3 Hal agar Kredit Anda Disetujui

Anda pernah mengajukan pinjaman tunai ke bank? Pernah ditolak ketika mengajukannya? Coba deh cara yang satu ini.

  1. perbaiki catatan rekening bank
  2. lancarkan pembayaran utang
  3. atur proporsi cicilan utang

Menjadi nasabah yang dipercaya memiliki arti penting, terutama bagi bank. Mengapa? Itu karena bank menerapkan sistem referensi dalam menjaring nasabahnya. Referensi yang dimaksud adalah rekam jejak riwayat finansial yang kita miliki, jumlah tabungan, riwayat pembayaran, riwayat kredit (credit history), dan masih banyak lagi.

Semua hal tersebut penting untuk diketahui, agar kita terhindar dari penolakan pengajuan pinjaman. Mengapa? Karena ketika Anda mengajukan pinjaman, pihak bank bisa saja melakukan cek antarbank melalui Bank Indonesia melalui sistem koneksi Daftar Hitam Nasabah (DHN) untuk melacak riwayat finansial yang kita miliki.

Nah, agar pengajuan pinjaman Anda diterima, coba perhatikan prinsip dasar berikut ini.

Perbaiki catatan rekening bank

Bila Anda bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, pada umumnya bank akan meminta slip gaji sebagai bukti bahwa Anda memang memiliki penghasilan dengan jumlah yang sama di setiap bulan. Tapi jangan salah, bank pun tidak akan langsung percaya dengan adanya slip tersebut. Pada beberapa contoh, bank juga akan meminta Anda untuk memperlihatkan laporan catatan rekening koran, atau buku tabungan yang Anda miliki. Sekali lagi, itu semua dilakukan untuk membuktikan bahwa Anda memang memiliki sejumlah nominal uang yang sama, yang masuk setiap bulannya.

Lancarkan pembayaran utang

Pernah punya kartu kredit? Satu yang pasti ditanyakan oleh pihak bank adalah kelancaran pembayaran masing-masing kartu kredit. Jika Anda memang memiliki utang kartu kredit, atau utang lain, usahakan agar pembayaran tagihannya tidak sampai macet. Untuk diketahui, bank memiliki kemampuan untuk menganalisis kondisi finansial Anda yang sebenarnya. Logika sederhananya adalah, jika Anda pernah macet dalam hal pembayaran kredit di tempat lain, permohonan kartu kredit Anda bisa ditolak karena bank lainnya takut hal yang sama bisa terulang.

Atur proporsi cicilan utang

Idealnya, utang yang bisa dibayar adalah tidak lebih dari 30% total penghasilan Anda tiap bulan. Jika tidak, ada kemungkinan bank akan menolak permohonan pinjaman bila total cicilan utang Anda (termasuk pinjaman yang nanti akan diajukan) melebihi sepertiga dari penghasilan Anda tiap bulan.

Jadi, jika penghasilan Anda sudah mencapai sekitar 33% dari pendapatan Anda, kurangi dulu porsi cicilan utang tersebut. Misalkan penghasilan Anda saat ini adalah 3 juta per bulan, usahakan agar jumlah cicilan yang sedang dilunasi (ditambah jumlah cicilan yang baru) tidak melebihi dari 1 juta rupiah.

Nah, jika Anda sudah membereskan ketiga hal di atas, coba kembali ke pihak bank. Ajukan kembali permintaan pinjaman Anda. Semoga berhasil ya!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama