KTA, Alternatif Solusi Mengatasi Tunggakan Utang Kartu Kredit

Gali lubang tutup lubang atau justru bertindak pintar? Sebelum ajukan kredit, pahami dengan baik agar tidak jadi boomerang untuk tagihan-tagihan Anda yang sudah jatuh tempo.

Kartu kredit ibarat koin bermata dua. Di satu sisimendatangkan banyak keuntungan, tapi bisa jadi tumpukan utang jika tidak digunakan secara bijak. Faktor tagihan yang membengkak ini disebabkan banyak hal. Mulai dari telat bayar, membayar tagihan dalam jumlah minimal, hinggakecanduan fitur tarik tunai.

Salah satu cara mengatasi berbagai tunggakan utang yang menggunung ini dengan refinancing. Cara ini menutup utang dengan memanfaatkanpinjaman dana tunai seperti KTA (Kredit Tanpa Agunan).

PINJAMAN TUNAI CEPAT CAIR

Aman Bayar Utang dengan Pinjaman

Meski terkesan gali lubang tutup lubang, tindakan refinancingjustru dinilai efisien. Sebab, bikin Anda fokus mengembalikan satu sumber pinjaman saja lebih baik ketimbang dipusingkan harus melunasi berbagai sumber utang.

Selain itu, Anda juga tidak dibebankan dengan rangkaian bunga ketika semakin lama menunggak pembayaran. Namun, tidak ada salahnya tetap berhati-hati. Jangan sampai pinjaman dana tunai untuk melunasi utang ini malah memberatkan Anda.

Kami berikan empat trik agar Anda tidak salah langkah!

1. Hitung Total Tunggakan Cicilan

hitung total tunggakan cicilan

Sebelum putuskan mengambil pinjaman KTA, Anda perlu melakukan perhitungansecara menyeluruh jumlahutang kartu kredit Anda. Perhitungan Anda perlu menyertakanbeban bunga dan denda jika melakukan pelunasan cicilan secara langsung sebelum jatuh tempo dan tenor.

Langkah ini diperlukan agar Anda dapat menentukan besaran kredit tanpa agunan yang ingin diajukan. Pinjaman dana maksimal Rp300 juta yang bisa cair ke rekening Anda. Walau begitu, kami menyarankan Anda cukup meminjam sesuai kebutuhan pelunasan utang saja.

2. Pilih Pinjaman Dana Tunai Bunga Rendah

Ingat, kebutuhan Anda adalah untuk memperbaiki kondisi keuangan. Jadi, sebisa mungkin cari suku bunga KTA yang lebih rendah dari bunga kartu kredit. Rata-rata bank menawarkan suku bunga KTA mulai dari 9%-20% per tahun, dibagi 12 bulan berarti kisaran 0.75% - 1.7% per bulannya.

Baca juga: Ambil Cicilan KPR atau Beli Rumah dengan KTA?

Namun, masing-masing bank menawarkan bunga yang berbeda. Oleh karena itu, Anda harus membandingkan bunga pinjaman KTA dari dua hingga tiga bank lebih sebelum memilih bank.

Saat melakukan perbandingan suku bunga pinjaman, tambahkan juga biaya-biaya lain seperti annual fee, administrasi, terlambat bayar, jumlah provisi, hingga penalti pelunasan cepat.

3. Simulasi Perhitungan Kredit Tanpa Agunan

Sebelum mengajukan pinjaman uang tanpa jaminan, Anda bisa membuat terlebih dahulu simulasi perhitungan skenario pembayaran utang kartu kredit dengan menggunakan KTA.Cara simulasi yang digunakan cukup sederhana.

Misalkan, Anda memiliki utang dari dua kartu kredit, yakni Rp25 juta dari kartu kredit Bank BJB dan Rp15 juta dari kartu kredit Bukopin. Anda bisa mengambil kredit tanpa agunan senilai Rp 40 juta dengan asumsi bunga 10% per tahun. Maka perhitungannya adalah Rp40 juta (nominal pinjaman) x 10% (bunga per tahun) = Rp4 juta

Rp4 juta tersebut merupakan jumlah nilai bunga yang harus Anda bayarkan selama membayar cicilan KTA per tahun. Sekarang kalikan bunga tersebut dengan jangka waktu pinjaman Anda.

Baca juga: Cari Pinjaman Tunai dengan Gaji di Bawah Rp3 Juta

Jika Anda berencana mencicil selama satu tahun, maka total kredit tanpa agunan Anda ditambah dengan bunga selama satu tahun kira-kira menjadi Rp44 juta.

Jadi cicilan pinjaman KTA yang harus Anda bayarkan per bulannya adalah sekitar Rp3,7 juta (Rp44.000.000 : 12 bulan). Pastikanjumlah tersebut tidak lebih besar dari penghasilan Anda perbulan agar tidak terjadi tunggakan. Jika Anda telat membayar, Anda akan mendapatkan denda dan nilai cicilan bulan berikutnya pun bertambah.

4. Ambil Jangka Waktu Pinjaman yang Fleksibel

Waktu pelunasan KTA bervariasi. Mulai dari 12 hingga 60 bulan. Jika Anda menggunakan KTA untuk melunasi utang-utang kartu kredit, sebaiknya pilih waktu pelunasan semininum mungkin.

Semakin cepatAnda melunasi utang KTA, semakin cepat Anda terlepas dari beban utang. Jika tenor yang diambil terlalu lama juga dapat memicu potensi hambatan yang mengakibatkan kesulitan dalam hal pembayaran. Tentunya Anda tidak ingin mendapat masalah utang baru, bukan?

Sesuaikanjangka waktu dengan kemampuan penghasilan bulanan. Sisihkan sekitar 30%-35% dari total pendapatan rutin bulanan untuk pembayaran cicilan kredit tanpa agunan Anda.

Syarat Kredit Tanpa Agunan Disetujui

kredit skor buruk

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat akan mengajukan kredit tanpa agunan seperti kredibilitas bank, metode pembayaran tagihan, bunga yang ditawarkan, dan pastinya kepemilikan kartu kredit.

Yang paling penting, jangan lupa untuk memperhatikan status tagihan kredit Anda tidak masuk kategori kolektibilitas 5 yang berarti kredit macet. Selama status kredit Anda lancar, maka Anda bisa aman mengajukan pinjaman KTA.

Jadi pastikan kalau masalah penunggakan pembayaran kartu kredit Anda kurang dari batas waktu maksimum tersebut. Kredit yang macet akan tercatat dalam Sistem Debitur Bank Indonesia dan diketahui saat pengecekan status BI Checking. Jika sudah masuk dalam daftar blacklist, pihak bank pun akan sulit menyetujui proses peminjaman KTA Anda.

Batasi Penggunaan Kartu Kredit

Tidak dipungkiri, jika kartu kredit memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Transaksi yang lebih mudah serta membantu mengatur keuangan lebih hemat dengan fitur diskon, cashback, dan poin rewards-nyayang bisa Anda tukarkan dengan voucher belanja hingga tiket gratis untuk traveling.

Baca juga: Jenis Uang Elektronik Buat Pengaturan Finansial

Namun, dalam masa perbaikan kondisi keuangan Anda sebaiknya batasi penggunaan kartu kredit dalam transaksi sehari-hari. Bukan berhenti, cukup dibatasi untuk keperluan yang penting. Paling tidak, hingga cicilan KTA Anda lunas terbayar.

Semoga penjelasan di atas bisa memberikan pencerahan bagi Anda yang saat ini ingin cepat melunasi utang yang menumpuk.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Berikan pendapat anda!