Cara Mengelola Utang Secara Efektif

Punya utang lebih dari satu tak akan jadi masalah, asalkan tahu cara mengatur pembayaran kredit yang benar. Simak arahan kami untuk tentukan pinjaman mana yang harus dibayar berdasar skala prioritas.

Jika dilakukan secara bijak, utang merupakan daya pengungkit yang menjadi bagian strategi dalam meningkatkan kepemilikan aset.

Lewat pinjaman, seseorang dapat memiliki rumah dan kendaraan pribadi, barang-barang elektronik, gadget, hingga berinvestasi dalam sebuah bisnis.

Lalu, bagaimana cara mengelola utang ketika Anda telah mengajukan pinjaman kepada lebih dari satu sumber?

Perhatikan arahan mudah berikut ini! Tidak perlu meminta bantuan dari konsultan keuangan untuk mengelola utang-utang Anda.

Kenali Jenis Hutang yang Dimiliki

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah periksa terlebih dahulu jenis pinjaman yang Anda miliki. Hal ini diperlukan agar Anda bisa mengetahui kadar kesehatan keuangan Anda.

Setelah itu, buat kategori sesuai dengan utang Anda. Yang paling mudah, Anda bisa mengelompokkannya berdasarkan dari segi penggunaan yaitu, utang produktif dan utang konsumtif.

Baca juga: Manfaat Online Payment Buat Pengeluaran Lebih Hemat

Utang produktif merupakan pinjaman yang digunakan untuk membeli aset produktif yang nilainya akan terus meningkat. Contoh, kredit rumah, investasi, hingga modal kerja dengan mengajukan Kredit Tanpa Agunan atau Kredit Multiguna sebagai modal awal.

Sementara itu, utang konsumtif merujuk padapembelian aset konsumtif Biasanya, utang konsumtif banyak menggunakan kartu kredit dalam hal pembayaran. Misalnya, jika Anda mencicil membeli handphone atau tiket pesawat selama 12 bulan.

Sudah membuat kategori untuk utang Anda, selanjutnya tentukan prioritas untuk pembayaran dengan dua cara di bawah ini:

1. Prioritaskan Cicilan Bunga Lebih Tinggi

Utang dengan bunga tinggi biasanya banyak ditemukan pada kartu kredit yang menggunakan sistem bunga berbunga. Oleh karena itu, pembayaran utang kartu kredit sebaiknya menjadi prioritas Anda agar bunganya tidak melilit Anda.

Banyak pakar keuangan yang menerapkan metode debt avalance untuk mengelola utang. Debt avalance merupakan metode yang memprioritaskan pembayaran utang mulai dari bunga tertinggi hingga bunga terendah.

Baca juga: Apakah Penting Punya Kartu Kredit Tambahan?

Cara ini digunakan untuk menjaga bunga pinjaman tidak melambung tinggi ketika Anda mengambil pembayaran minimum atau menunda pembayaran.

Perihal bunga yang lebih tinggi ini juga berlaku jika Anda memiliki kartu kredit lebih dari satu. Utamakan kartu kredit dengan bunga yang lebih tinggi dibanding kartu kredit dengan bunga rendah.

2. Kelola Utang Dari Jumlah Paling Kecil

Setelah menelaah besaran bunga, kemudian bayarlah utang Anda berdasarkan nominal yang paling kecil. Penerapan cara ini disebut dengan debt snowball.

Utang yang kecil ini bukan cuma dilihat berdasarkan nominal awal saja. Anda juga harus menjumlahkan semua biaya utang, termasuk bunga, denda keterlambatan, biaya administrasi, serta mempertimbangkan skema perhitungan bunga perbulan.

Baca juga: Jurus Cepat Melunasi Utang yang Menunggak

Setelah semuanya dijumlahkan, Anda mengurutkan pinjaman dengan jumlah lebih kecil untuk dijadikan prioritas dari jumlah utang yang lebih besar.

Pinjaman dalam jumlah besar mungkin perlu waktu lama untuk melunasinya, sedangkan utang yang jumlahnya relatif kecil akan lebih mudah untuk dibayar. Dengan begitu, Anda juga dapat lebih cepat mengurangi kuantitas tunggakan.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama