Anda Ingin Mengajukan KTA? Hindari Lima Alasan Ini!

Mengajukan KTA memang mudah dan cepat, tapi apa Anda memiliki alasan yang tepat? Lima hal ini dapat membuat Anda terjerat hutang, simak apa saja!

Pinjaman uang tanpa jaminan atau kredit tanpa agunan (KTA) adalah jenis personal loan yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Siapa yang menolak pinjaman uang cepat dengan syarat yang mudah? Tidak hanya itu, pengajuan KTA juga tidak membutuhkan jaminan sehingga dana bisa cair dengan cepat.

Dibalik kemudahan KTA, ternyata banyak juga orang yang merasa menyesal telah mengajukan pinjamanini karena kesulitan membayar hutang. Mengapa bisa demikian? Ternyata, alasan dibalik pengajukan KTA mereka kurang bijaksana, yang seharusnya meringankan malah menambah beban keuangan.

Berikut adalah lima alasan pengajuan KTA yang harus Anda hindari:

KTA Sebagai 100% Modal Usaha

Banyak orang memanfaatkan personal loan sebagai modal usaha untuk mengembangkan bisnis. Namun, sebagian orang menangkap ‘mentah-mentah’ manfaat KTA sebagai modal usaha alias seluruh modal mereka berasal dari personal loan tersebut. Salah satu penyebabnya adalah dana yang diterima dari KTA cukup besar, bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Namun, hal ini sangat berbahaya karena usaha yang baru berjalan membutuhkan waktu untuk balik modal, sementara Anda harus membayar utang berikut bunganya tepat waktu. Sebaiknya Anda telah memiliki modal usaha sehingga KTA digunakan untuk menambah modal dan mengembangkan usaha. Pikirkan juga apakah laba bulanan perusahaan Anda dapat menutupi utang KTA sehingga tidak menjadi beban perusahaan.

KTA Sebagai Dana Traveling

(Sumber foto: The Travel Corporation)

Bagi sebagian orang, terutama kaum milenial, liburan bukan lagi merupakan kebutuhan tersier tapi kebutuhan primer. Kalau setahun tidak traveling, jiwa terasa ‘gatal’ seperti cacing kepanasan. Apalagi banyak influencer dan selebriti yang memamerkan gemerlapnya liburan mereka di media sosial seperti Instagram dan Facebook. Bila keinginan traveling tidak terpenuhi, bisa-bisa berujung pada depresi!

Ada orang yang tidak segan-segan mengajukan KTA untuk membiayai traveling mereka. Pencairan dana yang cepat memudahkan mereka membayar uang muka (down payment) untuk akomodasi atau merencanakan liburan secara mendadak. Jika Anda ingin pinjam uang untuk traveling, sebaiknya pikirkan baik-baik. Apakah penghasilan bulanan Anda mampu melunasi KTA beserta bunganya? Lebih baik Anda menunda rencana traveling dan sabar menunggu hingga memiliki cukup tabungan daripada stres membayar cicilan utang sesudah liburan.

Baca juga: 7 Cara Mudah Siapkan Dana Liburan

KTA Sebagai Dana Pesta Pernikahan

(Sumber foto: womeninwedding.com)

Di Indonesia, terutama kota-kota besar, pesta pernikahan adalah momen yang sangat penting sehingga harus dirayakan sedemikian rupa. Kualitas pesta pernikahan adalah image yang melekat pada kedua mempelai dan keluarga, bahkan setelah pesta berakhir. Tak heran banyak pasangan yang rela pinjam uang demi pesta pernikahan yang mewah, mengundang ratusan tamu serta menyajikan makanan yang beraneka ragam.

Seperti modal usaha, pinjamanyang satu ini sebaiknya Anda manfaatkan untuk menambah dana pesta pernikahan jika memang dalam keadaan terdesak. Hindari mengajukan KTA demi gengsi satu malam karena setelah pesta berakhir, Anda masih memiliki kebutuhan lainnya yang jauh lebih penting seperti melunasi cicilan mobil dan rumah. 

KTA Sebagai Down Payment

(Sumber foto: Coach Hartanah)

Dengan adanya personal loan, kebutuhan bernilai tinggi seperti rumah dan kendaraan bermotor jadi lebih mudah untuk dimiliki. Bagi Anda yang ingin mengajukan kredit harus menyiapkan down payment terlebih dahulu sebelum menyicil sisa pembayaran. Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menetapkan down payment sebesar 15% untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan 20-30% untuk mobil dan motor. Namun, sekarang BI sudah melonggarkan aturan untuk KPR rumah pertama agar bisa memberikan fasilitas tanpa down payment. Tentu saja hal ini tergantung dari masing-masing bank.

"Nol persen itu policy diserahkan kepada bank yang ukurannya 32 meter, bank itu boleh saja mau nol persen, 5%, 10% urusan bank," kata Direktur Utama Bank BTN Maryono di Perumahan Patra Jasa Kuningan, Jakarta, Sabtu (30/6/2018), seperti yang dilansir dari detik.com.

Memanfaatkan pinjaman uang tanpa jaminan sebagai down payment bukanlah hal yang bijaksana karena akan memperbesar hutang Anda. Bayangkan, dalam sebulan Anda harus membayar cicilan KTA dan KPR secara bersamaan. Apakah Anda sanggup menghadapinya? Apakah kondisi finansial Anda mampu melunasi cicilan tepat waktu?

Baca juga: Bunga KTA Naik, Pilih Pinjaman yang Tepat!

KTA Sebagai Pelunas Utang Lain

(Sumber foto: Company Profile Korporat)

Pinjaman uang cepat seperti KTA juga sering dimanfaatkan orang untuk melunasi utang yang sudah hampir jatuh tempo. Hal ini untuk mencegah aset disita bank, terdaftar dalam black list atau loan shark datang mengganggu keluarga. Meskipun dapat membantu melunasi utang Anda, namun KTA sendiri adalah personal loan yang juga memiliki suku bunga dan tenggang waktu. Mungkin Anda dapat ‘membeli’ waktu melunasi utang sebelumnya, tapi Anda akan senantiasa dikejar-kejar untuk melunasi utang KTA. Walaupun tanpa agunan, pihak bank dapat sewaktu-waktu mengambil aset Anda jika gagal membayar KTA.

Saat ini, Anda bisa mengajukan KTA dari Standard Chartered Bank dan CTBC Bank lewat KreditGoGo. Jika alasan pengajuan KTA Anda bijaksana dan realistis, Anda tidak perlu khawatir kesulitan membayar cicilan. Semoga artikel ini bermanfaat!

(Sumber: finansialku.comdetik.com)

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama