Antisipasi Tren Gadget 2017

Ada beberapa gadget yang bakal rilis di tahun 2017. Mulai dari smartphone, tablet, hingga smartwatch. Sebelum membeli yang baru, ketahui lebih dulu inovasi fitur di dalamnya.

Tahun 2016 membawa beberapa perkembangan penting dalam dunia gadget. Teknologi virtual reality di smartphone semakin mudah untuk diakses dengan perkembangan Google Cardboard.

Program Google Nexus pun diganti dengan seri smartphone Google Pixel. iPhone 7 dan iPhone 7 Plus juga diluncurkan, dengan iPhone 7 Plus menjadi smartphone produksi pertama Apple yang dilengkapi dua kamera utama di bagian belakang. iPad Pro versi 9.7 inci juga diperkenalkan.

Berikutnya, inovasi apa yang dihadirkan pada 2017?

Smartphone

Samsung Galaxy S8 menjadi ponsel pintar yang diantisipasi dan sangat disorot gebrakannya tahun ini. Hal tersebut tidak lepas dari insiden ditariknya Samsung Galaxy Note 7 dari pasar karena permasalahan baterai.

Kabarnya, Galaxy S8 akan tersedia dalam dua ukuran layar, versi kecil dan satu versi besar. Soal ukuran, belum dipastikan. Ada yang menyebut 5.1 dan 5.5 inci atau, bisa jadi, 5.4 dan 6.2 inci.

Yang jelas, layarnya akan hadir dalam versi melengkung (curved). Home button pada S8 juga bakal dihilangkan. Sensor fingerprint akan dipindahkan ke layar dengan teknologi sonic fingerprint reader.

Samsung nampak sangat berhati-hati dengan peluncuran produk terbarunya ini. Sebelumnya, Galaxy S8 dijadwalkan rilis Februari 2017. 

Namun, tampaknya Anda harus lebih bersabar menunggu hingga April atau bahkan lebih lama lagi.

Sementara itu, para kompetitior seperti iPhone 7 masih sangat prima, begitu pun dengan Google Pixel yang sudah diluncurkan November 2016.

Ponsel Google Pixel telah diakui sebagai pemilik kamera smartphone berkualitas terbaik untuk still photo (gambar yang tidak bergerak) dengan teknologi DxOMark Mobile di angka 89.

Sedangkan untuk kamera video (gambar bergerak) terbaik dimiliki oleh iPhone 7 Plus dengan memanfaatkan dua kamera utama.

Oneplus 3T yang mengusung chipset setara dengan Google Pixel (Snapdragon 821) dan sistem memori 6 GB hadir sebagai alternatif smartphone lebih ekonomis. Dibanderol hanya setengah harga dari Google Pixel ataupun iPhone 7.

Tablet

Untuk tablet, iPad Pro masih menjadi tablet yang paling mumpuni dan cukup mampu bertahan di bursa gadget. Ini juga dengan mengingat harga iPad Pro yang sangat premium, baik untuk versi 9,7 inci maupun 12 inci.

iPad Pro memiliki kemampuan prosesor praktis yang menyamai keunggulan laptop Apple Macbook entry level. Bahkan, iPad Pro dapat digunakan untuk mengedit video resolusi 4K.

Keunggulan lain seri iPad Pro adalah dukungan aksesoris Apple Pencil, sebuah stylus untuk menggambar & menulis yang memberikan pengalaman layaknya menggunakan pensil atau pena pada kertas.

Ada kemungkinan versi baru iPad Pro akan diluncurkan di tahun 2017 ini untuk update spesifikasi, mengikuti perkembangan teknologi serta menyanggupi antusiasme pasar yang laris membeli iPad Pro ini.

Tahun 2016, tidak ada tablet berbasis Android yang dirilis baru. Terakhir Samsung merilis Galaxy Tab S2 pada akhir 2015 dan Galaxy Tab S3 batal meluncur akhir 2016 ini.

Galaxy Tab S3 diharap mampu lebih menyamai perkembangan dari sisi smartphone Samsung khususnya Galaxy S7.

Selain diperkirakan akan menggunakan prosesor atau chipset Qualcomm teranyar, serta RAM berkapasitas 6 GB, tablet ini juga dirancang tahan air (waterproof) sebagai inovasi dari seri pendahulunya, Tab S2.

Fitur tahan air seperti itu telah lebih dulu diaplikasikan oleh Sony Xperia Z3 Tablet. Dan jangan salah, spesifikasi Z3 Tablet juga menempatkannya pada kategori high-end.

Saat ini juga Z3 Tablet adalah tablet flagship tertipis yang beredar di pasaran dengan ukuran layar 10 inci yang lebih tipis dari ukuran iPad Pro.

Namun, harus diakui bahwa iPad Pro memiliki kemampuan komputasi yang lebih besar, berhubung iPad Pro dirilis setelah Z3 Tablet.

Smartwatch

2016 cukup lesu secara penjualan untuk smartwatch. Beberapa merek seperti Motorola, Lenovo, dan Huawei, batal mengeluarkan versi terbarunya.

LG meramaikan pasar dengan LG Watch Urbane 2. Samsung pun turut menghadirkan Samsung Gear S3, dan Apple menambah persaingan dengan meluncurkan Apple Watch Series 2.

Namun, biaya untuk memiliki ketiga smartwatch ini masih dirasa cukup mahal dengan harga di atas USD 300.

LG Watch Urbane 2 memiliki konektivitas LTE seluler sendiri, sehingga dapat beroperasi tanpa di-pairing dengan smartphone. Demikan juga dengan Samsung Gear S3.

Adapun keunggulan Samsung Gear S3 dibanding Urbane 2 adalah adanya fitur bezel di Gear 3. Bezel di Gear 3 bisa diputar dan berinteraksi dengan software pada smartwatch tersebut.

Ada juga perbedaan Gear 3 adalah Gear 3 menggunakan sistem operasi Tizen, berbeda dengan Urbane yang menggunakan Android Wear dari Google.

Dari sisi Apps, jumlah Apps untuk Tizen pun untuk Android Wear masih terbatas. Namun, ada kecenderungan bahwa akan ada lebih banyak apps untuk Android Wear karena lebih banyak brand yang menggunakan Android Wear.

Smartwatch dengan sistem operasi Tizen, saat ini hanya diproduksi oleh Samsung.

Sementara Apple Watch Series 2 adalah update Apple Inc. terhadap smartwatch dengan daya tahan baterai lebih baik, layar sentuh lebih responsif, serta konektivitas bluetooth dengan iPhone yang lebih baik.

Apple masih memutuskan bahwa smartwatch harus di-pairing dengan smartphone, tidak seperti berbagai smartwatch Android Wear terbaru.

Bahwa beberapa brand gadget tidak mengeluarkan model smartwatch baru di 2016 ini, bisa dibilang agak mengkhawatirkan bagi Google.

Sebab, rencananya tahun 2017 ini Google akan meluncurkan sistem operasi Android Wear versi 2.

Namun, Google telah menjalin kerjasama dengan salah satu manufaktur untuk merilis dua buah smartwatch flagship dengan Android Wear 2. Nama partner manufaktur ini, belum diumumkan.

Teknologi terus berkembang. Diramalkan, FitBit, perusahaan yang spesialisasi pada pembuatan fitness tracker akan turut memasuki pasar smartwatch pada 2017.

Baik Anda membeli gadget sekarang atau menunggu hingga tahun 2017, akan senantiasa muncul hal yang lebih baru dan lebih maju.

Lebih baik membeli gadget sesuai dengan kebutuhan Anda. Agar lebih fleksibel, kami sarankan untuk menggunakan kartu kredit dalam merencanakan pembelanjaan gadget Anda. Bila mendaftarkan kartu HSBC Visa Platinum via KreditGoGo, Anda akan mendapatkan voucher belanja group MAP senilai Rp 1 juta rupiah, yang bisa digunakan di berbagai gerai fashion & sporting-goods di seputar Indonesia. Belum lagi berbagai fasilitas yang memperingan belanja seperti cicilan 0% dan lain sebagainya.

#TrenGadget

Baca juga:
Asus Zenfone, Merek Smartphone yang Naik Daun di Indonesia
Nike Hyperadapt 1.0, Teknologi Sepatu Pintar

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama