Untung Rugi Berutang untuk Biaya Nikah

Pesta pernikahan impian tidaklah murah. Jika Anda kekurangan dana, apakah Kredit Tanpa Agunan bisa jadi solusi terbaik? Mari kita lihat untung dan ruginya!

Seorang teman bercerita bahwa ia harus mengeluarkan uang sebesar Rp 50 juta untuk sebuah pesta pernikahan sederhana di rumah. Cukup fantastis ya!

Pesta pernikahan, meski sederhana, tetap butuh biaya yang tidak sedikit. Tak jarang orang harus menabung 2-3 tahun terlebih dahulu agar bisa mewujudkan pesta impian.

Lalu, bagaimana jika belum memiliki persiapan sama sekali?

Salah satu solusi alternatif untuk menutup kekurangan biaya nikah adalah dengan mengajukan Kredit Tanpa Agunan. Namun, apakah itu langkah yang tepat?

Sebelum memutuskan, ada baiknya ketahui dulu apa saja untung ruginya!

Keuntungan Menggunakan KTA

# Tidak Membebani Orang Lain

Bukan rahasia lagi kalau mengatur pesta pernikahan adalah urusan yang menguras fisik dan mental. Selain harus menyatukan ide 2 keluarga, Anda juga harus menjaga agar semua orang tetap senang.

Sekarang bayangkan jika Anda harus melibatkan keluarga karena masalah keuangan? Bisa tambah runyam urusannya.

Dengan KTA, hal tersebut tersebut dapat dihindari. Anda akan mampu membiayai pesta pernikahan sendiri tanpa perlu membebani orang lain, terutama orang tua dan keluarga.

# Dapat Mewujudkan Pesta Sesuai Keinginan

Faktanya, terkadang bantuan dana dari keluarga dan kerabat datang dengan maksud tertentu. Karena merasa turut andil dalam urusan keuangan, maka mereka pun merasa ikut berhak untuk mengambil keputusan.

KTA menghilangkan masalah tersebut. Tidak ada kewajiban untuk mengikuti keinginan satu kelompok tertentu. Meski menerima saran dari seluruh pihak yang terlibat, tapi semua keputusan akhir tetap Anda yang menentukan.

# Dapat Mewujudkan Pesta Pernikahan Impian

Pesta pernikahan merupakan momen istimewa dalam kehidupan seseorang. Karena dilakukan sekali seumur hidup, maka biasanya dibuat semeriah dan seindah mungkin.

KTA dapat mewujudkan pesta impian Anda dan calon mempelai. Tak perlu pusing memikirkan dana saat merencanakan berbagai hal seperti: dekorasi pelaminan, hidangan prasmanan, hingga busana pengantin.

# Memiliki Dana Cadangan

Meski memiliki uang untuk membiayai pesta pernikahannya, sebagian orang tetap mengajukan pinjaman saat ingin menikah. Dana tersebut disiapkansebagai dana cadangan seandainya uang yang dimiliki ternyata tidak cukup.

Namun, hati-hati jika melakukan hal ini. Apabila uang yang ada memang sudah mencukupi, sebaiknya segera lunasi utang tersebut. Ingat, bunga KTA jauh lebih besar dibandingkan dengan bunga tabungan/imbal balik investasi.

Berikutnya, mari lihat apa saja kerugian menggunakan KTA untuk biaya nikah.

Kerugian Menggunakan KTA

# Memulai Hidup Bersama dengan Utang

Dibayang-bayangi dengan utang setelah hari besar berlalu adalah kekhawatiran terbesar bagi siapapun. Tak ada yang ingin memulai rumah tangganya dengan utang, bukan?

Ada 2 cara yang bisa dilakukan untuk menghindari utang berkepanjangan. Pertama, pastikan Anda mampu membayar cicilan utang tersebut.

Coba lakukan perhitungan terlebih dahulu. Ingat, jumlah cicilan utang per bulan tidak boleh lebih dari 30% penghasilan. Jadi, jika gaji Anda sebesar Rp 5 Juta/bulan, maka cicilan utang tidak boleh lebih dari Rp 1,5 juta.

Kedua, segera lunasi utang jika memang sudah ada uangnya. Kalau perlu gunakan semua uang amplop yang Anda peroleh saat pesta resepsi untuk melunasi utang yang ada. Yes, kami tak salah menulis. SEMUA!

#Harus Menunda Rencana Besar Lainnya

Ingin punya rumah sendiri sesudah menikah? Atau ingin beli mobil supaya bisa jalan-jalan berdua? Atau ingin langsung punya anak?

Tunggu dulu!

Selama cicilan KTA belum lunas, maka bersabarlah dulu dan tundalah rencana-rencana besar lainnya. Jangan sampai keluarga baru Anda terjebak dalam jeratan utang akibat pengeluaran yang lebih besar dari pemasukan.

# Menghabiskan Lebih Banyak dari Kebutuhan

Memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan dapat membuat Anda tergoda untuk untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Hati-hati! Ajukanlah KTA sesuai dengan kebutuhan. Untuk mendapatkan gambaran dana yang dibutuhkan, susunlah terlebih dahulu rencana pernikahan sedetail mungkin.

Punya pertimbangan lain mengenai hal ini? Sampaikan ke kami di kolom komentar!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama