Bang, Bing, Bung, Yuk! Kita Nabung!

Menabung merupakan salah satu kebiasaan positif yang diajarkan kepada kita sejak kita kecil. Sebenarnya, apa saja sih fungsi dasar tabungan? Yuk, lihat.

  1. dana darurat
  2. tujuan finansial
  3. penting! menabung sebaiknya dimulai setelah kita memperoleh penghasilan

Menabung merupakan salah satu kebiasaan yang positif yang diajarkan kepada kita sejak kita kecil. Guru-guru kita saat Sekolah Dasar (SD) atau bahkan orang tua kita pun telah mengajarkan bagaimana cara untuk mulai menabung dengan nominal yang bervariasi. Media awal untuk wadah tabungan biasanya juga bermacam-macam seperti celengan tanah liat, amplop besar, atau pun kaleng biskuit. Kita diajarkan mulai menabung secara rutin, baik per hari, per minggu atau pun per bulan dengan menyisihkan uang jajan kita atau pun uang hasil pemberian dari orang tua.

Umur semakin bertambah dan kini pun kita sudah memiliki penghasilan. Namun justru dengan adanya penghasilan, bagi sebagian orang masih sulit untuk menabung secara rutin. Betul? Bahkan terkadang, penghasilan yang kita terima setiap bulan justru dihabiskan oleh hal-hal yang bersifat konsumtif. Sekarang kita harus berkaca diri, seberapa besar uang yang kita keluarkan untuk membeli barang yang kurang diperlukan, tagihan kartu kredit, makan di luar, berbelanja, dan lain sebagainya. Apakah masih ada sisa uang yang ada di tangan Anda? Jika tidak ada atau ludes, Anda harus berpikir ulang, apakah saya salah dalam mengelola keuangan? Jawabannya, ya!

Menabung terbilang merupakan salah satu aktivitas finansial yang penting bagi tiap individu. Fungsi tabungan pada dasarnya ialah;

1. Dana Darurat

Bagi sebagian orang, fungsi tabungan dapat diartikan sebagai sarana untuk mempersiapkan dana darurat yang peruntukannya dapat dijadikan sebagai back-up jika seketika waktu dibutuhkan untuk keperluan mendadak seperti biaya kesehatan, mobil/motor rusak, atau kerugian bisnis. Sebagaimana fungsinya, dana darurat harus bersifat likuid atau mudah dicairkan dan aman. Sudah pasti media yang digunakan ialah tabungan yang dapat dicairkan sewaktu-waktu melalui ATM.

2. Tujuan Finansial

Fungsi ini merupakan yang telah diajarkan oleh guru dan orang tua kita sejak kecil. Biasanya, aplikasi mengenai fungsi tersebut bertujuan untuk memenuhi kondisi finansial kita agar kita mampu membeli sesuatu. Misal untuk membeli sebuah barang, mengumpulkan uang muka Kredit Pemilikan Rumah atau Kredit Pemilikan Mobil, kita harus menyisihkan berapa banyak nominal uang yang kita miliki.

Nah, sekarang yang menjadi pertanyaan ialah: kapan seharusnya kita mulai untuk menabung?

Bagi sebagian besar dari kita yang memiliki naluri konsumtif, akan lebih baik kita menyisihkan langsung sebagian uang yang kita miliki di awal setelah kita memperoleh penghasilan. Hal ini cukup penting guna menjaga komitmen kita untuk menabung dan yang paling utama ialah untuk mencegah terjadi penggunaan rencana dana tabungan untuk keperluan yang lain.

Jadi prakteknya, sebelum Anda gajian misalnya, tentukan berapa nominal yang akan ditabung. Misal 10% dari total gaji Anda. Setelah gajian, alokasikan dana tersebut dan masukan langsung ke rekening tabungan guna mencegah hal-hal yang tadi disebutkan. Sebaiknya hal tersebut dijalankan secara rutin, sehingga kondisi finansial Anda semakin baik dan yang utama ialah dapat memiliki dana darurat dan tujuan finansial yang diinginkan. Bisa saja kini Anda tidak memerlukan atau menginginkan sebuah barang, namun siapa tahu Anda memerlukan biaya untuk membeli ponsel baru atau sepatu baru. Iya, kan?!

Dengan melihat kondisi diatas, kita sudah mendapat kesimpulan mengenai kapan waktu yang pas untuk menabung. Menabung merupakan hal yang positif dan seharusnya dapat dilakukan oleh setiap orang, mulai dari anak kecil dan orang dewasa. Bagi anak kecil, kegiatan menabung dapat mengajarkan anak tersebut untuk memiliki gaya hidup hemat dan terencana. Nah, jika semasa kecil saja kita bisa menabung, maka jangan ada alasan bagi kita yang sudah dewasa ini untuk tidak menabung. Ayo menabung!

(source image)

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama