Menikmati 'Manisnya' Usaha Green Tea!

Saat ini bukan cuma fashion yang memiliki trend, ternyata makanan juga ada trendnya lho.Siapa yang mengira teh yang terasa pahit kini 'berbuah' manis.

Akhir-akhir ini banyak bermunculan produk olahan berbagai makanan baru di Indonesia, mulai dari produk olahan makanan yang mengusung tema pedasnya rasa cabai, hingga lezatnya martabak dengan berbagai pilihan topping. Begitu juga dengan produk olahan yang mengusung tema green tea.

Apa sih green tea itu? Green tea merupakan suatu jenis teh yang sedang fenomenal saat ini. Teh tersebut merupakan teh asal Cina yang mulai ngetren di Indonesia sejak tahun 2014 lalu. Banyak pengusaha makanan saling berlomba-lomba membuat menu kreasi terbaru menggunakan produk green tea ini. Ya memang, makanan merupakan suatu hal yang selalu dibutuhkan oleh manusia. Tak heran kalo setiap produk olahan yang berhubungan dengan makanan pasti akan laku keras.

Mendengar dashyatnya fenomena produk olahan green tea saat ini, pasti membuat Anda penasaran kenapa banyak pengusaha produk olahan makanan yang berlomba-lomba membuat kreasi makanan ini? Apa sih yang membuat green tea itu spesial? Apakah ini cuma sekedar trend sementara? Berikut Kreditgogo berikan beberapa hal yang membuat produk olahan green tea spesial.


Indonesia sebagai Penghasil Teh Besar Dunia

Mungkin banyak yang belum tahu kalo Indonesia termasuk ke dalam sepuluh besar negara yang menghasilkan teh terbanyak di dunia. Ya, Indonesia memang merupakan sebuah negara yang subur, banyak kekayaan alam yang tersimpan di dalamnya. Tidak heran kalau jenis tanaman yang satu ini pun bisa membawa nama Indonesia mendunia. Akan tetapi, kesuburan tanah Indonesia ini kurang dimanfaatkan dengan baik oleh para masyarakatnya. Buktinya saja Indonesia yang tadinya menempati posisi ke lima di dunia sebagai penghasil teh terbesar, kini harus turun dan menempati posisi ke tujuh. Kenapa? Hal ini dikarenakan banyak perkebunan teh yang beralih fungsi menjadi perkebunan sayuran dan karet.

Selain itu, majunya industri perkebunan teh ini tidak bisa dinikmati secara maksimal oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia hanya menikmati kualitas rendah dari produk-produk tersebut, sisanya yaitu kualitas teh grade A, langsung diekspor ke luar negeri. Sangat disayangkan memang. Maka dari itu, banyak dari pengusaha masa kini yang ingin kembali memajukan berbagai produk Indonesia, termasuk para pengusaha olahan makanan yang menggunakan green tea sebagai bahan bakunya. Selain mudah untuk mendapatkan bahan bakunya karena tersedia langsung dari negeri kita ini.

Bermanfaat Untuk Kesehatan

Kesehatan, siapa sih yang tidak peduli dengan kesehatan pada saat ini? Hampir setiap orang mulai tertarik mengikuti berbagai kegiatan olahraga untuk tetap menjaga kebugaran tubuh mereka. Tapi, bagaimana caranya bagi mereka yang tidak punya waktu atau malas untuk mengikuti suatu program olahraga? Biasanya mereka yang mempunyai kendala pada waktu dan rasa malas lebih memilih untuk tetap menjaga kesehatan tubuhnya dengan cara mengawasi asupan makanan yang masuk ke dalam tubuhnya.

Oleh sebab itu banyak pengusaha yang langsung tertarik untuk membuat berbagai olahan makanan sehat, termasuk olahan yang menggunakan bahan baku green tea.Apa sih manfaat yang dimiliki green tea? Teh yang satu ini bisa bermanfaat sebagai antioksidan, juga bisa memperbaiki sel-sel yang rusak, menghaluskan kulit, melangsingkan tubuh, mencegah kanker, mencegah penyakit jantung, dan mengurangi kolesterol dalam darah.

Omzet yang Besar

Awalnya green tea merupakan suatu minuman herbal yang biasa dikonsumsi dengan cara diseduh seperti kita menyeduh teh pada umumnya. Namun, kebiasaan mengonsumsi green tea dengan cara diseduh dengan cepat berganti dengan mengolahnya menjadi berbagai olahan makanan lezat seperti cokelat, opak, martabak, bahkan kue jajanan tradisional (kue cubit). Kenapa? Karena rasa pahit yang dimiliki oleh green tea membuat sebagian orang enggan untuk mengkonsumsinya ketika harus dikonsumsi secara diseduh.

Melihat peluang itu, maka para pengusaha makanan langsung bergerak cepat membuatnya menjadi suatu olahan yang lezat dan menyehatkan. Hal ini pula yang dengan cepat ditangkap oleh Ifah Syarifah beserta adiknya untuk membuat produk olahan makanan menggunakan green tea dengan nama Arafa Tea. Setiap bulannya ia mendapatkan omzet sebesar Rp 350 juta-Rp400 juta. WOW! Makanya tak heran kalo banyak pengusaha lain pun juga tertarik untuk mendapatkan omzet sebesar itu setiap bulannya. Ternyata, produk olahan green tea ini bukan hanya trend semata, bisnis olahan ini sangat menjanjikan kedepannya karena setiap orang pasti membutuhkan makanan dan ingin selalu hidup sehat.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama