30 Hari Detox Keuangan untuk Finansial Lebih Sehat (Bagian 1)

Anda sering memiliki masalah pengeluaran lebih besar dari penghasilan? detoks keuangan adalah solusinya. Anda bisa melakukannya selam 30 hari dan lihat apa yang terjadi!

30 Hari Detok Keuangan

Detoks keuangan adalah cara terbaik mengembalikan kondisi kronis keuangan. Jika sebelumnya Anda mengalami masalah keuangan dengan pengeluaran yang lebih besar daripada pemasukan makan sudah waktunya Anda melakukan langkah-langkah untuk memulihkan kondisi keuangan.

Pengeluaran-pengeluaran seperti pasca lebaran, tahun baru ataupun liburan sering kali menjadi masalah jika Anda tidak tepat dalam melalukan pengaturan anggaran. Nah dengan melakukan 30 hari detoks keuangan diharapkan bisa memulihkan kembali kondisi keuangan Anda.

Selain itu kebiasaan belanja pun dapat terkontrol sehingga Anda akan lebih bijak menggunakan uang. Tidak akan ada lagi masalah keuangan dan stress. Bagaimana apakah Anda siap mencoba untuk menjalani 30 hari detoks keuangan. Mengutip dari Vemale.com berikut ini adalah langkah-langkahnya

Hari 1 Financial Checkup

Financial Check Up

Melakukan identifikasi kondisi keuangan adalah cara pertama yang dapat dilakukan. Rincikan aset-aset yang ada, diikuti dengan merinci apa saja utang yang Anda miliki. Anda akan mengetahui seberapa besar kekayaan bersih yang Anda miliki.

Hari 2 Menghitung Pengeluaran

Hitung pengeluaran setiap bulan. Perkirakan apa saja yang menjadi pengeluaran primer, sekunder, ataupun tersier. Bagi pos pengeluaran dan alokasikan pendapatan Anda kedalam 4 kelompok besar: biaya hidup rutin, cicilan hutang, Tabungan dan investasi, serta kesenangan.

Hari 3 Lunasi Utang

Daftar semua utang Anda seperti hutang kartu kredit, pinjaman tanpa agunan yang bunganya bisa mencapai puluhan persen pertahun. Jika Anda memiliki hutang produktif seperti pinjaman rumah, itu bukan prioritas utama. Bunga pinjaman rumah biasanya memiliki bunga efektif, 7.5-9% pertahun. Maka Anda bisa investasi di produk yang cukup agresif untuk mendapatkan potensi hasil diatas 20% setahun.

Hari 4 Hitung Utang yang Lunas dan Pengeluaran

Jumlahkan semua hutang yang sudah dilunasi dan pengeluaran rumah tangga yang sudah terpenuhi. Jika semua kebutuhan sudah terpenuhi dan masih terdapat sisa uang, maka uang tersebut dapat Anda gunakan untuk kesenangan, misalnya makan di luar.

Baca juga: Penyebab Stres Keuangan Dan Cara Mengatasinya

Hari 5 Rencanakan Pelunasan Utang

Melunaskan Utang

Rencanakanlah kapan harus melunasi seluruh tagihan yang dikelompokkan di hari ke-5. Buatlah deadline minimal seminggu sebelum jatuh tempo. Buatlah alarm pengingat di ponsel Anda atau letakkan deadline tagihan hutang Anda ditempat yang strategis, misalnya di meja rias.

Hari 6 Keluarkan Catatan Tagihan

Lihat semua catatan tagihan Anda, mulai dari asuransi, cicilan kendaraan bermotor, dan tagihan lainnya. Kelompokkan tagihan tersebut ke dalam satu kelompok mana tagihan yang harus dilunasi segera, mana yang masih bisa ditunda.

Hari 7 Jujur Pada Diri Sendiri

Jujurlah pada diri sendiri jika memiliki masalah keuangan. Hindari sikap memungkiri. Biasakan terbuka pada pasangan. Sehingga jika ada masalah bisa dihadapi berdua.

Hari 8 Belanjan Mingguan atau Bulanan

Biasakan berbelanja mingguan atau bulanan untuk memenuhi kebutuhan di rumah. Terlalu sering belanja membuat Anda tergoda membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan.

Hari 9 Mengontrol Pengeluaran

Awali minggu kedua ini dengan belajar mengontrol pengeluaran. Salah satunya dengan tidak sering makan di luar atau membeli kopi di coffee shop. Lolos dari detoks ini, Anda bisa berhemat sekitar 20% dari pengeluaran biasanya.

Hari 10 Buatlah Perincian

Buatlah daftar perincian kebutuhan Anda dan keluarga selama sebulan. Belanjakanlah barang yang berkualitas tinggi dan benar-benar di perlukan. Tak perlu tertarik dengan diskon.

Hari 11 Rencanakan membawa Bekal

Hemat di Kantor

Bawalah makanan dari rumah beberapa kali dalam seminggu. Dana yang Anda gunakan untuk membeli makan siang dapat disimpan dan dialokasikan untuk keperluan lain.

Hari 12 Batasi Penggunaan ATM

Hanya membawa satu ATM yang berisi rekening belanja harian dan uang tunai. Mengeluarkan uang tunai akan membuat Anda merasa lebih ‘kehilangan’ uang dibandingkan dengan menggunakan kartu kredit.

Hari 13 Manfaatkan Promo Kartu Kredit

Berbelanjalah di toko yang menawarkan berbagai potongan harga. Namun promo kartu kredit hanya berlaku bagi Anda yang tidak memiliki utang tertunggak dan selalu membayar tagihan tepat waktu.

Hari 14 Bayarlah tagihan Tepat Waktu

Bayar cicilan

Bayarlah tagihan kartu kredit Anda tepat waktu. Pembayaran melebihi tempo akan dikenakan biaya lebih tinggi. Semakin tinggi bunga diterima maka akan semakin berat beban yang akan ditanggung.

Hari 15 Sisihkan Seratus Ribu

Sisihkan uang sebesar seratus ribu rupiah dalam satu amplop atau dompet untuk uang parkir atau lainnya. Tanpa disadari pengeluaran uang receh menjadi pengeluaran besar yang tak terduga.

Ini baru setengah langkah untuk memulihkan kondisi keuangan Anda. Lakukanlah 15 langkah ini satu persatu selama 15 hari dan jalankan dengan disiplin semoga dapat membantu memulihkan masalah Anda.

Baca juga: 4 Cara untuk Mengecek Kesehatan Keuangan

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama