Tahun Depan, Bank Mandiri Ingin KTA Tumbuh 30%

Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit tanpa agunan (KTA) sebesar 30% pada 2019.

(Sumber foto: annualreport.id)

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil mencetak pertumbuhan kredit tanpa agunan (KTA) yang besar sehingga ingin meningkatkan target perusahaan. Pada 2019, Bank Mandiri ingin menargetkan pertumbuhan double digit untuk KTA, yaitu sebesar 30%.

Hingga kuartal ketiga 2018, KTA Bank Mandiri mencapai sekitar Rp62 triliun. “Angka ini tumbuh sekitar 37% dibandingkan dengan kuartal III 2017," kata Hery Gunardi, Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri.

Non-performing loan (NPL) atau kredit bermasalah KTA Bank Mandiri juga berada di posisi 0,47% pada kuartal ketiga tahun ini. Hal ini pun membuat Bank Mandiri optimis bahwa NPL tersebut tidak akan melebihi posisi 1% di 2019.

(Sumber foto: The Jakarta Post)

"Kami punya nasabah debitur korporasi yang besar, mulai dari lembaga pemerintah, BUMN, hingga large corporate swasta. Dari sana, datang banyak masalah cukup besar, terutama dari nasabah payroll. Tapi kami optimis dengan prospek KTA di tahun 2019," lanjut Hery.

Pada umumnya, masyarakat Indonesia mengajukan KTA untuk membuka usaha, menambah modal usaha, melanjutkan studi dan membayar biaya pengobatan. Sebelum membuat pengajuan, Anda dapat membandingkan KTA dari berbagai bank terlebih dulu kemudian mengajukannya secara online.

Beberapa pilihan KTA yang dapat Anda ajukan secara online adalah CTBC Bank KTA Dana CintaBank DBS Dana Bantuan Sahabat, KTA KEB Hana BankPanin Bank Kredit ExpressAmar Bank Tunaiku KTAHSBC Personal Loan dan Citibank Ready Credit.

(Sumber: KontanTribunnews)

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama