Cermat Memilih Tabungan untuk Anak

Banyak bank mengeluarkan produk tabungan khusus untuk Anak. Bagaimana cara memilih yang terbaik? Simak faktor-faktor yang harus diketahui orang tua!

Memperkenalkan anak dengan konsep menabung bisa dilakukan sejak dini. Sebagai langkah awal, Anda bisa menyiapkan celengan yang memiliki bentuk dan desain menarik.

Ajarkan anak untuk memasukkan sebagian uang jajan mereka ke dalam celengan tersebut. Selanjutnya, ketika celengan sudah penuh, ajak mereka untuk memindahkan uang tabungan ke rekening bank. 

Tunjukkan buku tabungan kepada anak setiap bulan agar mereka mengetahui hasil jerih payahnya. Hal ini juga dapat memberikan motivasi untuk lebih semangat menabung.

Saat ini sudah banyak bank mengeluarkan produk tabungan khusus untuk Anak. Bagaimana cara memilihnya? Simak faktor-faktor yang harus diperhatikan orang tua.

Nama Pemilik Rekening

Nama pemilik rekening tergantung dengan usia anak saat membuka tabungan. Jika berumur kurang dari 17 tahun, maka rekening harus menggunakan nama orang tua. Namun saat anak berusia 17 tahun, secara otomatis nama pemilik rekening akan berubah menjadi nama anak.

Setelah nama pemilik rekening berubah, penting bagi Anda untuk mengawasi karena anak telah memiliki akses yang tak terbatas atas tabungannya. Ia akan bebas menarik uang sebanyak apapun tanpa perlu persetujuan orang tua.

Setoran Awal

Nominal uang untuk setoran awal tabungan anak berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 500 ribu. Angka ini relatif lebih rendah dibandingkan dengan tabungan dewasa.

Meski Anda bisa menanggung uang setoran awal, tapi lebih baik jika uang yang digunakan adalah uang yang telah terkumpul dari celengan. Dengan begitu, sang buah hati bisa mengklaim bahwa tabungan ini benar-benar murni hasilnya sendiri.

Setoran Berikutnya

Selain masalah setoran awal, Anda juga perlu mencermati setoran minimum selanjutnya.Sebaiknya pilih bank yang mensyaratkan setoran selanjutnya dengan jumlah uang yang rendah. Tujuannya tak lain supaya anak Anda dapat rutin menabung di bank.

Nominal setoran selanjutnya adalah antara Rp 10 ribu – Rp 20 ribu tergantung bank tempat membuka rekening. Dengan jumlah setoran yang tidak terlalu besar, Anda dapat membuatkan jadwal mingguan atau bulanan untuk menyetor ke bank. 

Biaya Administrasi

Beban biaya administrasi bisa menyebabkan jumlah uang tabungan berkurang jika diendapkan begitu saja. Semangat Anak untuk menabung bisa jadi luntur jika melihat uang mereka di tabungan justru berkurang akibat potongan biaya administrasi .

Untung saja saat ini hampir semua bank telah membebaskan biaya administrasi untuk produk tabungan anak. Beberapa bank bahkan juga membebaskan biaya administrasi untuk kepemilikan kartu ATM.

Kartu ATM

Beberapa tabungan Anak akan memberikan kartu ATM saat membuka rekening. Hal ini tentu bisa menambah semangat anak, apalagi jika nama yang tercetak di kartu adalah nama mereka.

Namun, sebagai orang tua, Anda tetap harus bersikap waspada. Jangan sampai anak “meminjamkan” kartu ATM atau memberikan pin kartu ATM tersebut ke orang lain. 

Jika memang belum cukup mengerti, sebaiknya Andalah yang menyimpan kartu ATM tersebut. 

Besaran Bunga

Tak ada salahnya jika Anda turut mempertimbangkan suku bunga yang diberikan bank. Semakin tinggi suku bunga, maka semakin besar juga kesempatan uang tabungan anak bertambah. Tapi, untuk mendapatkan bunga, Anda harus memenuhi saldo minimum terendah.

Biasanya, untuk tabungan anak, bank akan memberikan bunga 1% jika saldo nasabah sudah di atas Rp 500 ribu. Semakin besar saldo yang dimiliki, maka semakin besar pula bunga yang akan diterima. 

Nah, setelah mendapat gambaran bagaimana cara untuk memilih tabungan buat anak, kini Anda pun dapat menentukan pilihan yang terbaik!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama