5 Rahasia Sukses Memulai Bisnis Kontrakan

Bisnis kontrakan memang sangat menjanjikan, bahkan bisa dijadikan investasi. Apa rahasia sukses untuk memulai bisnis kontrakan? Simak artikel berikut ini

Jual Rumah

Perkembangan ekonomi di sebuah daerah secara otomatis berpengaruh pada lonjakan pendatang yang ingin mencari rezeki di kota besar. Contoh saja Jakarta setiap tahunnya mengalami lonjakan pendatang apalagi sehabis Lebaran. Pada musim arus balik tahun ini pendatang baru mencapai 70 ribu orang.

Banyaknya pendatang ke kota besar menciptakan peluang bisnis yang menjanjikan di bidang properti yaitu bisnis kontrakan. Para pekerja pendatang yang bekerja di kota besar belum memiliki tempat tinggal, jika membeli rumah kemungkinan belum memiliki dana, bisa juga dengan menumpang dirumah teman, kerabat atau keluarga. Salah satu yang menjadi solusi adalah dengan mengontrak rumah.

Dengan contoh kasus seperti itu tentunya masih terbuka luas untuk Anda yang ingin memulai bisnis kontrakan. Kira-kira apa rahasianya agar sukses memulai bisnis kontrakan? Dibawah ini kami jabarkan 5 rahasia sukses memulai bisnis kontrakan, mari simak lebih lanjut.

1. Modal

Modal KPR

Pertama yang perlu dipersiapkan adalah modal. Untuk memulai bisnis kontrakan,diperlukan modal yang tidak sedikit. Anda harus mempersiapkan modal besar untuk membangun sebuah rumah untuk dikontrakkan nantinya.

Anda tidak berencana untuk membangun rumah karena butuh perhitungan matang dan modal yang banyak, solusinya bisa memanfaatkan fasilitas cicilan KPR. Cobalah untuk mengajukan ke bank,banyak produk KPR yang bisa dipilih. Anda hanya perlu mempersiapkan uang muka 30 persen dari harga rumah, cicilan bulan pertama, dan biaya administrasi legal.

Selanjutnya jika KPR disetujui, Anda bisa menyewakan rumah tersebut dengan keuntungan 30% - 40 %, pemasukan dari uang sewa bisa Anda bayarkan untuk cicilan rumah.

2. Cari Lokasi Strategis

Denah Rumah

Lokasi menentukan harga sewa rumah. Lokasi-lokasi strategis yang tepat untuk dibangun rumah kontrakan adalah dekat dengan perkantoran, daerah industri, kampus, pusat pembelanjaan, dan dekat dengan akses jalan besar. Sama halnya jika Anda ingin mengajukan KPR bank, pilihlah lokasi yang tepat.

Jika lokasi kontrakan jauh dari tempat-tempat diatas, maka usahakan kontrakan Anda memiliki nilai plus, seperti linkungan yang nyaman, jauh dari kebisingan, dan memiliki masyarakat yang baik. Jadi si penyewa tetap memilih kontrakan tersebut walaupun lokasi tidak strategis.

3. Perhatikan Desain Bangunan

Desain Rumah Impian

Selain faktor lokasi dan nilai plus, hal lain tidak kalah penting adalah desain bangunan kontrakan. Tidak selalu lokasi strategis yang menjadi incaran orang tetapi desain rumah unik, indah dan elegan terkadang menjadi pilihan si penyewa.

Desain dan tata ruang kontrakan tidak selalu harus luas tetapi perhatikan juga penerangan, sirkulasi udara, langit-langit yang tinggi, dan fasilitas yang cukup. Terlebih lagi jika Anda pintar menata tatanan desain interior dan eksterior sehingga rumah kontrakan memiliki nilai jual yang tinggi.

4. Harga Sewa yang Kompetitif

Rumah Disewakan

Harga sewa kompetitif dapat menjaring penyewa kontrakan. Tetapi sebelum menentukan harga ada baiknya Anda melakukan survey harga pasaran terlebih dahulu. Menentukan harga terlalu mahal dari pasaran juga tidak bagus karena membuat penyewa berpaling, sedangkan menentukan harga terlalu rendah pun akan merugi.

Untuk itu carilah harga yang tepat, jagan terlalu mahal dan jagan telalu rendah. Jika Anda tetap ingin memasang harga sewa yang tinggi perhatikan rumah yang ingin dikontrakan. Rumah tersebut haruslah memiliki nilai jual seperti desain bagunan, fasilitas cukup dan nilai tambah lainnya.

5. Cermat dalam Manajemen Keuangan

Budget Beli Rumah

Hal terakhir yang harus diperhatikan adalah manajemen keuangan dalam berbisnis kontrakan. Untuk meningkatkan dan memajukan sebuah bisnis maka Anda harus cermat memperhatikan cashflow pada keuangan Anda. Mengatur dan mengendalikan pengeluaran operasional merupakan hal wajib dalam berbisnis kontrakan.

Anda bisa membuat bugeting untuk perawatan kontrakan setiap bulan, mulai dari biaya pemeliharaan kebersihan, pengeluaran gaji penjaga, dan biaya lainnya. Jika memiliki manajemen baik bukan tidak mungkin bisnis kontrakan Anda akan berkembang lebih baik.

Bagaimana, itulah 5 rahasia yang dapat Anda perhatikan sebelum memulai bisnis kontrakan. Selamat berbisnis!

Baca juga: Bagaimana Cara Memilih KPR Yang Aman?

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama