Zhaza Laila, Mulus Berbisnis Jilbab Instan Online

Mengenal sosok perempuan bertubuh langsing ini segera saja merasakan energi positif. Dia rela meninggalkan pekerjaan di bank swasta, demi merintis Hijab2day jilbab instan tanpa jarum. Kini dia bisa mereguk hasil jerih payahnya.

Zhaza Laila ibu muda kelahiran 22 Maret 1992 (24 tahun)ini sangat peduli dengan penampilannya. Tak jarang di setiap pakaian yang digunakannya selalu tampak matching mulai dari celana, baju sampai jilbab yang dipakainya. Dalam berpakaian Zhaza sering merasa tidak cocok dengan jilbab yang ia gunakan, karena ada saja kekurangan dari jilbab yang dipakainya.

Berawal dari kegelisahan itu, muncul ide untuk berbisnis jilbab. Dalam dunia bisnis, Zhaza memang sudah tidak asing lagi. Sejak kuliah dia sudah pernah melakukan bisnis yang tidak jauh dari fashion.

Dahulu Zhaza sempat berkarir di salah satu bank swasta yang ada di Jakarta. Karena kecintaannya akan dunia bisnis, ia rela meninggalkan karirnya untuk usaha yang sedang dijalaninya. Pada suatu hari, ibu dengan perawakan kecil mungil ini menyempatkan waktunya untuk bertemu dengan tim KreditGoGo dan bercerita seluk beluk bisnisnya. Berikut ulasan wawancaranya.

Apa nama usaha jilbab yang sedang dijalani, dan apa kelebihan dari jilbab ini?

Hijab2day nama usaha yang sedang saya rintis saat ini. Kalau berbicara tentang kelebihan, Hijab2day lebih praktis dan instant. Apalagi zaman sekarang orang lebih suka memilih sesuatu hal yang serba cepat, maka dari itu saya buatlah jilbab instant ini. Walau jilbab ini terbilang instant namun tidak kalah fashionable dengan model-model jilbab yang telah ada.

Sudah berapa lama menjalankan bisnis ini?

Bisnis ini sudah berjalan sekitar dua tahun. Tapi, kalau benar-benar total dalam pengerjaannya, sekitar satu tahun lebih. Soalnya dulu saya kan berkerja, jadi untuk membeli bahan dan ke penjahit saya titipkan ke karyawan.

Ada berapa macam pilihan warna dan model yang terdapat pada Hijab2day?

Sebenarnya ini bisa jadi hal yang unik dalam penjualan Hijab2day. Karena, warna yang saya keluarkan ini tidak cuma tiga atau lima warna saja. Di sini saya juga memberikan pilihan sampai 18 warna dalam satu model jilbab.

Untuk modelnya sendiri saya suka ganti-ganti tiap bulannya, karena saya ingin ada warna yang berbeda dari Hijab2day. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk produk yang lama saya produksi kembali jika ada pesanan dari para konsumen.

Ada yang ingin dikembangkan lagi selain dari bisnis jilbab ini?

Kalau dalam waktu dekat belum ada, karena sekarang saya lebih fokus mencari pelanggan tetap dan reseller. Walaupun ada kesempatan, saya mau merambah ke baju muslim khusus wanita. Karena saya suka isengingin memadu padankan jilbab dengan pilihan baju muslim yang cocok. Tapi baju muslim disini bukan benar-benar yang syar’i, masih bisa dibilang seperti casual muslim dan masih menjaga aurat bagi wanita yang menggunakan jilbab.

Untuk memasarkan Hijab2day hal apa yang dilakukan?

Sekarang ini zaman internet dan online. Saya terbantu sekali dengan adanya teknologi yang satu ini. Saya memakai Instragram @hijab2day untuk meng-update produk terbaru dan pelanggan saya bisa langsung melihat dan memesannya. Saat ini saya sudah punya 27 ribu followers. Pembayaran pun lebih mudah dengan online dengan sistem transfer. Dengan zaman online seperti ini sepertinya dapat membantu siapa saja membangun bisnis. Apalagi bila membutuhkan modal, bisa mencari pinjaman di website yang prosesnya cepat, mudah, dan aman.

Apa kegiatan Zhaza selain berbisnis online?

Saya sangat suka traveling, bagi saya kegiatan tersebut adalah suatu hal yang menjadi kebutuhan saya. Dengan traveling pikiran saya menjadi lebih tenang, relax, dan lebih fresh. Selain itu saya juga pengguna salah satu kartu kredit yang memudahkan saya traveling. Banyak sekali manfaat yang bisa saya dapatkan dari kartu ini.Untuk berbagai transaksi saya memang banyak menggunakan kartu kredit termasuk untuk bisnis.

Baca juga:

Inilah 8 Sumber Dana untuk Modal Usaha
Pinjaman yang Bisa Berikan Modal Tanpa Proses Ribet

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama