Ketahui Ini Sebelum Pinjam Uang untuk Biaya Nikah

Masalah dana persiapan nikah bisa jadi masalah paling pelik bagi calon pengantin. Perlukah hingga meminjam uang kepada bank untuk biaya nikah? Apa saja yang harus diperhatikan sebelum meminjam uang?

Menikah memang impian semua orang. Apakah target menikah Anda di tahun ini sudah tercapai? Jika belum, itu maklum, sebab biaya nikah diperkirakan akan terus naik setiap tahunnya. Termasuk biaya nikah pada tahun 2016 ini.

Biaya nikah di Indonesia memang bisa dibilang tidak murah, sebab untuk sebuah resepsi simpel saja di kota-kota besar dibutuhkan setidaknya Rp50 hingga Rp100 juta.

biaya resepsi nikah

Banyak orang yang hanya fokus pada keyakinan untuk segera menikah, tetapi melewatkan hal penting lainnya seperti langkah-langkah apa saja yang harus dicapai untuk menuju pernikahan.

Masalah yang datang biasanya adalah ketika uang yang dimiliki masih jauh dari target biaya nikah di tahun 2016. Kalau sudah begini meminjam uang pada bank pun jadi pilihan alternatifnya.

Tetapi Anda juga harus ingat pernikahan tidak perlu mewah dan mengeluarkan banyak biaya, jadi jangan melakukan rencana anggaran yang tidak realistis, bagian terpentingnya adalah resolusi nikah Anda tercapai.

Akan tetapi benarkah kita perlu meminjam uang kepada bank hanya untuk biaya nikah? Apa saja yang harus diperhatikan sebelum meminjam uang? Berikut ulasannya.

1. Memiliki Penghasilan Tetap

Apakah Anda sudah memiliki penghasilan tetap per bulan? Tapi tidak sampai disitu saja. Hitung kembali apakah penghasilan tetap Anda bisa menutup cicilan bulanan pinjaman nantinya.

2. Sudah Menyusun Anggaran

Pastikan juga sebelum mengajukan pinjaman uang, Anda sudah menyusun anggaran dengan tepat. Buatlah rencana pernikahan sedetail mungkin. Perhitungkan semuanya termasuk hal-hal terkecil.

3. Memiliki Dana Darurat

Selain itu, pastikan juga Anda sudah menyiapkan dan memiliki dana darurat untuk menutupi utang cicilan bulanan pinjaman Anda nantinya, serta dana darurat untuk pengeluaran bulanan untuk jangka waktu ke depan.

Tetapi jangan meminjam uang kalau:

1. Pekerjaan dan pendapatan bulanan belum stabil.

2. Masih memiliki banyak utang.

3. Belum memahami secara detail syarat dan ketentuan mengajukan pinjaman uang.

Walaupun harus melalui persiapan matang, nyatanya masih ada segelintir orang yang menikah tanpa keuangan cukup.

Apabila tabungan biaya pernikahan Anda dirasa masih kurang, maksimalkan berbagai fasilitas dan produk-produk dari bank seperti tabungan, deposito, ataupun pinjaman pribadi.

Ada banyak cara ditempuh untuk mendapatkan biaya tambahan untuk pernikahan, salah satunya dengan mengajukan KTA atau pinjaman pribadi dari bank.

Memang pinjaman pribadi ini tidak diajurkan namun apabila tepat dan pintar dalam memilih jenis pinjaman, Anda tidak akan dirugikan kok!

Nah, produk pinjaman pribadi yang bisa dimanfaatkan adalah Standard Chartered KTA. Produk pinjaman pribadi ini menawarkan beberapa keuntungan mulai dari suku bunga flat dan tenor hingga 60 bulan, plafon yang ditawarkan tinggi, hingga Rp200 juta. Dana pun bisa cair dalam waktu yang sangat singkat yaitu 3 hari asal persyaratan lengkap.

Anda bisa mengajukan langsung pinjaman pribadi tersebut melalui KreditGoGo.com. Khusus untuk pengajuan pinjaman pribadi Standard Chartered KTA ada hadiah menarik berupa Powerbank XIAOMI 10400 mAh.

Fasilitas KTA atau pinjaman pribadi memang bisa menjadi solusi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bisnis, keluarga, hingga memenuhi pinjaman untuk menikah.

Tetapi jangan lupa, masih banyak biaya yang harus Anda tanggung setelah acara resepsi pernikahan. Pilih lah tenor yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan pasangan.

Bila masih bingung, mulailah saja dengan membuat gambaran kasar mengenai rencana pernikahan Anda. Selanjutnya siapkan lah dana pernikahan dari sekarang. Good luck!

Baca Juga: 
Terpaksa Ngutang untuk Nikah, Mari Cerdas Memilih KTA Tepat
Pinjaman Cair 3 Hari, Bunga di Bawah 1%

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama