Dana Pensiun Bisa Selamatkan Biaya Sekolah Anak

Bagi para orang tua, di umur yang hampir menginjak setengah abad pasti membutuhkan dana untuk sekolah anak. Kendala ini kerap dihadapi. Jika cermat, sebenarnya dana pensiun bisa menjadi 'penolong' kebutuhan dana pendidikan anak.

  1. Dana Pensiun Untuk Pendidikan Anak
  2. Penggunaan dana pensiun >50% untuk pedidikan anak. 40% untuk lain-lain
  3. kebutuhan lain-lain

Bagi karyawan swasta, masa pensiun dapat berarti berakhirnya masa bekerja di suatu perusahaan. Pun begitu dengan pegawai negeri atau pegawai pemerintah, yang akan mengalaminya ketika ketika masuk usia 50 tahun.

Bagi para orang tua, di umur yang hampir menginjak setengah abad pasti membutuhkan dana untuk sekolah anak. Pada dasarnya, semakin muda usia maka semakin awal Anda persiapkan dana pensiun, untuk kemudian dana pensiun bisa menjadi 'penolong' biaya pendidikan putra-putri Anda, bahkan hendak masuk universitas. Seperti diketahui, untuk dapat menyekolahkan anak di berbagai jenjang, para orang tua harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Bahkan, menurut Manulife Investor Sentiment Index (MISI), masyarakat Indonesia memilih menyiapkan pendidikan anak terlebih dahulu dibanding kebutuhan lain.

Ini adalah masalah pelik dihadapi orang tua. Dengan dalih tak memiliki dana untuk biaya masuk, anak-anak malah terancam berhenti sekolah karena tak mampu menyelesaikan urusan administrasi. Tentu Anda tidak ingin ini terjadi, bukan? Nah, langkah-langkah praktis berikut dapat Anda lakukan agar manajemen keuangan keluarga Anda cukup teratasi, bahkan Anda masih mampu untuk menyekolahkan anak Anda hingga sarjana.

1. Anggaran Dana

Buatlah daftar pengeluaran belanja selama satu bulan. Pastikan pengeluaran tidak melebihi pendapatan Anda selama satu bulan, sehingga Anda dapat memprioritaskan biaya terhadap pendidikan si anak. Hindari juga pembelian barang-barang yang tidak menunjang kebutuhan Anda agar seimbang dengan pengeluaran.

2. Periksalah Perputaran Uang

Sebaiknya Anda selalu memeriksa keluar-masuk keuangan sehari-hari. Ini merupakan tindakan rutin agar keuangan dapat diatur dengan baik. Anda akan mengetahui berapa banyak pengeluaran yang dikeluarkan selama ini dan untuk apa saja uang tersebut.

3. Investasi

Salah satu cara agar kondisi keuangan cukup ‘aman’ dan sejahtera di masa pensiun adalah dengan cara investasi. Aset yang akan bernilai tinggi akan Anda nikmati saat tua nanti. Dan pastikan bahwa Anda telah melakukan riset terlebih dahulu terhadap investasi yang akan diambil, apakah keuntungannya berjangka pendek atau panjang.

4. Menabung

Ini adalah cara yang paling sederhana, tapi sulit dilakukan karena dengan menabung Anda harus menghemat pengeluaran dan menyisihkan sebagian untuk kebutuhan di masa mendatang. Namun, ada baiknya sebesar 50 persen dari penghasilan Anda ditabung untuk masa pensiun. Kedisiplinan menabung ini akan menjadi 'penyelamat' ketika anak Anda membutuhkan uang muka yang cukup besar untuk masuk sekolah favorit.

Dengan kiat ini mestinya kita cukup mampu mengalokasikan dana pendidikan untuk anak kita, ya. Kami pun dapat membantu Anda untuk mendapatkan Kredit Tanpa Agunan, yang dapat digunakan untuk keperluan pendidikan anak. Ada pinjaman yang bersifat agunan maupun tanpa agunan. 

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Berikan pendapat anda!

  • zalfa

    dana pensiun emang penting banget apalagi buat karyawan swasta seperti saya ini, walaupun masih muda tapi ngga lupa sama namanya dana pensiun biar hari tua nanti bisa tetep mempunyai tabungan

    Reply