Inilah Potensi Bisnis Jelang Imlek

Tahun baru Imlek sebentar lagi datang. Menurut orang tertentu ini bisa mendapatkan keuntungan yang menjanjikan untuk Anda yang ingin berbisnis. Apa saja itu?

barongsai

Jelang perayaan tahun baru Imlek yang hanya tinggal beberapa hari lagi memunculkan banyak peluang bisnis yang menjanjikan. Saat menjelang Imlek suasana di beberapa sudut kota sangat kental terasa dengan pernak-pernik tahun baru Imlek. 

Apalagi jika kita pergi ke mall, suasana Imlek ini akan semakin terasa kuat dengan beberapa dekorasi, hiasan dan ornamen Imlek. Selain itu ada juga sajian khas tahun baru seperti kue keranjang, dodol, jeruk dan lain sebagainnya. 

Dari sanalah tentunya secara tidak langsung muncul peluang usaha yang bisa mendatangkan keuntungan besar dari perayaan tahun baru Imlek. Lalu apa saja potensi bisnis menguntungkan saat tahun baru Imlek ini? Berikut ulasannya.

1. Berbisnis Baju Cheongsam

baju cheongsam

Baju Khas ini sering kali dipakai perempuan Tionghoa yang berpeluk badan. Baju Cheongsam identic selalu dipakai pada saat perayaan tahun baru imlek. Saat ini banyak kreasi desain baju cheongsam yang mengikuti tren mode.

Jika anda ingin #berbinis baju cheongsam ini maka Anda harus selalu mengikuti tren yang ada. Baju Imlek Cheongsam memang selalu diinovasi dan dikreasikan oleh para perancangnya agar tampak modern. Untuk tahun ini tren baju Cheongsam menurut beberapa pebisnis mengarah pada Cheongsam bergaya hanbok dan gaun.

2. Berbisnis Kue Keranjang

kue keranjang

Kue yang selalu tersaji ketika Imlek ini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan selanjutnya. Kue keranjang atau sering disebut dodol imlek atau ni kwee ini selalu menjadi kuliner favorit ketika perayaan Imlek, terbuat dari tepung ketan dan gula yang dimasak.

Untuk memulai bisnis kue keranjang Anda harus jauh-jauh hari mempersiapkannya. Proses pembuatannya akan memakan waktu, telebih lagi biasanya kue keranjang sudah dipesan jauh-jauh hari. Seperti pengrajin kue keranjang di tegal sudah kebanjuran pesanan jauh-jauh hari sebelum Imlek.

3. Berbisnis Lampu Lampion

bisnis lampion

Lampion adalah jenis lampu yang umumnya terbuat dari kertas berwarna merah yang terdapat lilin di dalamnya. Lampion bisa juga terbuat dari rangka bambu yang dibalut kertas tebal atau sutera. Pada saat perayaan Imlek keberadaan lampion sangat mendominasi terutama di setiap sudut tempat peribadatan sampai mall-mall di Ibukota.

Maka dari itu berbinis lampu lampion sangat menjanjikan. Anda bisa memproduksinya sendiri karena proses pembuatannya pun tidak sulit. Biasanya, permintaan lampu lampion bisa dari pusat perbelanjaan, kelenteng, atau kantor.

4. Berbisnis Buah Khas Imlek

bisnis imlek

Buah-buah yang selalu ada ketika Imlek adalah jeruk mandarin dan buah naga. Beberapa petani kebanjiran pesanan ketika tahun baru Imlek tiba. Momen seperti ini bisa jadi Anda manfaatkan untuk berbisnis musiman dengan berjualan buah naga dan jeruk.

Untuk mendapatkan harga yang lebih murah Anda bisa memesannya langsung dari petani-petani. Harga buah naga berjenis merah hanya sebesar Rp 30 ribu per kg. Sementara untuk buah naga biasa yang berwarna putih, per kg dipatok Rp 20 ribu.

5. Menjual Lilin Imlek

bisnis imlek lilin

Peluang bisnis berikutnya adalah menjual lilin Imlek dan pohon angpau. Lilin-lilin ini sangat dibutuhkan di klenteng-klenteng, tentunya akan membuka peluang bisnis yang besar untuk Anda. Dengan kreasi yang variatif akan membuat lilin Imlek lebih unik.

Anda bisa berkreasi dengan menghubungkan tema Imlek yang ada. Seperti misalnya saat di tahun lalu adalah tema tahun kuda, maka Anda bisa menggambar kuda pada lilin tersebut. Anda juga mengkreasi lilin dengan tulisan yang berisi doa ataupun syair berbahasa China. Jika hal ini bisa Anda lakukan tentu akan semakin menambah nilai jual lilin tersebut.

Nah, itulah beberapa contoh peluang bisnis yang menjanjikan jelang tahun baru Imlek. Selamat berbisnis.

Baca juga: Peluang Bisnis UKM yang Menjanjikan di 2016

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama