Hal yang Dipertimbangkan Sebelum Memilih Pinjaman Bank

Pinjaman uang adalah solusi paling masuk akal ketika Anda sedang membutuhkan dana mendesak. Apa saja yang harus dipertimbangkan sebelum memilih pinjaman?

Tak bisa dipungkiri berhutang adalah hal yang sudah umum di Indonesia. Mengutip dari Sindonews.com penyaluran kredit perbankan selama semester I/2015 mengalami peningkatan, meski ekonomi melambat. Ini membuktikan banyaknya masyarakat yang membutuhkan pinjaman.

Ada berbagai bank yang menawarkan banyak pilihan produk pinjaman. Semua jenis pinjaman menawarkan keunggulan masing-masing. Ada yang cepat cair, bunga rendah, syarat mudah dan lain sebagainya. Ini tentunya menarik minat masyarakat yang membutuhkan dana.

Memang mengajukan pinjaman ke bank adalah cara praktis ketika kebutuhan sudah mendesak. Pinjaman uang dapat dicairkan kapan saja dengan syarat dan prosedur yang tepat. Namun sebelum mengajukan permohonan pinjaman, sebaiknya pertimbangkan dulu beberapa poin berikut ini.

Ketahui Kebutuhan Anda

Hal pertama yang dipertimbangkan ketika ingin mengajukan pinjaman adalah untuk kebutuhan apa uang tersebut akan digunakan. Dengan mengetahui kebutuhan tersebut Anda dapat menentukan jumlah pinjaman yang diajukan. Jagan pernah mengajukan jumlah pinjaman melebihi batas kebutuhan Anda.

Ingat uang pinajaman itu bukan milik pribadi melainkan milik bank. Anda bertanggungjawab untuk melunasi jadi jangan gegabah dalam menentukan jumlah pinjaman, ketahui dulu kebutuhan utama Anda.

Syarat Kelayakan Pinjaman

Jika ingin mengajukan pinjaman ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar pinjaman dapat disetujui. Beberapa syarat yang biasa diberikan bank adalah Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia, umur minimum 21 tahun dan umur maksimum pada saat kredit lunas 55 tahun, karyawan tetap atau professional dengan masa kerja minimal 1 tahun, penghasilan minimal Rp. 2.500.000,- per bulan.

Nah, apakah Anda sudah memenuhi persyaratan tersebut? Coba cek kembali sebelum mengajukan pinjaman. Sebab jika tidak sesuai dengan ketentuan pengajuan pinjaman Anda bisa saja ditolak.

Sifat Suku Bunga

Sebelum mengajukan pinjaman kenali dulu suku bunga yang ditawarkan. Anda harus mengetahui apakah suku bunga yang dikenakan bank bersifat floating (mengambang) atau flat (tetap). Jika suku bunga floating, bila terjadi kenaikan suku bunga, biaya bunga dan angsuran pinjaman akan ikut naik, begitu juga sebaliknya.

Baca juga: Bunga KTA Naik, Pilih Pinjaman yang Tepat!

Sedangkan suku bunga flat artinya bunga yang dikenakan selalu tetap berapapun saldo pinjaman Anda.

Suku Bunga yang Ditetapkan

Makin kecil bunganya makin baik. Semakin besar bunganya akan semakin mencekik Anda. Maka dari itu pelajari dulu setiap produk pinjaman. Carilah perbandingan produk yang menawarkan bunga lebih rendah, agar pengembalian dana tak membengkak. Suku bunga dasar kredit menurut data Bank Indonesia berada di kisaran 10% sampai 14%

Jangka Waktu Pinjaman

Bank menawarkan jangka waktu pinjaman yang beragam. Anda bisa memilihnya sesuai dengan kemampuan pembayaran angsuran. Semakin lama waktu pinjaman, semakin kecil cicilan yang harus Anda bayar setiap bulannya.

Proses Pembayaran dan Denda Keterlambatan

Melunasi pinjaman lebih cepat dari jangka waktu yang ditentukan memang sangat baik tetapi untuk pinjaman bank Anda tidak bisa membayar tagihan lebih awal. Beberapa bank bahkan mengenakan biaya penalti bagi peminjam yang hendak melunasi pinjaman lebih cepat dari kesepakatan. Jadi pilihlah jangka waktu pinjaman yang sesuai.

Baca juga: Ketahui 5 Biaya Pengajuan Pinjaman Tunai KTA

Selain itu jika Anda telat membayar cicilan, maka akan dikenakan denda keterlambatan pembayaran. Bank berhak untuk mengambil tindakan hukum terhadap Anda ataupun bank akan mengurangi saldo kredit dari rekening bank Anda (jika meminjam di bank yang sama) untuk mengimbangi jumlah utang pinjaman. Jika Anda mengajukan pinjaman dengan agunan, bank bisa menyita aset yang dijaminkan.

Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Meminjam Uang

Biasanya terdapat sejumlah kesalahan yang sering terjadi selama mengajukan pinjaman dan sering berdampak buruk pada proses pembayaran sehingga terjadi kredit macet. Kesalahan pertama adalah pengajuan yang berlebihan. Kesalahan berikutnya ialah ketidakmampuan dalam mengelola dana, kebiasaan hidup boros yang berdampak pada kebutuhan yang membengkak.

Bagaimana dengan Anda? Pertimbangkanlah dahulu sebelum mengajukan pinjaman ke bank agar bantuan dana tidak menjadi bumerang buat Anda.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama