Ini Dia Nih Ponsel Android di Bawah 2 Jutaan

Punya kocek terbatas tapi ingin punya HP berkualitas? Tidak usah khawatir, berikut ini kami sajikan deretan ponsel berkualitas namun dengan harga yang relatif murah.

  1. 270 juta orang indonesia menggunakan ponsel
  2. pasar dikuasai oleh Samsung dan Apple
  3. everything's made in China
  4. ponsel  tiongkok mulai bermuncul
  5. ponsel android dibawah 2 jutaan

ponsel android murah di bawah 2 juta

Hari gini masih pake ponsel monochrome? Mohon maaf, bukan maksud ingin meledek, tapi handphone itu bisa apa sih sekarang? Apalagi ini tahun 2014, yang dimana kita begitu cepat dalam menerima informasi. Bila Anda tidak mau disebut ketinggalan zaman, kuper, sudah sebaiknya Anda membeli telepon genggam yang dapat mengoperasikan sistem Android, tidak lain demi memudahkan segala urusan Anda. Lho, tapi bukannya mahal ya? Dulu sih iya, tapi sekarang tidak lagi! Kami akan memberikan Anda rekomendasi membeli handphone dibawah 2 juta rupiah. Apalagi sebentar lagi Anda akan mendapatkan THR dari perusahaan, kan asyik tuh kalau uangnya dipakai untuk beli hp baru untuk lebaran. Ponsel baru, alhamdulillah. Cieeee.

270 juta orang Indonesia menggunakan ponsel

smartphone

Berbagai macam vendor berlomba-lomba membuat produk ponsel untuk kalangan low-end, tidak lain hanya untuk merebut hati masyarakat. Bahkan sebuah penelitian dari lembaga survei di Amerika Serikat menunjukkan bahwaorang Indonesia adalah pengguna ponsel pintar nomor satu di dunia dengan waktu pemakaian rata-rata 181 menit per hari. Sementara jumlah sambungan internet di Indonesia saat ini memiliki 47 juta pengguna internet. Selain itu, pesatnya pertumbuhan komunikasi mobile, ada 270 juta pengguna handphone. Rata-rata kepemilikan ponsel paling banyak adalah di DKI Jakarta dengan persentase 1,8 ponsel per orang. 

Pasar dikuasai oleh Samsung dan Apple

apple vs samsung

Mungkin sebagian sudah tahu, bahwa pangsa smartphone selalu dikuasai oleh dua produk yang sudah mendunia, yaitu Samsung dan Apple. Mereka berdua memang bersaing ketat dalam mencuri perhatian publik, meski keduanya memiliki sistem yang berbeda. Namun, pertarungan sengit tak pernah terlewatkan. Klaim dan saling menuntut menjadi hal yang lumrah terjadi diantaranya. Tapi, pertarungan keduanya berada di kelas high-end mobile, sehingga sulit disalip oleh produk lain yang serupa.

Everything's made in China

Mungkin Anda pernah mendengar orang mengatakan, “sekarang hampir semua produk merupakan buatan Cina.” Ya, memang itu ada benarnya, tidak terkecuali untuk handphone. Kemajuan teknologi komunikasi tidak disangkal lagi sangat terkait dengan kesuksesan yang dicapai oleh negara berpenduduk 1,4 miliar orang tersebut. Mungkin Anda sudah familiar dengan nama-nama Gstar, D-one, My-G, Nexian, Swahoo, dan Titan. Bahkan Negeri Ginseng pun mampu memberikan dampak serius terhadap portfolio investasi teknologi komunikasi, seperti teknologi 3G. Dengan mudah, Cina mampu menolak penggelaran teknologi 3G dan memaksa investor dan pengembang teknologi ini mengikuti standar yang diinginkan oleh mereka.

Ponsel Tiongkok mulai bermunculan

Yang tidak kalah menarik, selain sebagai pasaran konsumen ponsel, Cina juga memproduksi ponsel secara masif menghadirkan berbagai merek lokal yang mulai digemari konsumen lokal maupun luar negeri, termasuk Indonesia. Ini terjadi ketika sistem pengoperasian Android kian digandrungi oleh masyarakat luas dalam beberapa tahun belakangan. Di daratan Cina ada merek-merek yang sama sekali baru, seperti K-touch, Gionee, Huawei, ZTE, Spansion, Qimonda, Amoy, Elitek, dan puluhan lainnya, menyaingi merek-merek ternama seperti Samsung, Apple, Nokia, Motorola, atau Sony, LG, dan BlackBerry. Hebatnya, produk-produk tersebut dibanderol dengan harga kisaran 2 juta rupiah. Mungkin Anda juga akan bergumam, “daripada gak bisa ikut pakai iPhone, tapi setidaknya dengan hp Cina, kita bisa internet-an dengan kualitas yang lumayan.” Tak hanya itu, fitur yang ditawarkan pun beda tipis dengan ponsel mahal. Soal kualitas Anda jangan meragukan pabrikan Cina. Beberapa brand diantaranya telah mendunia, dan menjadi gadget yang generik di Indonesia.

Ponsel dibawah 2 juta-an

Kami akan merekomendasikan Anda handphone dibawah dua juta rupiah yang layak Anda beli, yang tentunya akan memudahkan ketika Anda melakukan multi-tasking, browsing atau sekedar melakukan gaming. Tak hanya itu, Anda bisa membelinya dengan mencicil lewat kartu kredit, atau langsung tunai di online shop Lazada. Yuk, simak ulasannya sebagai berikut;

1. Lenovo A526 Rp. 1.899.000. Menyediakan media penyimpanan terbagi menjadi 2 memori internal dan eksternal, memori internal berukuran 4GB, sedangkan memori eksternal mengguanakn slot microSD yang memungkinkan untuk di upgrade hingga kapasitas maksimal 32GB, sedangkan prosesor yang digunakan adalah quadcore dengan kecepatan clock 1.3 GHz yang mengguankan chipset Mediatek MT6582M, untuk menunjang kinerja handphone agar bekerja optimal mendapatkan dukungan RAM berukuran 1GB yang berjalan menggunakan sistem operasi Android OS, v4.2.2 (Jelly Bean).

2. Acer Z150 Liquid Z5 Duo Rp. 1.699.000. Dilengkapi sistem Android 4.2.2 Jelly Bean yang berjalan pada kecepatan prosesor Dual Core 1.30 GHz serta kapasitas RAM 1 GB. Ini tentunya dapat mendukung Anda dalam menjalankan berbagai aplikasi dan game. Kapasitas penyimpanan internal yang diberikan oleh Acer sebesar 4 GB yang dapat Anda tambah hingga 32 GB dengan kartu memori microUSB. Serta kamera yang memiliki resolusi 3MP.

3. Asus Zenfone 4 Rp. 1.599.000. Sebelumnya, Asus meruapakan brand yang mengeluarkan berbagai macam produk komputer, dan laptop. Namun, belakangan ikut meramaikan pasar ponsel pintar.  Dilengkapi dengan berbagai macam spesifikasi prosesor quadcore Intel Z2520 yang berkecepatan 1.2 GHz serta RAM berkapasitas 1GB. Sedangkan, untuk media penyimpanan, smartphone ini menyediakan kapasitas 8GB dengan bantuan kartu memori eksternal. Mobile ini menjalankan OS Android Jelly Bean v4.3 yang dapat Anda update menjadi Android KitKat v4.4.

4. K-Touch Titan S Rp. 1.599.000. Setelah sukses dengan pengdahulunya, K-Touch Lotus II, kini ponsel pintar pabrikan Cina itu kembali dengan K-Touch seri Titan S. Berbekal dengan processor quadcore Snapdragon S4 berkecepatan 1.2 GHz dengan RAM 1 GB dapat memudahkan aktivitas Anda depan layar handphone.

5. Huawei Ascend P1 Rp. 1.999.000. Pabrikan Huawei tak mau kalah dengan para kompetitornya. Mereka meluncurkan Huawei P1 yang mendukung berbagai pekerjaan untuk membuka berbagai aplikasi. Dibekali dengan prosesor Dual-core Cortex-A9 dengan chipset TI OMAP 4460 berkecepatan 1.5 GHz plus RAM 1 GB, rasakan mulusnya membuka berbagai aplikasi dalam satu waktu. Tak hanya itum grafisnya didukung PowerVR SGX540 untuk kinerja grafis yang maksimal. Smartphone ini telah berjalan dengan sistem operasi Android 4.0 ICS.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama