Ayo, Buat Hobimu Jadi Bisnis Menguntungkan!

Memiliki hobi memang menyenangkan, namun pernahkan Anda berpikir untuk memanfaatkan hobi tersebut menjadi sesuatu yang menghasilkan uang? Kalau belum, yuk dimulai dari sekarang, hasilnya lumayan loh.

  1. kenali pasar anda
  2. peka melihat hambatan dan peluang
  3. santai saja, jangan buru buru

Semua orang pasti setuju kalau saat kita menikmati hobi di waktu senggang adalah hal yang menyenangkan. Namun, pernahkan Anda berpikir untuk merubah aktivitas yang sangat disukai tersebut menjadi suatu bisnis menguntungkan?

Apapun hobi yang diminati, seperti di bidang fotografi, seni desain, travelling, bahkan hingga bermain game sekalipun bisa dijadikan pekerjaan yang mampu menghasilkan uang lumayan besar. Lagi pula, siapa juga sih yang tidak mau menghasilkan pendapatan melalui hal-hal yang disukainya? Hampir tidak ada bukan.

Hobi bisa menjadi bisnis menguntungkan loh!

Memang, sebelum membicarakan masalah ini, mungkin sebagian dari Anda sudah merencanakan ingin menjadikan hobi menjadi pekerjaan sehari-hari. Sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan tersebut, ada saja masalah yang selalu menghambat kita untuk bisa menghasilkan uang dari sesuatu yang disukai.

Namun, tidak mudah bukan berarti gagal kan, sudah banyak orang di luar sana, baik itu fresh graduate hingga pensiunan yang sukses berbisnis hanya dengan menjalankan hobinya. Bila berminat, ada beberapa proses yang harus dilalui sebelum memulai usaha dari kegiatan favorit. Ini dia.

Kenali Pasar Anda

Apapun bisnis yang ingin dibangun, Anda wajib untuk mengetahui siapa target bisnis yang dituju. Hal ini dibutuhkan untuk mengetahui seberapa besar sasaran yang tersedia. Jika tidak tersedia, segala modal dan jerih payah yang tercurah bisa menjadi percuma bila usaha tersebut gagal. Ada beberapa tahap meriset pasar usaha, ini dia:

1. Ketahui segmen pasar yang ingin dituju. Namun, hal itu seharusnya sudah muncul di kepala Anda ketika ide bisnis sudah muncul. Jika target sudah diketahui, buat apa menghambur-hamburkan modal untuk mencoba semua pasar yang belum tentu berhasil.

2. Tentukan lokasi usaha berdasarkan segmen. Saat akan memasuki pasar, segeralah tentukan di mana Anda akan membuka lokasi bisnis. Apakah mau offline seperti membuka toko, atau secara online melalui internet serta media sosial. Semuanya tergantung dari jenis usaha yang mau dijalankan.

3. Jangan musuhi kompetitor, karena di dalam dunia bisnis, mereka justru bisa digunakan sebagai pembuka jalan kesuksesan kita loh. Ingat, pihak pesaing terkadang justru lebih berpengalaman karena sudah lebih dulu masuk ke pasar lebih dulu. Dengan begitu, ada banyak hal yang bisa dipelajari untuk pengembangan usaha Anda.

4. Lakukan analisis modal secara matang, karena percuma saja memilikinya hingga berlimpah namun tidak tahu cara memakainya. Karena itu, Anda harus mengetahui seberapa besar jumlah investasi yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis Anda.

Peka Melihat Hambatan dan Peluang

Jadilah yang terdepan dengan berbisnis dari hobi

Maksudnya adalah Anda harus siap menghadapi pasang surut dari bisnis Anda. Banyak hal yang bisa membuat usaha menurun, seperti naiknya harga BBM dan bahan baku. Cari informasi mengenai kondisi pasar melalui media yang tersedia di mana saja baik cetak maupun online. Agar Anda lebih siap dengan keadaan tersebut.

Di samping itu, bila memiliki modal cukup, cobalah untuk membuka investasi lain yang lebih kecil untuk menopang bisnis utama Anda. Walaupun hasilnya terkadang tidak seberapa besar, namun itu sangat berguna menjaga stabilnya aliran laba yang masuk ke kantong.

Santai Saja, Jangan Buru-Buru

Maksudnya adalah, perhatikan masalah waktu, sebab yang namanya bukan membuka bisnis tidak sama dengan membeli barang. Ada banyak proses yang menyertainya, jangan paksakan untuk jalan bila belum siap. Selain itu, bila sudah berjalan, jangan termakan nafsu mengambil laba sebanyak-banyaknya dengan mengambil order yang sangat banyak padahal sumber daya tidak mampu menopang.

Sebagai saran, bila baru menjalankan bisnis, ambilan pekerjaan yang sifatnya “recehan”. Yaitu ringan dan tidak terlalu menyita waktu. Seiring bertambahnya pengalaman, cobalah untuk meningkatkan level hingga benar-benar siap mencurahkan waktu untuk usaha Anda.

Sebagai contoh, bila memiliki keinginan untuk membuka restoran besar, mulai saja dulu dengan membuka warung makan gerobakan yang tidak membutuhkan modal besar. Di samping itu, dari sana Anda bisa belajar bagaimana mengatur keuangan dan manajemen usaha kan.

Bagi yang belum berpengalaman, tidak ada kata terlambat kok untuk mencoba berbisnis. Apalagi, jika memiliki waktu senggang dan modal yang cukup. Jalan membuka usaha sendiri tentu akan semakin lebar.

Jadi, selamat berbisnis!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama