Begini Memulai Berbisnis E-commerce

Marketplace adalah tempat yang mempertemukan antara penjual dan pembeli online. Lalu apa saja marketplace yang ada di Indonesia? Berikut rangkumannya!

Tahun 2016 ini sepertinya semakin ramai startup yang bermunculan di Indonesia. Salah satunya adalah startup yang bergerak di bidang industri e-commerce.

Marketplace merupakan salah satu konsep bisnis yang digunakan oleh para e-commerce tersebut. Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kita mengenal apa itu marketplace.

Marketplace adalah suatu tempat di internet di mana banyak pihak berkumpul untuk melakukan proses transaksi jual beli, ada yang ingin mencari suatu barang dan ada pihak lain yang sedang ingin menjual barang. 

Pada intinya, pemilik marketplace memiliki peran sebagai pihak yang mempertemukan antara penjual dengan pembeli pada website mereka. Beberapa situs e-commerce seperti Tokopedia dan Bukalapak. Model seperti inilah yang disebut dengan marketplace

Lalu apa saja marketplace yang banyak digandrungi oleh para penikmat internet di Indonesia? Berikut rangkumannya!

1. Tokopedia

Berdiri sejak awal tahun 2009, Tokopedia dinilai sebagai pemimpin marketplace di Indonesia. CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, saat ini mereka memiliki “ratusan ribu” penjual yang bertumbuh jumlahnya sebesar 30 persen setiap bulan.

Saat ini Tokopedia memiliki 3,3 juta produk aktif, di mana sekitar 2 juta produk terjual di platform setiap bulannya. Tokopedia tidak menarik biaya apapun dari para penjual yang mendaftar. Tetapi para penjual bisa berlangganan fitur premium bernama Gold Merchant.

2. Bukalapak

Bukalapak merupakan situs marketplace yang menjadi pesaing utama Tokopedia. Didirikan sejak awal tahun 2010, Bukalapak kini bertumbuh sebagai salah satu produk online terbesar karya anak bangsa di Indonesia. CEO Bukalapak, Achmad Zaky mengatakan, saat ini terdapat sekitar 150.000 penjual dan 1,5 juta produk aktif di Bukalapak.

Sama seperti di Tokopedia, di Bukalapak ini Anda bisa berjualan secara gratis. Para pengguna dapat melakukan aktivitas jual beli dengan harga pas maupun harga yang siap untuk dinegosiasikan. Bukalapak memiliki fitur dompet virtual bernama Bukadompet sebagai salah satu metode pembayaran.

3. Lazada

Lazada telah beroperasi di Indonesia selama dua tahun dan didukung oleh perusahaan raksasa Rocket Internet, yang bisa dibilang merupakan pembangun perusahaan internet paling agresif di Asia Tenggara. Lazada dikenal sebagai salah satu marketplace B2C (business to customer, di mana bisnis menjual ke konsumen) terbesar di Indonesia.

4. Elevenia

Elevenia adalah hasil kerja sama antara XL Axiata dengan perusahaan layanan online dan mobile asal Korea Selatan, SK Planet. Uniknya, perusahaan ini menyediakan seller zone di Jakarta, berisikan studio foto dan ruang pelatihan untuk membantu para penjual online yang masih baru. Semua hal itu dapat digunakan secara gratis.

Elevenia sedikit berbeda dari para pesaingnya, karena penjual dan pembelinya bisa mendapatkan poin reward dan menukarkannya dengan berbagai barang seperti ruang iklan (untuk penjual) atau diskon (bagi pembeli).

5. Qoo10

Qoo10 merupakan marketplace asal Korea Selatan yang sekarang ada di Indonesia. Perusahaan ini meluncurkan website versi Indonesia pada tahun 2012. Qoo10 menerapkan pendekatan yang berbeda dengan model marketplace-nya di Indonesia. Website ini memungkinkan pengguna dari luar negeri juga bisa melakukan pembelian.

Di Indonesia, Qoo10 sudah memiliki pengguna terdaftar sekitar 850.000 orang pengguna. Selain di Indonesia, Qoo10 juga beroperasi di Singapura, Jepang, Malaysia, China, dan Hong Kong.

Itulah deretan marketplace yang ada di Indonesia. Ingin ikut berjualan di marketplace tersebut? Selain mudah, Anda pun tidak perlu repot-repot mencari target pembeli yang akan Anda tembak sebab di marketplace tersebut, pembeli lah yang akan mencari toko Anda.

Memulai Bisnis Jualan Online

Tidak punya modal untuk memulai usaha berjualan di marketplace tersebut? Hindari mengajukan pinjaman uang kepada para rentenir. Selain suku bunga per bulannya yang sangat tinggi, risiko meminjam dari para lintah darat ini pun menjadi sangat besar.

Cara yang paling aman adalah mengajukan pinjaman pribadi ke bank. Tapi kira-kira adakah pinjaman tanpa ribet yang tidak butuh waktu lama untuk proses pengajuannya? Jawabannya tentu saja ada. Anda tidak perlu khawatir pilihlah pinjaman bank yang menawarkan fitur cepat cair.

KreditGoGo memberikan referensi produk pinjaman yang tepat untuk Anda yang tidak mau ribet dan butuh dana dalam waktu cepat. Anda bisa mengajukan produk pinjaman Standard Chartered KTA adalah pilihan pinjaman cepat cair yang cocok untuk kebutuhan Anda.

Standard Chartered KTA memberikan Anda suntikan modal usaha hingga Rp200 juta untuk jangka waktu pelunasan hingga 5 tahun. Keistimewaannya, pinjaman ini memiliki bunga ringan dengan metode pembayaran cicilan tetap, sehingga, debitur tidak diberatkan dengan suku bunga berjalan.

Anda pun bisa mengajukan pinjaman Standard Chartered Bank KTA tanpa ribet, prosesnya yang mudah bisa melalui langsung secara online dan dana akan diproses dalam waktu 3 hari kerja setelah dokumen dan persyaratan yang ditentukan sudah lengkap.

Pengajuan tanpa ribet bisa langsung dilakukan melalui KreditGoGo.com, dan dapatkan bonus menarik sebuah Powerbank Xiaomi berkapasitas 10400 mAh untuk mendukung kinerja smartphone Anda. Modal usaha didapat, ditambah lagi bonus yang membuat Anda lebih untuk, yuk ajukan sekarang. Saat wujudkan mimpi punya bisnis sendiri!

Baca Juga:
Jangan Tunda Lagi Berbisnis! Inilah Jenis Usaha Kinclong Modal Rp10 Juta
Pinjaman Cair 3 Hari, Bunga di Bawah 1%

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama