Harus Pindah Ke Tempat Tinggal yang Lebih Sempit Karena Masalah Keuangan?

Apartemen memang tempat tinggal yang menyenangkan. Selain mempunyai tempat yang nyaman dan aman, apartemen juga menjadi lokasi tempat tinggal yang strategis. Tapi bagaimana jadinya jika Anda mempunyai masalah keuangan yang mengharuskan Anda pindah tempat tinggal?

harus pindah ke tempat tinggal yang lebih sempit karena masalah keuangan?

Apartemen menjadi tempat tinggal yang disukai oleh sebagian orang di berbagai kota besar. Nilai lebih yang dimilikinya adalah memudahkan mereka dalam beraktivitas. Entah itu ke kantor, pusat perbelanjaan, ataupun tempat-tempat lainnya. Hunian di pusat kota ini sering menawarkan ruangan tipe 21 sampai 74. Namun, apakah ini sesuai dengan yang Anda butuhkan?

Apartemen sebagai tempat tinggal strategis

Ada sebuah kisah dari seorang lelaki lajang berusia 25 tahun. Anton datang dari luar pulau Jawa. Ia datang ke Jakarta untuk mengadu nasib sebagai karyawan swasta. Untuk mempersingkat jarak, Anton menyewa sebuah apartemen di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan. Untuk ukuran kamar yang disewa tipe 25. Ia membayar sewa bulanannya sebesar Rp3.600.000 per bulan.

Setelah 1 tahun menetap di Ibukota, Anton mulai banyak membutuhkan dana pinjaman pribadi, yang ia pakai untuk berbagai kebutuhan. Kartu kredit pun sering menjadi alasan Anton menunggak hutang. Kemudian Anton berencana untuk pindah ke tempat kost yang lebih kecil, agar uang sewa yang dikenakan bisa sedikit meringankan bebannya.

Pindah menjadi anak kost

Ini merupakan tindakan bijaksana. Selain menghemat biaya, yaitu untuk tempat kostnya yang baru, Anton hanya menghabiskan uang sewa Rp900.000 untuk satu bulan. Mungkin untuk awal akan terasa sulit bagi Anton, yang terbiasa dengan ruangan yang lega dan ber AC. Kini di tempat kostnya, ia hanya ditemani kipas angin dan ruangan 3 x 4 meter saja.

Berhemat hingga 80 %

Dibalik itu, ia mampu menghemat Rp2.500.000 hanya untuk tempat tinggal saja. Dana tersebut bisa ia alokasikan untuk beban hutang, dan cicilan kartu kredit. Selayaknya, tinggal di apartemen itu harus seimbang dengan pemasukan kita dalam setiap bulannya. Logikanya, untuk tinggal di sebuah apartemen dengan uang sewa 3 jutaan, maka kita harus mempunyai penghasilan sebesar 10 jutaan.

Menjual barang yang tak terpakai

Ya. Jika di apartemen Anda hidup dengan ruangan seluas 33 meter persegi. Sudah tentu ada banyak barang yang kini tidak terpakai. Anda bisa mendapatkan uang ekstra dengan menjual barang-barang itu, mulai dari furniture hingga barang-barang elektronik. Anda bisa menjualnya secara online ataupun kepada teman-teman dekat Anda.

Dengan menjadi anak kost, Anton kini sekaligus dapat berhemat dalam pengeluaran. Selain itu, pinjaman-pinjaman pribadi, dan berbagai cicilan dapat segera teratasi tanpa masalah. Syukur-syukur kejadian ini terus berlangsung. Sehingga ia dapat meminimalisir dan menyeleksi apa saja yang dibutuhkan, dan menjadi prioritas.  

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama