Yuk, Kenali 7 Jenis Tabungan di Indonesia

Sebelum memutuskan untuk menabung di bank, yuk ketahui terlebih dahulu jenis-jenis tabungan di Indonesia agar Anda tidak salah dalam memilih.

Tabungan masih menjadi pilihan banyak orang untuk menyimpan uang. Walaupun jumlah bunga dari tabungan terbilang kecil, tapi tabungan tetap digemari sebagai pilihan produk finansial. Mengapa? Karena tabungan merupakan tempat menyimpan uang paling aman.

Di Indonesia, perbankan memiliki beberapa jenis-jenis tabungan. Nah, mengenali jenis-jenis tabungan di Indonesia sangat penting agar Anda tidak keliru dalam memilih produk. Perbedaan jenis tabungan tentu terletak pada fasilitas yang diberikan kepada nasabah.

Lantas, ada berapa jenis tabungan di Indonesia?

1. Tabungan Konvensional

Jenis tabungan ini dimiliki hampir seluruh masyarakat Indonesia. Ya, tabungan konvensional memang paling populer karena proses aplikasinya mudah dan cepat. Tabungan konvensional memudahkan para nasabah untuk menyimpan, menyetor, dan mengambil uang kapan saja.

Nasabah juga tidak perlu repot datang ke bank untuk melakukan semua transaksi tersebut. Selain mendapat nomor rekening, nasabah juga memperoleh kartu ATM yang memudahkan proses transaksi keuangan. Nasabah juga bisa melakukan transaksi melalui mobile banking atau internet banking.

Selain mendapat bunga, rekening tabungan juga akan dikenakan biaya administrasi per bulan yang besarnya berbeda-beda di setiap bank.

Setiap tabungan konvensional dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jadi, walaupun bank tempat Anda menabung bangkrut, uang di tabungan tetap akan dikembalikan.

2. Tabungan Berjangka

Ingin menabung dengan sistem uang yang tidak bisa ditarik sembarangan? Maka tabungan berjangka adalah jawabannya. Produk ini sering disebut berjangka atau deposito.

Dalam jenis tabungan ini, Anda bisa menarik uang hanya sesuai dengan jadwal kesepakatan. Jika melanggar, maka akan dikenakan denda.

Untuk jangka waktu tabungan deposito, tersedia dalam jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Bunganya juga relatif tinggi, antara 3 persen hingga 7 persen.

3. Tabungan Haji

Tabungan Haji

Ingin melakukan ibadah haji dan butuh wadah menabung yang aman? Rasanya pas jika Anda memilih tabungan haji.

Untuk jenis tabungan ini, biasanya nasabah diwajibkan untuk menyetor uang sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan. Jika tabungan sudah terkumpul hingga Rp 25 juta, maka nasabah bisa langsung mendaftarkan diri ke Kementerian Agama untuk mendapatkan nomor antrean haji.

Setelah itu, nasabah hanya tinggal menunggu waktu keberangkatan sambil terus menabung untuk melunasi biaya keperluan haji. Dan untuk bisa berangkat haji, disarankan melunasi seluruh biaya yang dibutuhkan.

Salah satu keunggulan tabungan haji ialah dilengkapi asuransi jiwa dan kecelakaan diri.

4. Tabungan Investasi

Jenis tabungan ini sangat pas bagi Anda yang gemar bermain saham. Umumnya, tabungan ini digunakan untuk nasabah yang bertransaksi jual-beli saham.

Tabungan investasi hanya bersifat sebagai penampung uang yang akan digunakan untuk membeli saham, serta untuk menyimpan laba hasil transaksi saham. Untuk menyetor saldo ke tabungan ini, nasabah tinggal transfer uang ke rekening dan tidak bisa dilakukan secara auto debit.

5. Tabungan Anak

Ingin mengedukasi anak agar rajin menabung? Tabungan anak adalah solusinya. Saat ini, banyak bank di Indonesia menyediakan produk tabungan khusus untuk anak. Tabungan anak biasanya dikemas lebih praktis, lebih berkarakter, dan memiliki biaya bulanan murah, bahkan bebas biaya administrasi.

Namun sebagai orang tua, Anda perlu cermat dalam memilih tabungan anak. Pilihlah tabungan anak yang mempunyai kelebihan serta fasilitas lebih baik.

Beberapa keunggulan dari tabungan anak antara lain persyaratan mudah, setoran awal rendah, biaya bulanan murah atau gratis, saldo minimum rendah, dan desain kartu ATM yang berkarakter. Ada juga fasilitas seperti mobile banking, internet banking, SMS notifikasi dan lain sebagainya.

6. Tabungan Giro

Tabungan giro merupakan tabungan khusus untuk transaksi bisnis. Tabungan jenis ini lebih sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan. Dalam bertransaksi, nasabah (perusahaan) tabungan giro menggunakan cek dan bilyet giro.

Sebagai catatan atas transaksi, nasabah tidak akan menerima buku rekening seperti yang Anda ketahui. Namun, pihak bank akan mengirimi nasabahnya berupa rekening koran berisi daftar transaksi selama satu bulan.

7. Tabungan Mata Uang Asing

Jenis tabungan ini diperuntukkan bagi nasabah yang ingin menabung dengan mata uang asing atau sengaja melakukan investasi mata uang asing. Investasi mata uang asing bermanfaat saat naik turunnya kurs mata uang dalam negeri.

Misalnya, ketika nilai tukar rupiah sedang anjlok terhadap dolar Amerika, saatnya Anda menjual dolar. Sebaliknya, jika nilai rupiah naik, dolar dibeli dan ditabungkan.

Jenis tabungan manakah yang menjadi favorit Anda? Pada dasarnya, menabung adalah hal positif. Bila rajin menabung, niscaya finansial akan lebih teratur.

Baca juga: Ayo Amankan Tabungan Anda

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama