat membantu mengurangi beban keuangan di masa depan.

Utang yang mendapat prioritas utama sebaiknya adalah utang produktif seperti kredit pemilikan rumah (KPR) atau utang untuk kegiatan usaha. Utang seperti ini sensitif terhadap kenaikan besar bunga kredit bank.

Selain itu, alokasikan juga dana untuk membayar utang pemakaian kartu kredit.

Sisihkan untuk Dana Darurat

Apakah dana darurat Anda sudah cukup? Jika belum, sebaiknya sisihkan sebagian bonus akhir tahun untuk menutupi dana darurat. Sebab, dana darurat adalah salah satu komponen penting dalam perencanaan keuangan.

Dana darurat sendiri merupakan dana yang dipersiapkan untuk mengatasi kebutuhan yang sangat mendesak, misalnya tiba-tiba sakit, kecelakaan, dan lain sebagainya. Ketika itu datang, Anda akan mendapatkan bantuan utama dari diri sendiri yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Jumlah dana darurat mempunyai beragam variasi, antara lain 6 kali pengeluaran bulanan, 12 kali pengeluaran bulanan, atau bisa lebih, tergantung dengan kemampuan Anda untuk menyisihkan uang.

Sisihkan untuk Bersenang-Senang

Jika sudah mengalokasikan dana untuk melunasi utang dan kebutuhan dana darurat, tidak ada salahnya Anda menyisihkan sebagian bonus akhir tahun untuk kesenangan pribadi.

Apalagi, godaan belanja akhir tahun sangat tinggi. Berbagai toko offline ataupun online bersaing memberikan diskon besar-besaran. Belum lagi para pebisnis pariwisata yang gencar menggelar promo di masa akhir tahun.

Inilah alasan mengapa Anda ‘wajib’ bersenang-senang di akhir tahun. Dengan cara ini, secara tidak langsung Anda memberikan reward terhadap diri sendiri. Namun, Anda juga harus membatasi diri. Tetap jaga dompet Anda untuk kebutuhan finansial lainnya seperti investasi.

Berinvestasi

Jika semua hal tersebut sudah Anda lakukan dan masih ada sisa uang, Anda boleh memikirkan ide untuk berinvestasi. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh manfaat maksimal dari bonus akhir tahun.

Anda bisa memilih salah satu diantara berbagai pilihan investasi seperti reksadana, emas, deposito dan properti.

Pertama adalah reksadana. Tujuan investasi ini adalah mendapatkan imbal hasil jangka panjang. Misalnya, reksadana saham disarankan untuk jangka waktu 5—10 tahun. Sedangkan reksadana campuran dan reksadana pendapatan tetap disarankan untuk jangka waktu 3—5 tahun.

Kedua adalah investasi emas. Logam mulia ini bisa memberi imbal hasil jangka pendek yakni 1—3 tahun.

Ketiga adalah deposito. Jika Anda berniat menggunakan bonus akhir tahun dalam waktu dekat, Anda bisa menempatkannya di deposito. Namun, sebaiknya porsi dana yang ditempatkan di instrumen ini jangan terlalu besar.

Keempat adalah properti. Jika bonus cukup besar dan dapat digunakan membeli sebidang tanah atau hunian, jangan ragu memilih properti.

Selain itu, jika Anda berniat memiliki bisnis sendiri, Anda bisa memanfaatkan bonus akhir tahun untuk modal membangun usaha.

Banyak cara yang dilakukan untuk memaksimalkan bonus akhir tahun. Tidak hanya untuk bersenang-senang, tapi juga bisa memenuhi berbagai kebutuhan finansial Anda. 

Baca juga: Bagaimana Membuat Bujet dan Tujuan Finansial

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama